
Setelah beberapa saat setelah menyelesaikan mandinya, Liu chen menemui ling yun, Liu chen lalu mengajak Lingyun keluar dari dunia jiwa, dan keluar di dekat kota, wussshh, wusshh, tampak pemuda tampan dan seorang gadis kecil yang cantik.
Mereka lalu berjalan memasuki kota, mencari rumah makan,di setiap perjalananya banyak yang menyapa liu chen, karena rata rata penduduk kota bunga mengenal siapa tuan muda Klan liu, pemuda yang ramah, suka menolong orang lain dan tidak sombong.Liu chen pun dengan senyum membalas sapaan dari mereka.
Sebenarnya semua klan yang berada di bukit bunga tidak ada yang berlaku semena mena atau sombong.
Di kota bukit bunga sendiri semua Klan hampir menjadi keluarga, Klan liu, ayah liu chen menikah dengan adik patriak klan ling, sedangkan nenek liu chen berasal dari klan lu.
Patriak klan ling sendiri menikah dengan putri dari patriak klan meng, dan ayah patriak sekaligus kakek liu chen adalah suami dari tang mee mei dari klan tang.
Jika boleh di bilang ,kedamaian dari kota bukit bunga karena mereka semuanya hampir memiliki hubungan keluarga.hanya ada beberapa klan klan kecil yang berdiam di kota bukit bunga semua mengikuti aturan kota,mereka pun sadar tak ada penindasan dari klan besar, tuan kota yang adil, dan juga perlindungan oleh 5 klan besar di kota bukit bunga membuat mereka aman.
Setelah beberapa saat akhirnya liu chen dan lingyun sampai di sebuah restoran.Liu chen dan ling yun memasuki Restoran tersebut.
"Selamat datang tuan muda liu chen, dan tuan putri ling yun,"sapa pelayan tersebut.
Restoran ini adalah restoran milik klan lu klan asal dari nenek liu chen yaitu Lu bing yun.
"terimakasih paman, paman apakah ada meja yang masih kosong?" tanya Liu chen.
"Ah,masih tuan muda, mari ke lantai dua, masih ada beberapa meja yang kosong,"jawab pelayan restoran tersebut.
"Baik paman, paman aku pesan makanan terbaik dan 2 minuman tanpa arak,kami akan naik sendiri paman." terang liu chen.
"Baik tuan muda, silahkan menunggu di lantai dua, pesanan tuan muda akan segera kami siapkan." jawab pelayan tersebut.
Liu chen lalu menaiki tangga dan sudah tiba di lantai dua.
"kakak kita duduk di sana, aku dan ibu juga duduk di sana saat ketemu kakak tang qin," ucap ling yun memohon kepada kakaknya.
"Baik lah, sesuai permintaan tuan putri kecil," ucap liu chen sambil menggoda ling yun.
Ling yun hanya tersenyum sambil memerah wajahnya karena perlakuan kakaknya.
"Selamat menikmati tuan muda, tuan putri" ucap pelayan ramah.
"terimakasih paman" jawab liu chen sambil tersenyum.
Liu chen dan ling yun segera menikmati makanan yang sudah tersaji, mereka makan sambil mengobrol ringan, liu chen kadang mengangguk, tersenyum dan tertawa kecil mendengarkan cerita dari adik kecilnya.
Di sela makan mereka berdua, Liu chen juga sedang melihat lihat di dalam toko sistem,untuk melaksanakan rencananya membantu klan ling, klan lu, klan meng dan klan tang.
Dia juga berfikir untuk bekerjasama dengan Klan lu, untuk memperbesar restoran,, dengan menyediakan daging dari hewan hewan buas dan hewan roh untuk pengunjung restoran.
"Sistem, belikan aku:
- 11 cincin penyimpanan illahi
- 6 cincin penyimpanan surgawi
- 4 pedang surgawi
- 2 tombak surgawi
- 9 pedang illahi
- 2 tombak illahi
- 4 menara kultivasi terbaik
- 4 menara pelatihan fisik dan spiritual.
[Ding.
..Bersambung..