Lahirnya Penguasa Yin Dan Yang.

Lahirnya Penguasa Yin Dan Yang.
Iblis Jiwa.


"Gawat! " ucap Cao Yuan, dan Lian kompak merasakan ranah kultivasi Cao Zhen Xin menyamai ranah kultivasi mereka berdua.


"Ayah Benua ini tidak akan mampu membendung kekuatan puncak.. Lebih baik kita bawa Zhener ke alam Dewa." ucap Cao Yuan yang melihat alam sekitarnya telah porak poranda.


Kaisar Langit yang tak lain Cao Lian mengangguk, setelah itu ia segera menghancurkan batu giok pemanggil pasukan langit, tak hanya Cao Lian saja, Cao Zhen Xin juga memecahkan batu giok pasukan Abadi yang tersebar keseluruh dunia mencari keberadaan anak pertamanya.


Swuuuuush! Swuuuuush! Ribuan portal dimensi muncul diatas langit, dibarengi dengan munculnya ribuan bawahan para Dewa dan pasukan abadi yang terheran heran melihat Cao Zhen Xin sedang menatap santai kearah mereka.


"Kalian jangan lengah... Anakku kini tidak sadarkan diri, tubuhnya telah dikendalikan oleh Iblis Jiwa, jadi...." ucap Cao Yuan terdiam.


"Jadi kalian bunuh diri saja..." ucap penuh ejjekan Cao Zhen Xin yang telah dikendalikan oleh Iblis Jiwa.


"Zhener kamu..." ucap Cao Lian terdiam.


"Zhanar, Zhener, Zhonor! Emang kamu siapa? Hanya Dewa rendahan saja sok berkuasa didepanku.." provokasi Cao Zhen Xin.


Sontak pasukan Langit serta Abadi merasakan firasat buruk mendengar ejekan Cao Zhen Xin. Cao Yuan mendengar ucapan tersebut seketika sedikit terpancing emosinya dan segera melesat kearah Cao Zhen Xin.


Swuuuuuush! Baaaaaamss! Dhuuuaaaar! Cao Zhen Xin tak tinggal diam, ia membalas tinju dengan tinju pada serangan Cao Yuan, daya kejut yang sangat luar biasa terjadi, namun terlihat Cao Yuan terpental dua puluh meter kebelakang.


"Anaakku.." ucap Cao Lian.


Swuuuush! Ia langsung muncul dan memberikan Pill penyembuh tingkat Dewa kepada Cao Yuan.


"Ayah terimakasih... Sebaiknya kita membawa Zhener pulang... Benua ini tidak mungkin dapat bertahan lama." ucap Cao Yuan yang ternyata tadi menahan serangan puncaknya.


Cao Lian mengangguk, kemudian ia menatap ribuan pasukan langit yang mengepung Cao Zhen Xin dengan tajam.


"Pasukan Langit! Segel Surgawi Langit! " ucap Cao Lian memberi perintah.


Pasukan langit mengangguk dan langsung melaksanakan perintah Cao Lian dengan cepat.


"Hahahaha segel mainan ingin mengurungku! " ucap Cao Zhen Xin menyombongkan diri.


"Sepertinya ini akan lebih rumit.." ucap Cao Yuan merasakan ribuan aura Kultivator berbondong bondong menuju kearah pertempuran.


"Naga hijau... Kamu bersama sepuluh pasukan abadi berpura pura lah bertempur didekat para Kultivator yang mulai kearah sini... Bagaimanapun jika kami bertempur melawan anakku maka daya kejut dari pertukaran serangan kami cukup membuat mereka terbunuh." ucap telepati Cao Yuan kearah Naga Hijau dan beberapa pasukan abadi.


Swuuuuush! Mereka melesat keberbagai arah menjauh dari area pertempuran sekala Dewa tersebut dan memulai akting mereka dengan cara bertempur. Sedangkan Cao Lian dan Cao Yuan kini saling berpandangan sejenak.


"Ayah, bantu mereka mengurung anakku, aku dan pasukan abadi akan membuat portal dimensi." ucap Cao Yuan.


Cao Lian mengangguk, setelah itu ia membuat segel rumit yang sama dibuat oleh pasukan Langit.


Swuuuuuung! Ribuan segel yang dibuat oleh pasukan Langit berdengung, setelah itu segel kecil yang mereka buat melesat keatas langit lebih tinggi dan menyatu dengan segel lainnya.


"Kalian sungguh naif! " ucap Cao Zhen Xin menyerang ribuan segel yang terus menyatu dengan menggunakan enam elemennya.


"Apakah ini kekuatan sebenarnya cucuku..." ucap penuh semangat Cao Lian yang melihat banyak kelebihan ditubuh Cao Zhen Xin, namun tetap saja ia masih khawatir jika segel tersebut melukai cucunya.


Baaaaaamss! Dhuaaaaar! Dhuuuaaaar! Ribuan bola kecil yang dibuat Cao Zhen Xin terus menabraki segel buatan para pasukan langit, ledakan demi ledakan serta daya kejut terus terjadi diatas langit yang cukup tinggi.


"Benar benar kuat..." ucap Cao Yuan meminta mereka untuk terus melanjutkan perkerjaaan mereka. Sedangkan ia melesat kearah Cao Zhen Xin dan mencoba menyerangnya dari dekat agar Cao Zhen Xin kehilangan fokus.


"Semut kecil..." ucap datar Cao Zhen Xin merasakan aura Cao Yuan mendekat kearahnya.


Swuuuuung! Pedang emas ia keluarkan, namun perbedaan terlihat disela sela warna keemasan terdapat campuran warna kehitaman. Pedang emas berdengung dan langsung dialiri energi Qi yang cukup banyak oleh iblis jiwa, setelah itu pedang emas melesat kearah Cao Yuan.


"Ooh tidak pedang emas." ucap Cao Yuan kemudian membuat segel tangan.


Swuuuuuush! Jdaaaaar! Petir yang cukup besar melesat kearah pedang emas membuat pedang tersebut terpental, namun pedang tersebut kembali melesat kearah Cao Yuan.


"Sial sekali..." gumam Cao Yuan yang juga melihat kelebihan pedang emas yang ia sendiri tidak ketahui.


Swuuuuushh! Tiiiing! Dengan cepat ia mengeluarkan pedang dari cincin ruangnya, pedang tingkat Dewa buatannya sendiri ia genggam dan mencoba memblokir pedang emas yang bergerak seperti memiliki pikiran sendiri.


Cao Zhen Xin yang sebenarnya belum mengeluarkan puncak kekuatannya tersenyum simpul menatap para Dewa yang menurut mereka cukup bodoh.


"Berhentilah bermain main cepat gunakan kekuatan asli kalian.." provokasi Iblis Jiwa.


"Diam kau iblis! " ucap Luo Luo melesat membantu Cao Yuan.


"Jaoyang! Niu! Sekarang! " ucap Luo Luo berteriak.


Swuuuuush! Swuuuuush! Jaoyang dan Niu mengangguk dan melesat kearah Cao Zhen Xin, setelah berada lima puluh meter didekatnya, tiba tiba Cao Zhen Xin mengibaskan tangannya membuat Jao Yang dan Niu yang ingin melancarkan serangannya malah terpental sejauh tiga puluh meter kebelakang.


Iblis Jiwa yang sepertinya bosan menahan kekuatannya langsung menghentikan tindakannya dan menatap santai ribuan pasukan yang sedang berkerja menyegelnya, terutama Cao Yuan yang berusaha terlepas dari serangan pedang emas.


"Aku akan mengikuti alur kalian..." ucap Iblis Jiwa yang ternyata lebih memilih pertempuran hidup dan mati dialam Dewa yang penghuninya memiliki kekuatan yang cukup kuat memberikannya perlawanan. Karena Iblis jiwa sudah tau pasukan Langit hanya datang beberapa persen dari seluruh pasukannya, karena itu ia ingin segera sampai dialam Dewa.


Melihat Cao Zhen Xin hanya diam menonton, para pasukan Langit sangat bersemangat dan terus melakukan penyegelan.


"Hooaaamm membosankan sekali..." Cao Zhen Xin menguap terus melihat mereka berusaha.


Selang beberapa menit, pedang emas melesat kearah Cao Zhen Xin, dan segel berhasil dibuat untuk menyegel Cao Zhen Xin, namun Luo Luo, Niu, Jaoyang serta Cao Yuan juga harus ikut tersegel.


"Hahaha kalian tidak perlu waspada... Kita akan bertempur dialam Dewa. " ucap Cao Zhen Xin mengejek.


Mendengar ucapan Cao Zhen Xin, Cao Yuan menurunkan kewaspadaannya, namun ia tidak mengerti tata pola pikir iblis jiwa tersebut. Karena sejak kebangkitan iblis jiwa ditubuhnya dulu, iblis jiwa terlihat membabi buta dan tak kenal ampun, namun kini iblis jiwa yang memasuki tubuh anaknya seperti hanya membuat mereka panik saja, dan tentunya hanya ingin bermain main dengan mereka.


"Aneh..." ucap dalam hati Cao Yuan.


Niu, Luo Luo, Jaoyang tiba disamping Cao Yuan.


"Iblis jiwa tuan muda kenapa sangat aneh?" tanya Luo Luo.


####


Itsmee main yuu.