Menjadi Ibu Sambung Putri CEO

Menjadi Ibu Sambung Putri CEO
Bab 35


📞 sampai hari ini kamu belum tau keberadaan Amel Lex?


^^^belum ma, Alex belum bisa menemukan Amel📞^^^


📞 dimana kepintaran yang kamu miliki selama ini lex? mencari musuh dalam selimut saja bisa. mencari istri sendiri tidak bisa


^^^jangan marah-marah ma, Alex jadi tambah pusing📞^^^


📞Hahh.anak ini, kalau sudah ada kabar tentang Amel kabari mama. mama tidak mungkin di Bali terlalu lama


^^^iya ma, tolong jangan kembali sebelum Amel kembali ya ma📞^^^


📞kamu ngusir mama?


^^^bukan seperti itu ma. kalau Aira pulang dan nggak ketemu sama Amel , bisa-bisa Aira yang nanti malah sakit📞^^^


📞 oke-oke baiklah. kalau demi cucu mama, nggak papa. tapi kamu juga harus cepat menemukan amel


^^^iya ma📞^^^


Sudah 3 hari 2 malam Alex belum bisa menemukan keberadaan amel,sang istri. bahkan jejak langkah saja tidak bisa dia temukan.


Amel terlalu pintar melarikan diri atau dirinya nya lah yang terlalu bo*doh,pikirnya.


Semua cctv di rumah, komplek sudah ia amati. tidak ada kenjalan yang aneh saat Amel pergi. Amel menumpangi taksi online dan berhenti di salah satu mall di dekat kantor miliknya.


mau Alex cek cctv di jalan tersebut pun tidak mungkin, ia harus mengantongi beberapa izin dari pemerintah terkait.


meskipun ia adalah termasuk pengusaha sukses, tidak mungkin jabatannya ia gunakan untuk kepentingan pribadi. mau bagaimana pun dia tetap tinggal di negara yang berlandaskan hukum.


"dimana aku harus menemukan nya" keluh Alex berulang kali.


tok..tok


"tuan ada tuan roy yang datang ingin bertemu dengan anda" ucap bibi dari balik pintu ruang kerjanya


ceklek..


"Roy dimana bi?"


"di ruang tamu tuan"


Alex mengangguk dan berjalan menuju ruang tamu yang bibi maksud.


"gimana Roy?"


"begini tuan, ada teman saya yang bisa melacak keberadaan nyonya Amel dengan menggunakan nomer handphone milik nyonya"


"bahkan nomernya sudah tidak aktif" desah alex


"bentar tuan saya telfonkan teman saya terlebih dahulu"


Roy segera menelfon kan teman yang ia maksud dan segera memberikan informasi mengenai nomer Amel yang sudah tidak aktif.


.


.


"tuan, teman saya bisa melacak keberadaan nyonya memakai nomer yang tidak aktif atau nomer yang terakhir kali dipakai"


"teman saya akan melacak berdasarkan jaringan terakhir yang di pakai oleh nyonya tuan"


****


"untuk sewa tempatnya per tahun 20juta, jika mau bisa bayar 2x diawal dan di akhir" ucap pemilik ruko tersebut yang baru Amel ketahui bernama pak harun


"apa tidak bisa kurang pak?" tawar Amel dengan hati-hati


"tidak bisa mbak, ini sudah murah dan ini tempat nya luas dan di lokasi yang cukup strategis"


"jika boleh, @tahun 16 juta saya mau pak. jika @tahun 20 juta saya belum berani"


Ketika pak Harun sedang berfikir tiba-tiba Bu Nia menyeletuk .


"kasihlah run , kasian neng lia jika terlalu mahal. daripada kosong tidak terpakai" ucapnya dengan santai


"oke @tahun 16 juta , mau dibayar cash atau 2x mbak?" tanya nya


"saya bayar di awal 10 juta , sisanya saya bayarkan di akhir pak"


"oke. saya buatkan surat perjanjian sewanya dulu"


pak Harun segera membuatkan surat sewa. Amel dan Bu nia hanya diam tanpa ingin menganggu.


untuk usaha yang akan Amel jalani pun belum terfikir kan ia ingin membuka usaha apa.


selang beberapa menit.


"ini surat sewa nya yang harus mbak lia tanda tangani dan ini nomer rekening saya yang nantinya akan di gunakan untuk transaksi kita" ucap pak harus secara mendetail


"baik pak" Amel mendatangani surat tersebut dan segera ia melakukan transaksi. ia mengambil handphone miliknya dan segera mentransfer uang sejumlah 10 juta.


"ini ya pak, uangnya sudah saya transfer. jadi mulai hari ini ,saya bisa tempati ruko ini?" tanya Amel


"bisa mba, ini kuncinya. semoga usahanya lancar ya mba"


"aamiin . terimakasih pak"


setelah selesai transaksi. Amel dan Bu nia masih di dalam ruko tersebut, mereka menelisik satu persatu sudut ruangan yang ada di dalamnya. dari lantai bawah dan atas mereka telusuri semuanya.


Ruko tersebut cukup luas , di dalam ruko ada 2 kamar mandi. satu diatas dan satu dibawah. ada kamar mandi umum yang letaknya ada di samping luar area,mungkin kamar mandi luar untuk pengunjung yang datang.


"neng Lia mau buka usaha apa?" tanya Bu Nia


"belum tau Bu, jika Bu nia memperbolehkan.apa bisa kita berjualan toko kelontong bersama?"


"maksudnya?


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Selamat pagiii....


selamat menjalankan aktivitas teman-teman.


sudah up, semoga suka dan bisa menghibur kalian semua..


jangan lupa berikan dukungan untuk author yaa . terimakasih ❤️