
Alena duduk di sofa yang ada di dekat meja resepsionis itu.dia menundukkan kepalanya berusaha untuk mengendalikan emosinya.
sedangkan Aurel sedang menelpon seseorang sambil menangis.
sedangkan yang lainnya tetap pada posisinya menonton acara live yang ada di hadapannya langsung.
setelah selesai berbicara dengan orang yang ada di telpon itu Aurel jembali menatap tajam Alena.
"kau dalam masalah besar dengan berani raninya melakukan hal ini kepadaku."kata Aurel tetap berdiri di tempat.
Alena tidak mengindahkan apa yang di katakan oleh Aurel dia masih mencoba mengendalikan emosinya agar tidak melukai Aurel.
"kau belum tau siapa aku Alena ,kau pasti menyesal karena berani merendahkan ku."Aurel masih terus berceloteh.dia tidak terima atas apa yang dilakukan oleh Alena tadi.
Alena masih saja menunduk dan Aurel terus mengumpat alena.
10 menit kemudian
datang seorang pria paruh baya dengan memakai setelan jas diperkirakan umurnya mungkin sudah setengah abad tapi jangan salah postur tubuhnya begitu sangat bagus.
dengan diikuti oleh laki-laki yang berumur 30 tahun dibelakangnya mungkin dia sekretarisnya.
Aurel yang melihat orang itu datang pun berlari ke arahnya sambil berteriak.
"ayahhh"Aurel langsung memeluk pria itu dan menangis di dalam dekapannya.
"hiks hiks ayah lihatlah apa yang dilakukan jalang itu kepadaku."orang melepaskan pelukannya dan mengadakan kepalanya kepada pria paruh baya itu memperlihatkan keningnya yang berbekas kemerahan.
wajah pria paruh baya itu langsung mengeras melihat kening anaknya yang merah tidak ada orang yang pernah membuat kekerasan kepada anaknya tetapi sekarang siapa yang berani membuatkan yang anaknya sampai semarah itu, pikirnya.
"ayahh hiks hiks, dia menginjak keningku hiks hiks sampai Semerah ini."Aurel menunjuk alena yang masih menunduk.
nama pria paruh baya itu adalah Chandra guna . dia merupakan ayah kandung dari Aurel Dia sangatlah menyayangi dan memanjakan aurel.
Chandra lalu melihat kearah orang yang ditunjuk anaknya. tatapan tajam dan membunuh dilayangkan kepada orang yang ditunjuk anaknya. dia langsung berjalan ke arah orang tersebut .
hahh.
Chandra langsung melepaskan tarikan jilbab Alena saat melihat wajah Alena, walaupun sekarang wajah Alena terkesan datar tetapi membuat lutut Chandra bergetar.
brukk
Chandra berlutut dihadapan Alena sambil mengatup kedua tangan seperti orang memohon pengampunan.
"maafkan aku queen ,aku tidak tau kalau kau yang melakukan itu,aku mohon maafkan aku."kata kata yang keluar dari mulut pria itu membuat orang-orang menjadi ternganga apalagi Aurel yang sudah tersenyum kemenangan langsung luntur senyuman itu dari bibirnya.
apalagi Alan dia tidak percaya kalau orang yang sangat terpandang di dunia bawah berlutut di hadapan istrinya sekarang.
"berdiri lah paman, aku tidak apa-apa tetapi tolong ajari anakmu untuk bertata krama dan jangan sampai aku melihatnya kembali kalau sampai itu terjadi kau tahu kan apa yang bisa aku lakukan."kata Alena dengan tegas sambil memandang Candra.
Chandra langsung berdiri.
"terima kasih Queen kamu sangat baik terhadapku dan aku akan mengajarkan tata krama kepada putriku dan tenang saja aku tidak akan pernah membiarkan nya bertemu dengan dirimu lagi. kalau begitu saya permisi dulu Queen."setelah mengatakan itu Chandra langsung menyeret Aurel pergi dari tempat itu.
.
.
.
.
bersambung.
Jangan lupa like and vote.
Salam hangat dari author 😘😘