
Keesokan paginya, Arabella bersiap-siap
untuk pergi bekerja.
“Ma, aku sudah menyiapkan sarapan
untuk mami. Maaf yak arena aku harus pergi bekerja.” Kata Arabella.
“Astaga, maafkan mami ya karena
bangun kesiangan dan tidak sempat memasak untukmu justru kamu yang menyiapkan
sarapan untuk mami.” Kata Kaira.
“Tidak apa-apa, makanlah selagi
hangat. Aku berangkat dulu ya.” Kata Arabella sambil mencium pipi Kaira.
“Baiklah, hati-hati ya sayang.
Kamu nanti pulang jam berapa?” Tanya Kaira.
“Jam 6 sore ma.” Kata Arabella,
lalu dia pergi bekerja sedangkan Kaira di apartemen anaknya, dia membersihkan
apartemen anaknya dan menyiapkan makan malam untuk anaknya nanti.
**
Setibanya di kantor Arabella,
seluruh karyawan di kantornya sedang membicarakan Arabella. Arabella bingung
dan bertanya-tanya namun tidak ada satu orangpun yang bisa dia percaya di
kantor itu.
“Ternyata wanita itu menggoda pak
Daniel.”
“Benar-benar wanita murahan,
wanita jalang.”
“Dia bekerja mengandalkan tubuh
dan kecantikannya.”
“Dia tidak seharusnya melakukan
itu dengan pak Daniel. Dasar tidak tau malu padahal pak Daniel sangat baik
padanya namun dia justru menggodanya, wanita murahan.”
“Aku tidak menyangka, aku kira
dia wanita baik ternyata kelakuannya sangat menakutkan.”
“Dia harusnya tidak diterima
kerja disini jika tujuannya adalah untuk menggoda pak Daniel.”
“Kita harus melaporkan ke bagian
HrD agar dia segera dipecat.”
Arabella tidak tahan mendengar
semua perkataan orang di kantornya akhirnya dia berlari menuju rooftop kantornya
dan dia menangis. Dia tidak tau apa yang sedang terjadi namun dia juga tidak
tau harus bertanya kepada siapa karena dia tidak memiliki rekan kerja karena
seluruh rekan kerjanya sedang membicarakannya.
Di sisi lain Daniel sedang
mencari Arabella terkait urusan pekerjaan.
“Arabella dimana? Apa dia tidak
masuk kerja?” Tanya Daniel kepada salah satu staffnya.
“Saya tidak tau pak, seharusnya
dia tidak diterima di perusahaan ini pak karena dia berusaha menggoda pak
“Jangan menyebarkan gosip yang
tidak benar, dia bukanlah seperti itu. Oh pasti karena foto itu ya? siapa yang
menyebarkannya di grup kantor?” Tanya Daniel.
“Tidak ada yang tau pak,
tiba-tiba pagi ini kita semua mendapat foto itu, memangnya apa yang sedang
terjadi di antara bapak dan wanita itu?” Tanya staff lain.
“Cepat bawa Arabella kesini
sebelum aku memecat kalian semua.” Ancam Daniel.
“Baik pak.” Kata staff lain. Lalu
semua mencari keberadaan Arabella.
Seluruh staff belum menemukan
Arabella sehingga mereka terancam dipecat. Lalu mereka melihat tayangan di
kamera cctv dan mereka menemukannya. Lalu mereka semua segera pergi ke rooftop
untuk menemui Arabella.
“Hei, sedang apa kamu disini?”
Tanya salah satu staff.
“Ini semua gara-gara kamu, cepat
temui pak Daniel. Dia memanggilmu.” Kata staff lain.
Kemudian Arabella segera menemui
atasannya.
“Permisi pak.” Kata Arabella
sambil menunduk.
“Tegakkan badanmu, jangan
dengarkan semua perkataan para staff. Saya tau seperti apa kamu dan saya
percaya denganmu. Anggap tidak terjadi apa-apa hari ini dan lebih professional dalam
bekerja, cepat kembalilah bekerja.” Kata Daniel.
“Baik pak, terima kasih banyak
sebelumnya. Mohon maaf sebelumnya bolehkah saya tau siapa yang menyebarkan foto
itu?” Tanya Arabella.
“Salah satu staffku yang dulu
pernah bekerja disini, waktu itu dia hadir di pesta pernikahan mantan
kekasihmu.” Kata Daniel.
“Apa?” Kata Arabella syok.
“Sudahlah jangan terlalu serius
menanggapi masalah ini, lupakanlah dan segeralah kembali bekerja.” Kata Daniel.
“Baik pak, sekali lagi terima
kaish telah mempercayai saya.” Kata Arabella.
Info :
Jangan lupa ya mampir juga di novel terbaruku yang berjudul "Terpaut Usia 15 Tahun".
Sinopsis cerita Terpaut Usia 15 Tahun.
Namaku Abella Putri, seorang gadis SMA yang baru berusia 18 tahun namun aku sudah berstatus seorang istri. Kakekku menikahkanku dengan seorang lelaki yang tidak pernah aku cintai dan belum pernah aku temui selama ini. Namun kakekku berteman baik dengan ayah lelaki itu, akhirnya menikahkanku dengannya. Aku tinggal bersama kakek dan nenekku karena kedua orang tuaku bercerai lalu mereka memutuskan untuk menitipkanku kepada kakek dan nenekku. Lelaki itu adalah seorang pilot dan berusia 15 tahun lebih tua dariku, oleh karena itu aku tidak menyukainya namun karena kakek dan nenekku memaksaku akhirnya aku menerimanya. Setelah aku menikah dengannya aku tinggal bersamanya namun kami membuat perjanjian bahwa kita akan menjalani hidup masing-masing, dia memang menyukaiku namun aku tidak menyukainya, akhirnya dia berjanji pada dirinya tidak akan menyentuhku apalagi tidur bersamaku.
Ditunggu like nya ya teman-teman, setiap hari update loh dan sekali update banyak episode. Terima kasih.