
Ceklek
Sebelum memasuki ruangan kerja ,dia menoleh kembali melihat sang istri sedang tertidur dan tersenyum lagi.
"Sangat bahagia,Dengan ke adaan ini."
Setelah Lucas pergi dari kamar pribadinya ,sampai pagi pun dia masih berada di dalam ruang kerja disamping dalam kamar pribadinya itu,
Tak tau waktu ,dia tertidur diruangan kerjanya itu,tepat jam setengah 08:00 pagi.
Lucas,keluar dari pintu yang langsung didalam kamarnya.
Dengan dia masuk secara perlahan dikagetkan sang istri yang sudah sangat rapi,entah mau kemana.
Tak ingin penasaran ,dia lebih baik bertanya langsung kepada sang istri.
"Honey,sepagi ini sudah sangat rapi"
"Mau kemana.?" tanyanya kepada sang istri,
Mendengar pertanyaan tiba tiba ,membuat Zubai kaget sampah menjatuhkan lipstikmya.
"Kau mengagetkanku saja,aku akan pergi periksa kandunganku"jawab Zubai dengan kembali menghadap kecermin membenahi make up sederhananya.
L :" Sepagi ini."
Z:"Ya,kemarin aku sudah membuat janji dengan Docter kandungan di RS xxxx"
L:" Baiklah ,tunggu aku akan mengantarmu."
Z." Tak perlu,aku akan pergi dengan temanku nanti,"
"Lagian ,kau sepertinya sedang sibuk akhir akhir ini dengan kantormu"
L:"Ya,ada masalah sedikit "
"Hati hati dijalan ,kabari aku kalau ada apa apa"
Z " Baiklah,aku pergi dulu,ke ruang makan."
"Cepat mandi dan siap siap ke kantor,aku sudah menyiapkan bajumu di atas kasur"
Sambil melangkah menuju pintu keluar,meraih handel pintu,membukanya lalu keluar begitu saja setelah dia menoleh sebentar.
Lucas yang melihat istrinya pergi begitu saja,membuat dia menghela nafas berat.Lalu melangkah menuju kamar mandi dan bersiap siap untuk membersihkan badan dan pergi kekantor.
Setelah selesai semuanya ,Lucas berjalan menuju pintu keluar ruangan ,sesampai didepan pintu ,dia membuka dan menutup lalu berjalan menuju anak tangga dan menuruninya,sesampai dipertengahan .Dia mendengarkan pembicaraan kedua orang tua nya dan jangan lupa sang istriny.
"Ini,sudah saya beri selai kesukaanmu,makanlah." kata Zubai sembari meletakan piring kecil didepan sang suami.
"Terima kasih"ucap Lucas dengan tersenyum.
Tapi yang diajak bicara sudah memakan rotinya dengan nyaman Dan tenang.
"Sayang,beneran ini.Gak mau diantar mama ataupun suamimu"tanya mama Serly disela sela dia memakan sarapannya.
"Tak usah mah,lagian mama kan akan pergi arisan pagi ini,Lucas berangkat kekantor karena dia banyak kerjaan akhir akhir ini dia lembur dirumah" kata Zubai yang memang sudah tau disaat kepulangannya kerumah mertua,Lucas sering diam diam lembur ,membawah pekerjaannya pulang ke rumah.
"Ya,sudah tapi hati hati ya sayang" tambahnya mama Serly.
"Baik mah" kata Zubai ,yang menjadi akhiran percakapan setelah itu,suasana ruang makan sepi hanya mereka sudah sibuk menikmati makanan mereka masing masing.
Dengan hanya beberapa menit saja,mereka sekeluarga sudah selesai menghabiskan makanan mereka masing masing.
Setelahnya meninggalkan ruang makan ,satu per satu melakukan aktifitas kegiatan mereka sendiri sendiri ,tak lain halnya dengan Zubai yang sudah berada dalam mobil yang dia kendarai.
Dipertengahan jalan,Zubai yang asik mengendarai tiba tiba sebuah truk dari arah depan melaju dengan kencang ,membuat Zubai yang mengendarai dengan kecepatan rendang ikut bergetar karena merasa sangat takut kalau truk itu menghantam mobilnya.
Tanpa pikir dua kali,Zubaiembanting setirnya ke kiri dan dengan tak tau kalau ,pas dikiri itu ialah pembatas jalan ,mobilnya yang menghantam pembatas jalan remuk di bagian depan sampai tak terbentuk,sedangkan sang pengemudi yang tak lain tak bukan Zubai sendiri mengalami luka dibagian kepala dan jangan lupa roda setirnya lepas dan menghantam tepat dibagian perutnya yang masih rata itu.
Melihat ada mobil yang menghantam pembatas jalan ,membuat para warga sekitar berbondong bondong ,menyelamatkan pengemudi wanita itu. Sebelumnya mereka menelfon ambulan dan juga kantor polisi untuk melakukan penyelidika. di Ola TKP terjadinya kecelakaan dan mengecek cctv uang diletakan di pohon oleh sang petugas karena mereka sedang mengejar buronan gembong narkoba,yang meresahkan masyarakat.
Setelah kedatangan ambulance,Zubai dilarikan dirumah sakit karena ada pendarahan serius dibagian kaki .takut ada sesuatu yang sangat serius.
Di kantor ,
Lucas yang baru sampai dikejutkan oleh asistennya yang sudah mengabarinya bahwa sang istri masuk kerumah sakit karena kecelakaan.
"Benar tuan,nyonya muda mengalami kecelakaan ,saat akan menuju rumah sakit " ucap sang asisten itu.
"Dimana ,dia dibawah keruma sakit mana.?"
"Rumah sakit xxxx ,tuan"
"Oh ,yang akan dituju sebelumnya."
"Baiklah,handel semua jadwal ku hari ini"
."Baik tuan" ucap asisten itu dengan patuhh.
"TIDAAAKKKK, JANGAN "
Teriak histeris ,didalam ruangan rawat inap itu.