Lahirnya Penguasa Yin Dan Yang.

Lahirnya Penguasa Yin Dan Yang.
Penyamaran menjadi Guan Yu


Diatas langit, Cao Zhen Xin membuat segel tangan yang sangat rumit. Beberapa detik setelahnya.


Swuuuung! Segel seribu wajah bersinar didepannya. Cao Zhen Xin kemudian mengeluarkan gelas yang berisi darah biru milik Guan Yu.


Swuuuush! Segel tersebut kembali bersinar dan menutupi tubuh Cao Zhen Xin, hingga tiba tiba tubuhnya berubah menjadi Guan Yu.


"Hehehe saatnya bersandiwara." ucap senang Cao Zhen Xin kemudian melesat kearah rombongan pria tersebut.


Namun Cao Zhen Xin berpura pura terbang dan melewatinya saja, sehingga sepuluh pria yang salah satunya tetua keluarga Guan mengejar Cao Zhen Xin yang menyamar.


"Tunggu! " ucap tetua Guan Jon menghentikan terbang Cao Zhen Xin.


Swuuuuush! Swuuuush! Sepuluh pria termasuk Guan Jon menghadang Cao Zhen Xin. Namun tiba tiba kesepuluh pria tersebut ternyata mengenal Guan Yu yang membuat tubuh mereka gemetar.


"Tu-tuan muda..." ucap Guan Jon dan kesembilan lainnya kompak ketakutan.


"Oooh apakah kamu ingin mencari masalah denganku? " tanya dingin Cao Zhen Xin.


"Tu-tuan ka-kami tidak berani tuan..." ucap Guan Jon memimpin.


Cao Zhen Xin mengangguk, dan kemudian ia memikirkan rencana kedepannya.


"Jika aku membunuhnya, maka tak mungkin aku dapat mengetahui keberadaan keluarga Guan didalam Dunia Asura ini..." gumam Cao Zhen Xin kemudian menatap mereka satu persatu sambil membaca pikiran mereka.


Sekilas ia mengetahui nama mereka satu persatu, sehingga penyamarannya kali ini mungkin tidak akan terkena masalah yang tidak diinginkan.


"Guan Jon, tetua tingkat rendah.... Apakah kamu tahu apa hukumanku menghentikan perjalananku? " tanya Cao Zhen Xin menggunakan nada suara yang ia dengar dari Guan Yu saat bertarung.


"Tu-tuan kami..." ucap mereka menghela napas panjang dan melirik mayat Yao Chen.


Cao Zhen Xin yang masih berpura pura ikut melirik mayat Yao Chen dengan sangat baik.


"Heem apakah kalian ingin mencari tahu siapa pembunuhnya? " tanya Cao Zhen Xin.


Mereka bersepuluh hanya mengangguk saja, sedangkan dua puluh pria yang mencari pembunuh Yao Chen muncul dengan wajah yang kecewa.


"Tetua Guan Jon, dan Tetua Yao Long... Kami tidak menemukan aura pembunuh Yao Chen." ucap salah satunya dan lainnya membenarkan ucapannya.


Yao Long mengangguk dan mendesah pelan menatap mereka semua. Setelah itu Yao Long menatap Guan Yu dengan tatapan hormat.


"Tu-tuan muda... Ka-kami..." ucap Yao Long.


"Huh sudahlah! Kalian pergi saja." ucap Cao Zhen Xin.


Mereka mengangguk, namun terlihat Guan Jon masih menunggu perintah Guan Yu.


"Dan untukmu tetua Jon, kali ini kamu saya maafkan. Sebagai kompensasi menghentikan perjalananku bagaimana jika kamu mengantarkanku kembali? " tanya Cao Zhen Xin.


Guan Jon, serta Yao Long dan lainnya sempat terkejut dengan apa yang diucapkan oleh Cao Zhen Xin yang menyamar menjadi Guan Yu, namun karena mereka tidak ingin mencari masalah, mereka kemudian pergi begitu saja.


"Tu-tuan muda ta-tapi bukankah..." ucap Guan Jon heran.


"Aiiish... Untung saja." ucap dalam hati Cao Zhen Xin yang dapat membaca pikiran Guan Jon.


Cao Zhen Xin kemudian menceritakan perjalanannya di Benua Tinggi dengan cerita yang mengada ngada. Guan Jon mendengarkannya dengan baik, wajahnya pun berubah ubah sejenak.


"Tuan maafkan hamba yang telah mencurigai anda..." ucap Guan Jon langsung berlutut.


Cao Zhen Xin yang risih kemudian mengangkat tubuh Guan Jon tersebut.


"Sudahlah tetua... Lebih baik anda mengantarkanku saja." ucap Cao Zhen Xin.


Guan Jon mengangguk, setelah itu ia mengeluarkan plat keluarga Guan yang memiliki tanda elemen angin diplat tersebut.


Swuuuuung! Guan Jon kemudian menggigit jarinya dan mengoleskan darah birunya kearah plat tersebut, plat tersebut langsung berdengung dan memuculkan portal dimensi yang menuju kearah kediaman keluarga Guan.


Cao Zhen Xin mengangguk, ia kemudian melesat kearah portal dimensi diikuti oleh Guan Jon, setelah itu.


Swuuuush! Tubuh mereka berdua lenyap tertelan kehampaan. Ternyata Yao Long yang bersama anggota keluarganya mendengarkan ucapan Cao Zhen Xin.


"Ternyata dunia Langit benar benar mampu mengimbangi kekuatan Dunia Asura yang telah berubah sepesat ini.." ucap Yao Long bergidik ngeri.


****


Cao Zhen Xin dan Guan Jon muncul disebuah kota yang sangat besar, tepatnya muncul didepan gerbang.


"Tuan muda..." ucap penjaga gerbang sangat hormat melihat kemunculan Guan Yu dan Guan Jon.


Cao Zhen Xin mengangguk, setelah itu ia melangkahkan kakinya memasuki kota Guan dengan tenang yang diikuti oleh tetua Guan Jon.


"Tuan muda apakah anda ingin menemui ayahanda tuan muda? " tanya Guan Jon.


"Benar... Kamu temani aku menemani ayahanda.. Berjalanlah didepanku." ucap Cao Zhen Xin yang tidak mengerti tata letak istana kota tersebut.


Guan Jon mengangguk dan berjalan mendahului Cao Zhen Xin. Didalam hatinya Cao Zhen Xin sangat terkejut dengan Kultivator yang ada di kota Guan.


"Sungguh sangat kuat... Jika satu kota ini menyerang kekaisaran yang ada di Benua Tinggi mungkin hanya waktu singkat kekaisaran Benua Tinggi akan rata dengan tanah." ucap Cao Zhen Xin bergidik ngeri.


Hingga tak sadar mereka telah sampai didepan istana keluarga Guan yang memiliki simbol angin diatas istana tersebut.


"Tuan muda..." ucap penjaga istana membuka pintu.


Cao Zhen Xin yang didepannya Guan Jon terus berjalan hingga tepat didepan aula penting keluarga Guan.


Sesampainya.


"Tuan muda, aku hanya bisa mengantarkanmu hingga sini... Karena statusku..." ucap Guan Jon terhenti.


"Baiklah tidak apa apa... Terimakasih." ucap Cao Zhen Xin.


Guan Jon mengangguk, dan kemudian keluar menuju gerbang istana untuk kembali menjalankan misinya bersama Yao Long.


"Tuan muda... Para tetua tingkat tinggi dan Ketua Keluarga Guan Shu sedang mengadakan rapat." ucap penjaga gerbang aula penting keluarga Guan.


"Katakanlah pada ayahanda... Bahwa Guan Yu gagal menjalankan tugas Kaisar Yuan Long.


"Baik..." ucap penjaga gerbang kemudian memasuki aula dan melaporkan permintaan Cao Zhen Xin.


Jglleeeek! Pintu terbuka dengan munculnya penjaga yang memberitahu pada Guan Shu bahwa Guan Yu telah kembali dari misinya.


"Tuan muda silahkan masuk." ucap penjaga tersebut.


"Baik..." jawab singkat Cao Zhen Xin kemudian memasuki aula penting keluarga Guan.


"Anaakku.." ucap Guan Shu sangat mengkhawatirkan anaknya Guan Yu, apalagi mendengar bahwa Guan Yu mengalami kegagalan misi.


"Ayahanda Yuer tidak apa apa..." ucap Guan Yu hormat.


"Haaiiss syukurlah... Apakah Yuer bisa menceritakan bagaimana misimu bisa gagal? " tanya Guan Shu tak memperhatikan tetua tingkat Tinggi yang sedang rapat dengannya.


Cao Zhen Xin kemudian menceritakan cerita yang sama pada Guan Shu, para tetua tingkat Tinggi semuanya sangat terkejut dengan cerita Guan Yu.


"A-apa mereka sangat kuat? " ucap Guan Shu terkejut.


"Benar ayah..." ucap Guan Yu kemudian menatap salah satu tetua yang bermaksud mengabari pada Kaisar Yuan Long.


####