
Ketika Daniel sudah menitipkan Olivia kepada Pak Hasan dan juga Bi Surti agar mereka selalu memperhatikan Olivia selama berada di Limbangan. Daniel tidak ingin terjadi sesuatu kepada Olivia seperti yang dialami sebelumnya mendapat olokan dari orang-orang yang tidak mengetahui siapa sosok Olivia sebenarnya.
Apalagi ketika Daniel mendengar Ibu Endang mengatakan kalau Olivia diusir dari rumah Ibu Florida setelah mengetahui Olivia hamil diluar nikah. Dan Olivia mendapat cemoohan dari masyarakat yang ada di desa itu, Akibat perbuatan Daniel sendiri.
Daniel dan Arif berlalu dari Villa menuju kota Jakarta dengan tangan kosong tanpa membawa Olivia kembali ke Jakarta. Daniel merasa lelaki yang tak berguna. Biasanya Daniel selalu mendapatkan apa yang ia inginkan. Sekarang Daniel tidak mampu membujuk seorang wanita yang begitu berarti di dalam hidupnya.
Entah mengapa Olivia tidak bersedia menerima Daniel bertanggungjawab dengan apa yang Daniel perbuat kepadanya. Yang pasti hanya Olivia yang mengetahui apa alasannya sehingga dirinya memilih sendiri daripada menerima Daniel di kehidupannya.
Kehidupan yang begitu berat membuat Olivia tidak Sudi menerima Daniel menjadi teman hidupnya. Karena baginya semua lelaki di muka bumi ini sama saja seperti Ayah kandungnya.
Seumur hidupnya, Olivia tak akan melupakan luka yang diciptakan oleh Pak Roberto sendiri. luka yang dibuat oleh ayah kandungnya. Ayah yang seharusnya menjadi Cinta pertama anak perempuannya, tega menghancurkan rasa percaya yang ditanamkan begitu kuat kepadanya.
Olivia benci ayahnya. Karena ayahnya lah Anisa tidak cepat mendapat pengobatan dari pihak rumah sakit. Karena setiap Ibu Nurhaida memiliki uang tabungan, untuk biaya pengobatan Anisa, Pak Roberto yang selalu merampas uang tabungan Milik ibu Nurhaida. Untuk digunakan bermain judi, mabuk dan bermain wanita.
Hal itulah yang membuat Olivia harus rela meminjam uang kepada Daniel untuk biaya pengobatan kakaknya. Kakak yang paling Ia sayangi. Karena Pak Roberto sendiri lah yang membuat Olivia yang menjadi tulang punggung di keluarga mereka. Sikap kasar ayahnya kepada mereka membuat Olivia semakin membenci Pak Roberto.
Penderitaan Olivia semakin bertambah ketika kondisi kesehatan Anisa semakin drop. Hingga dengan terpaksa Olivia harus rela menukar dirinya untuk biaya pengobatan kakaknya. Seandainya Pak Roberto membantu membiayai pengobatan Annisa mungkin saja Olivia, tidak akan melakukan hal yang menjijikan di mata Tuhan.
Bagi Olivia, Daniel sama saja seperti Pak Roberto yang mampu mempermainkan wanita. Sama halnya seperti yang dilakukan Roberto kepada ibunya. Pak Roberto tega menghianati cinta ibu Nurhaida demi seorang wanita yang sama sekali tidak tahu asal-usulnya dari mana. Tidak hanya bermain wanita, Pak Roberto kerap sekali bermain judi dan juga mabuk-mabukan.
Terkadang kalau Pak Roberto kembali ke rumah, tak jarang Pak Roberto membuat onar di rumah. Bahkan barang-barang yang ada di hadapannya di pecahkan begitu saja, jika keinginan Pak Roberto di Kabulkan oleh ibu Nurhaida.
Sering sekali Tubuh ibu Nurhaida lebam lebam akibat kekerasan rumah tangga yang dilakukan oleh Pak Roberto, ayah kandung Olivia. Rasa simpati Olivia kepada setiap lelaki seolah lenyap begitu saja. Akibat perbuatan Pak Roberto kepada keluarga Olivia.
Olivia dapat melihat penderitaan ibunya selama Hidup berumah tangga dengan Pak Roberto. Tidak pernah ada canda dan tawa di sana. Yang ada hanya bahasa kasar yang keluar dari mulut Pak Roberto ketika dirinya berada di rumah.
Bumi langit mengutuk laki-laki bernama Roberto. laki-laki yang tak pantas disebut Ayah oleh Olivia dan Anisa. Laki-laki yang membuatnya jadi benci kepada semua lelaki dan juga kepada dunia yang dirasanya tak adil.
Bagaimana mungkin Pak Roberto masih bisa tenang di muka bumi ini dan menebarkan nafsunya ke banyak wanita.Dan berjudi online sesukanya.
Olivia sudah tidak pernah mau peduli lagi dengan keadaan ayahnya. Tapi ada saja yang memberitahunya bahwa ayahnya sudah bercerai dengan istri kedua dan ketiganya dan menikah lagi dengan istri keempatnya. Ada yang bilang kalau ayahnya masih saja bermain perempuan di warung warung. Dan terkadang kalau Pak Roberto mabuk, Pak Roberto tidur di jalanan.
Terkadang Olivia memejamkan matanya melihat kabar yang ada di sosial media menyebutkan nama ayah kandungnya, Roberto ditangkap polisi. Karena menyetubuhi anak di bawah umur. Hal itu membuat Olivia semakin tidak percaya kepada lelaki. Bahkan Olivia berpikir karma ayahnya diterima oleh Olivia sendiri yang hamil diluar nikah.
"Sampai kapanpun aku tidak akan menikah. Lebih baik aku membesarkan anakku sendiri daripada menikah tapi menderita." gumam Olivia setelah melihat kabar terbaru tentang Pak Roberto yang merupakan ayah kandungnya sendiri. Hati Olivia bagai tertusuk duri tajam mendengarkan kabar yang begitu menjijikkan itu.
"Ya Tuhan ampuni hambamu ini, yang tidak dapat menerima seorang ayah seperti dia. hati ini terlalu sakit akibat perbuatannya. Membuat keluarga kami menderita. Apakah hambamu ini berdosa tidak percaya lagi dengan namanya lelaki? apa hambamu ini berdosa tidak ingin bertemu lagi dengan Ayah kandungku sendiri? dengan sikapnya yang tak pantas itu? Olivia bermonologi sendiri seolah berbicara kepada Tuhan.
Olivia benar-benar tidak percaya dengan namanya lelaki. Baginya lelaki itu sama saja yang hanya menyakiti hati wanita."Aku tidak akan menikah aku tidak ingin merasakan sakit seperti yang dirasakan ibuku." gumam Olivia dalam hati sembari mengelus perutnya yang sudah mulai membuncit.
Ia benar-benar tidak ingin kejadian yang menimpa ibunya terulang kepada dirinya, membuat Olivia sama sekali tidak percaya dengan namanya lelaki. "Sabar ya nak baik-baik di dalam. Tanpa Ayah kamu, kita pasti bisa hidup tenang di sini." ucap Olivia bermonolog kepada bayi yang ada di dalam kandungannya seolah-olah bayi itu dapat mendengar apa yang ia bicarakan kepadanya.
****
Aku percaya kepada Pak Hasan dan Bi Surti dapat menjaga Olivia di desa ini. tolong selalu beri kabar tentang Olivia kepada saya." ucap Daniel sembari masuk ke dalam mobil miliknya setelah barang bawaannya sudah masuk Daniel meninggalkan Villa menuju kota Jakarta. kota yang tidak ingin diinjak oleh Olivia saat ini.
Selama kurang lebih 6 jam dalam perjalanan Arif dan Daniel pun tiba di Jakarta. Rasa lelah Arif menyetir dari mulai Limbangan hingga ke Jakarta terlihat jelas dari raut wajah Arif. sehingga Daniel langsung meminta kepada Arif agar segera istirahat. Sementara Daniel langsung memeriksa apa yang harus dikerjakan selama dirinya berada di Limbangan
Alex yang sudah melihat kehadiran Daniel di kantor sedikit bingung melihat kehadiran sang bos yang tiba tiba disana. Membuat Alex mengerutkan keningnya. "Bos sudah pulang? bagaimana apa mendapat titik terang di mana keberadaan Olivia saat ini? tanya Alex pura-pura tidak mengetahui kalau Daniel sudah mengetahui keberadaan Olivia saat ini.
Karena sebelumnya Arif sudah memberitahu kepada Alex kalau Daniel sudah bertemu dengan Olivia. Tetapi Olivia menolak ajakan Daniel untuk kembali ke Jakarta. Karena itu sulit bagi Olivia.
"Olivia ada di Limbangan. Tetapi dia tak sudi bertemu denganku. Rasa benci di hatinya teramat dalam. Membuat Olivia tidak akan pernah ikut bersamaku ke Jakarta. Kalau itu tidak kehendaknya sendiri. "Apa yang harus aku lakukan Alex? Tolong beritahu kepadaku. Aku tidak sanggup membiarkan Olivia menderita di desa dengan mengandung darah dagingku sendiri ." ucap Daniel sambil air bening mengalir begitu saja di wajah tampan Daniel.
Bersambung.....
hai Hai readears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏
JANGAN LUPA TEKAN FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN, HADIAHNYA YA 🙏🙏🙏