MY NAME IS ALENA

MY NAME IS ALENA
episode 98


Alena menggunakan testpack itu menurut tata cara yang ada di kemasannya.


rasanya jantung Alena ingin copot saat menunggu selama dua menit untuk melihat hasil positif atau negatif nya testpack itu.


dagg digg dugg


suara jantung Alena memacu dengan cepat menunggu setiap detik berlalu.


Alena menghela nafas lalu menghembuskan dengan perlahan.


"bismillah."kata Alena lalu membalikkan testpack itu Alena mulai membuka matanya melihat hasilnya dan


"AAAAA"


mendengar teriakkan dari kamar atas langsung saja semua orang yang ada di meja makan berlari ke lantai atas lebih tepatnya ke kamar tempat Alena berada.


ceklek


Alan membuka pintu dan semuanya masuk ke dalam kamar.


tapi tidak ada orang yang mereka lihat di dalam kamar tersebut.


"sayang kamu di dalam."kata Alan mengetuk pintu kamar mandi.


"iy…iya…"kata Alena tergagap karena masih shock dengan kenyataan yang ada di tangannya sekarang.


"kau tidak apa apa sayang ?"tanya Alan cemas saat mendengar suara Alena yang tergagab.


Alena tidak menjawab ia masih fokus dengan testpack yang ada di tangannya sekarang.


"sayang keluarlah agar kami tidak khawatir."kata alan lagi karena tidak di jawab oleh alena.


"hemm."kata Alena.


sebelum keluar Alena menarik nafas dulu .


ceklek.


"kamu tidak apa apa kak?"


"kamu tidak apa apa sayang?"



"kamu tidak apa apa nak?"



tanya semuanya secara bersamaan.


"kamu tidak apa apa sayang kenapa wajah kamu memerah apa kamu sakit?"kata Alan khawatir dan meletakkan telapak tangan nya di kening Alena memeriksa suhu tubuh sang istri.


"ak…aku …ti…dak apa apa."kata Alena tapi wajahnya memerah menahan senyumnya.


"ada apa kak kenapa wajah kakak memerah?"tanya Aleta .


"sebenarnya…ak…aku…"ucapan Alena tidak berhenti karena ia tidak tau cara menjelaskan nya sekarang.


Alena masih menggenggam testpack itu di tangannya.


"ada apa sayang?bicarakan saja sama aku."kata Alan maju di hadapan Alena .


tanpa berbicara lagi Alena memberikan tangannya di hadapan Alan dengan masih mengepal testpack.


perlahan lahan Alena buka kepalan tangan itu dan Alan masih memperhatikan tanpa banyak bertanya.


setelah telapak tangan itu terbuka semua orang terpaku pada telapak tangan Alena.


hening


semua orang masih mencerna hal yang ada di hadapannya sekarang.


"aku hamil."cicit alena.


tapi berhasil membuat kesadaran semua orang kembali.


"YA TUHAN ,AKU AKAN JADI SEORANG AYAH"pekik Alan dan memeluk Alena.


"Yeay aku akan jadi aunty ."pekik Aleta dan anela bersamaan.


"ibu ,ibu aku akan jadi seorang ayah."kata alan dengan nada yang begitu senang lalu ia memeluk sang ibu .


Alena hanya tersenyum melihat senyuman yang menghiasi orang orang tersayang nya.


'semoga kamu jadi anak yang berbakti sayang.'kata Alena dalam hati sambil mengelus perut ratanya.


"makasih sayang,makasih banyak."kata Alan menciumi seluruh wajah sang istri di depan semua orang.


galaksi mengelus kepala sang adik sambil berkata


"jaga diri baik baik."kata singkat dari sang kakak.


alena memeluk sang kakak dengan erat.


setelah itu ibu Rika yang berjalan mendekati Alena.


"selamat sayang ,jaga kesehatan dan banyak banyak makan sayuran ingat sekarang kamu memiliki calon bayi yang juga membutuhkan asupan."kata ibu Rika mengelus perut rata Alena.


Alena pun kembali memeluk ibu Rika.


'bahagia'


.


.


.


.


jangan lupa like and vote ya 😉😉


salam hangat dari author 😘😘