
Nenek liu chen pun akhirnya melihat apa isi cincin yang di lemparkan oleh suaminya itu.
"Chen'er dari mana kamu mendapatkan semua ini? "nenek liu chen bertanya dengan penasaran, bagaimana mungkin pil yang jarang ada sekarang menumpuk di dalam cincin yang di lihatnya.
"Nenek, tidak perlu khawatir, chen'er pun sudah menceritakan semua kepada kakek, chen'er berharap kakek dan nenek,bisa menjadi bagian yang terkuat di kota bukit bunga, dan bisa membantu chen'er kelak saat chen'er membutuhkan bantuan".jawab liu chen menerangkan agar tidak banyak pertanyaan lagi.
"Kakek dan nenek beristirahatlah, dan besok gunakanlah sumberdaya yang chen'er berikan,chen'er sarankan kakek dan nenek masuk di menara pelatihan fisik lantai 3,jika sudah mencapai batas kekuaran kakek dan nenek, keluarlah dari menara pelatihan fisik, dan berkultivasilah di lantai 5 menara kultivasi, chen'er yakin kakek dan nenek akan naik dua ranah, bukan hanya dua tingkat" ucap liu chen menjelaskan.
"Baiklah kakek akan pergi dulu, dan untuk yang kamu tanyakan kamu lihat sendiei saja, sebenarnya tanah kita perbatasan dengan sungai bagian barat, dan ke arah selatan mencapai danau masih milik klan kita, hanya saja masih berbentuk hutan, untuk yang sebelah timur, perbatasan dengan deretan bukit, karena mulai dari deretan bukti merupakan perbatasan hutan kabut" setelah menjelaskan semuanya kakek liu chen beranjak dan mengajak nenek liu chen, meski penasaran, nenek liu chen tetap mengikuti suaminya.
Setelah semua pergi, hanya tinggal liu chen, liu ren dan liu ran.setelah mengobrol beberapa saat akhirnya liu ran berpamitan untuk kembali bertugas demikian juga liu ren.
Tak terasa pagi pun berlalu,liu chen sedang menikmati teh nya bersama ling yun,"Yun'er bagaimana jika kita berlatih di dunia jiwa kakak?" tanya liu chen.
"Oke kakak, yun'er ingin segera kuat" jawab ling yun.
Setelah memeberitahukan beberapa hal kepada semua bawahannya lewat telepati, bahwa liu chen tidak akan ada di tempat selama beberapa hari, liu chwn dan lingyun pun memasuki dunia jiwa.
"Yun'er ini, gunakanlah, minum pil ini dulu, setelah selesai menyerapnya gantian pil yang ini, seperti itu terus nanti,jika yun'er merasa lapar, ada roti kering dan daging kering yang ada di dapur, kakak simpan di sana,jangan ganggu kakak ya saat kakak belum membuka mata" ucap liu chen menjelaskan.
"Emm" ling yun mengangguk menanggapi yang liu chen katakan tanda mengerti.
Ling yun pun memulai kultivasinya, liu chen berjalan agak menjauh dari tempat ling yun dan melakukan hal yang sama.
Sistem, "STATUS".
[Ding :]
Nama. : liu chen
Usia. : 14 tahun
Ranah. : Illahi *1
tubuh. : kekosongan
teknik. :
- kultivasi pelahap semesta
- langkah cahaya
- pedang semesta
- pedang bayangan
- tinju petir
senjata. : Pedang Naga Surgawi
Ranah. : LANGIT *1
kondisi. : sehat
pekerjaan. :
*alkemis
*master formasi
*necromancer
Poin sistem. : 12.939.400.000
pengalaman : 168.850.000/175.000.000
toko. :
misi. :
penyimpanan :
- tungku surgawi
- 4 telur hewan suci penjaga 4 mata angin
- 3 pil penaikan ranah 1 tingkat penuh
Versi sistem : 15].
Sistem, bagaimana aku menetaskan telur hewan suci? "
[Ding : Tuan dapat meneteskan darah tuan kepada masing masing telur, agar hewan suci mengenal siapa tuannya].
"Apakah cuma seperti itu?" tanya liu chen lagi.
[Ding : silahkan tuan coba, dan sebaiknya bawa ke luar ruangan, dan membuat aray percepatan waktu di dalam hutan, agar hewan suci tersebut segera naik ranah].
Wussshh, akhirnya liu chen pergi dari ruang kultivasi dan berada di dekat hutan buatannya,liu chen lalu membuar array percepatan waktu 1:1 tahun sesuai yang di sarankan sistem,liu chen lalu melukai sedikit jarinya dan meneteskan darah kepada 4 telur hewan suci yang telah di keluarkan dari ruang penyimpanan.