
Saat ini Roy tengah bersama Alex di kediaman sang atasan nya yang akhir-akhir ini sedikit rewel tersebut.
"ada apa Roy? kenapa tidak menelfon terlebih dahulu sebelum kesini?" tanya Alex dengan kantung mata yang sangat tebal
"begini tuan, saya akan memberikan beberapa pernyataan tentang nyonya Amel"
"apa kamu sudah bertemu dengan istriku?" saut Alex dengan semangat
"sebelum saya jawab, bolehkah saya mengajukan pertanyaan kepada tuan?"
"jangan bertele-tele Roy, saya membayar mu bukan untuk mengajukan pertanyaan"
"baiklah jika begitu, saya kira cukup sampai disini saja kunjungan saya tuan"
"hahhh!! sebenarnya tujuan kamu kesini apa Roy?! ajukan pertanyaan jika itu penting!!"
"baik, maaf tuan jika saya lancang. apa benar jika nyonya Cinthya menemui anda lagi dan memberikan Anda pilihan yang menyulitkan anda?"
"Amel ada dimana Roy?! jawab aku!! aku tau kamu sudah bertemu dengan istriku"
bukannya menjawab pertanyaan yang Roy ajukan, dengan perasaan campur aduk nya Alex meyakini jika Roy sudah bertemu dengan sang istri.
"maaf tuan, saya tidak bisa menjawab nya untuk kali ini"
"mau mu apa Roy!!! kamu mencintai istriku?! iyaa!!!" teriak Alex dengan mencengkeram kaos yang Roy pakai
"bukan begitu tuan, tuan mohon bersabar lah dan tenang kan diri anda tuan. jangan begini"
"jangan begini bagaimana Roy?!! aku bukan orang bodoh yang bisa kamu bodohi Roy!"
"iya tuan, saya tau anda bukan orang bodoh makanya jangan begini tuan. saya akan menjelaskan secara detail"
Alex pun melepaskan cengkraman nya dan menjauhi Roy yang sedang mengibaskan tangan di baju yang sudah terkoyak tersebut.
"jelaskan!!"
"hahh" Roy menghela nafas dalam
"jadi kamu menyembunyikan Amel?!" geram Alex
"tidak tuan. tolong anda jangan menyela ucapan saya kali ini saja tuan"
Kesabaran dan kekuatan Roy yang sedang diuji oleh atasannya ini pun sedikit memberanikan diri untuk mengatakan itu.
"Hmm, lanjut kan"
"ketika saya bertemu dengan nyonya Amel, beliau mengatakan jika beliau tidak bisa mendampingi Anda dan non Aira lagi tuan. penyebab utama nya yaitu karna nyonya Cinthya menghubungi anda lagi dan anda mengalami situasi sulit ini karna nyonya, itu yang nyonya Amel pikirkan tuan"
"maka dari itu, nyonya Amel tidak mau ikut pulang bersama saya dan meminta agar saya tidak menceritakan hal ini kepada anda"
"haaahhh!! apa dia baik-baik saja?"
"benar tuan, nyonya Amel baik-baik saja. bahkan saat ini beliau tengah membuka toko kelontong di salah satu kota"
"oke, untuk sekarang tugasmu mengawasi setiap pergerakan Amel. suruh anak buah mu untuk terjun langsung ke daerah tersebut dan jangan sampai Amel melarikan diri kedua kalinya"
"Dan aku disini akan menyelesaikan urusanku dengan Cintya, setelah itu aku akan menjemput Amel" ucap Alex dengan yakin
'kenapa nggak dari kemarin berfikiran logis tuan, anda terlalu kecintaan dengan wanita" batin Alex dengan menatap Alex sedikit horor
'maafkan aku Mel, aku tidak bisa menjaga amanah mu. aku menceritakan ini semua karna aku masih ingin beristirahat dengan tenang dan mempunyai pekerjaan yang sesuai dengan kapasitas ku' batinnya lagi
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hai haii..
Selamat bergabung buat yang baru membaca novel ini dan jangan lupa baca karya author yang lainnya yaaa...
ngomong-ngomong kalau nanti author mau bikin GIVEAWAY pada berminat ikut nggak ya? 😂🤭 *tinggalkan comment
jangan lupa like, comment , vote & berikan give untuk author ini yaa teman-teman
Terimakasih ❤️