
melihat DVD itu membuat Andreas kembali melamun karna dia telah membuat seseorang yang tak bersalah menjadi korban dan meninggal 4thn lalu.
"maafkan aku Liana,karna aku telah salah paham dan membuat salah satu sahabat kekasihnya meninggal dunia." gumam Andreas lalu melanjutkan pekerjaannya.
malam disisi lain.
setelah mendapatkan perintah dari sang kakak Ronny Harles , Tonny pun mulai menyiapkan semua anak buahnya untuk membawah orang yang ada di foto bagaimanapun caranya karna sang ayah telah kehabisan stok untuk pelanggangan serta rekan bisnisnya yaitu Baron sargas,pria tua dan gendut.
"kalian,bawah wanita yang ada difoto ke club' besar tuan Daren Harles secepatnya jam 7.00 malam ini harus beres ." ucap Ronny kepada para anak buahnya.
setelah itu semua pun bubar menjalankan printah atasannya yang .
drett
dreett
dreet
"Daddy" gumamnya lalu mengangkat panggilan tersebut.
"hallo Dad,ada apa." tanya Tonny kepada orang yang menelponnya.
"siap dadi.meskipun hanya seorang ****** saja.tapi ini sangat bagus barangnya.cantik dan seksi persis seperti difoto." ucap Ronny menyakinkan sang Daddy.
"ya,oke jam 8.00 saya kirim kesana." ucapnya lalu menutup tlpnnya .
kembali menyesap winnya dan mengotak Atik hpnya .
dret
dret
dret
melihat nama pemanggil yang tertera dihpnya membuat keringat dingin Tonny bercucuran.lalu mengangkatnya.
"ha hallo,tuan Anderson.apa ada yang bisa saya bantu." tanya Tonny sembari gugupnya.
"iya tuan,nanti akan saya Carikan pesanan nona kecil ." ucap Tonny lalu setelah itu panggilan pun terputus disembrang sana.
"nona muda Anderson ,sungguh calon perempuan yang mengerikan.dulu saya disuruh cari jantung manusia yang sehat.sekarang putrinya minta seekor serigala buat hewan peliharaan." gumam Tonny lalu menyuruh sebagian anak buwahnya mencari serigala di hutan liar.
demi sang Daddy apapun akan dia lakukan yang terpenting rekan bisnis sang ayah senang dan slalu menaikan saham usaha Daddy nya .
selang beberapa menit Tonny mendapat notifikasi pesan dari anak buahnya bahwa mereka sudah mendapatkan wanita yang mereka maksud yang tak lain iya lah Cindy.
setelahnya mereka semua membawah cindy di club' dan dengan obat obatan mereka menaruh Cindy dikamar tuan Baron .
melihat anak rekan bisnisnya membawah wanita yang sangat lumayan membuat Baron langsung mentransfer sisa pembayaran langsung kepada Tonny .
"kerja bagus,Tan muda tonny.kau sangat hebat.darimana kau dapatkan wanita ini." tanya Baron memandang mesum kepada Cindy.
"dari tuan Lucas karlos ,tuan baron.karena wanita ****** itu telah lama berkeliaran dan membuli istri sah tuan Lucas disaat masih bekerja dikantor LK grub." jawab Tonny panjang lebar kepada Baron dan Baron tersenyum mengerikan.
"bagus,saya tak kan lembut lagi.dengan wanita ****** ini.dan salam untuk tuan Lucas Karlos beserta istrinya cucu tuan Patrick Jakson dari sahabat lamanya.jangan lupa salamkan." ucap Baron lalu Tonny dan semua anak buahnya keluar bersamaan tuan Brayen Anderson pun ikut keluar.yang dari tadi disana untuk membicarakan bisnis kerja sama yang mereka jalankan selama 3thn terakhir.
sebelum keluar Brayen pun berkata "baik baik lah kau,kasih pelajaran ****** itu.karna telah berurusan dengan keponakan istriku." ucap Brayen lalu pergi meninggalkan kamar hotel tersebut.
dilift hotel
"apa kau,telah mendapatkan apa yang dipesan putriku Elisa." tanya Brayen kepada Tonny.
"belum,tuan Anderson karena baru besok pagi mereka akan kehutan liar mencarinya." jawab Tonny dan diangguki oleh Brayen lalu menepuk pelan pundak Tonny dan pergi dari sana.
mendapatkan tepukan dipundaknya.membuat Tonny menjadi bangga .
"gue ,dapat tepukan tuan Presdir Brayen Anderson.ini sangat sangat langka jadi kerja ku dan Ronny bagus " gumamnya lalu melompat lompat dilobi membuat para pengunjung serta anak buah mereka ..
setelah dari hotel itu Brayen kembali kemansion keluarga kecilnya
sesampai dirumah para pelayan menyambutnya serta menunduk.
berjalan sampai di dapur Brayen tersenyum melihat wanita yang sudah 4thn menjadi istrinya.
dengan rambut ungu dan mata berwarna biru membuatnya menjadi sangat cantik.
"kau sudah pulang .sayang ." ucap wanita itu sembari membawahkan sebotol air mineral untuk sang suami.
"ya sayang,karna tadi hanya bertemu dengan om Baron saja..cia,dimana Elisa." jawab serta tanya Brayen kepada sang istri.
"dikamarnya ,emmm Ray,kapan kau ajak aku pulang kerumah keluargaku.sudah 4thn aku sangat merindukan Daddy ,mommy,kak Daniel serta kak aisah.dan jangan kau lupakan aku sangat merindukan adik kembarku Livia,dan aku sangat merindukan zia.zia tak tau klau aku masih hidup." ucap wanita itu dengan sedihnya.
"ya,besok kita akan liburan kesana.kevilla keluargamu karna mommy ,Daddy ,Livia disana.dan jangan lupa Elisa itu seperti aunty nya suka hewan hewan liar.membuatku pusing saja." kata Brayen panjang lebar serta curhat tentang anaknya yang selalu meminta hewan hewan liar.membuat halaman belakang seperti kebun binatang.
"siap bos cantik" jawab Brayen lalu mengajak sang istri istirahat kekamarnya karna hari sudah menjelang malam.
setelah berganti waktu.tepat pukul 06.00 pagi.
hp crayennpun bergetar suara panggilan masuk.dan melihat nomer mertuanya terpapar jelas dilayar.
"siapa ,Ray." tanya Felicia yang amsih dengan nada khas bangun tidurnya.
"Daddy," ucap Brayen lalu mengangkat panggilannya dan langsung penelfon memberitahu Brayen .
setelah selesai bicara pangilanpu. terputus.
"ada apa dengan Livia ,Ray."tanya licia dengan khawatirnya karena perasaannya mengatakan dia tak baik baik saja.
"sudah ,sekarang kau tak usah tanya dulu.kita siap siap kevilla Dady dan mommy ,suruh pengasuh Elissa untuk membangunkan Elissa secepatnya." ucap Brayen dan dengan berlari licia memanggil pengasuh putrinya untung menyiapkan sang putri agar cepat rapi.
setelah nya mereka brangkat naik mobil menuju bandara dengan jet pribadi keluarga Anderson.
*divilla keluarga jackson.
setelah melakukan perdebatan yang sangat panjang Lucas dan zubai pun sampai didepan villa keluarganya dengan keadaan syok.karena melihat sang pengawal dan bodyguard masih belum sadar dari pingsan. melihat itu Lucas dan zubai turun dari mobil dan berlari kedalam villa besar itu dan disana sudah ada nenek serta kakeknya.
melihat itu zubai berlari dan memeluk neneknya
"salam nenek,salam kakek.maaf sepertinya ada masalah besar ini." tanya Lucas kepada kakek istrinya
melihat tuan Patrick memegang pangkal hidung nya membuat Lucas tau akan sesuatu.
"Zia sayang,tante Livia ada didalam.kau temani dia.sekarang hanya kau yang bisa menenangkannya dan tunggu seseorang datang dia yang akan menemani tantemu." ucap Marta sembari mengelus rambut cucunya.
"mmm,siapa yang akan datang ."tanya zubai kepada neneknya.
"nanti kau akan tau." ucap Marta dan zubai bergegas naik tangga menuju kamar tantenya disana tantenya hanya bisa diam.dan fokus melihat dinding saja.
setelah kepergian zubai Lucas mulai mencerna apa yang terjadi dan tentang tlfn pamannya kemarin.dengan nada was was Lucas berbicara dengan kakek.
"kakek,bisa saya bicara sebentar." ucap Lucas kepada Patrick.
"ya,ayo keruang kerja saja." ucap patrick dan berjalan menuju ruang kerja dan diekori oleh Lucas .
sesampai didepan ruang kerja.demi istriku apapun akan kulakukan.
"kakek,saya sudah tau cerita dari tlfn waktu nenek tlfn zia.pagi tadi .menurutku kita harus temukan lelaki itu dan suruh dia tanggung jawab.sebelun itu kita harus beri dia pelajaran" ucap Lucas menyarankan ide nya .
'hahahahahahaa ,rasain kau paman Andre itu akibatnya menolak menikah membuat mama dan papa pusing.sebelum itu gue ingin sekali menonjok muka pamanku itu hahahahahahaha ' batin Lucas dengan tersenyum puas .
menimbang nimbang dengan usulan cucu menantunya membuat Patrick tersenyum.
"heemmm,idemu bagus juga Lucas.,ayo kita keluar karena terdengar diatas sana sudah ada jet pribadi akan mendarat dihalaman belakang villa." ucap patriak mengajak Lucas kembali keluar untuk menyambut putrinya dan menatunya yang 4thn sudah dianggap semua orang telah meninggal dunia.
mereka semua pun turun dan menuju ke halaman dan jangan lupa Livia dan zubai sudah disana.karena dengan semangat yang zubai ucapkan ke tantenya membuat Livia kembali seperti biasa yang tak pernah ada hal buruk itu terjadi.
jet pribadi itupun mendarat dengan sempurna dengan seseorang pria tampan keluar dari jet itu membuat Lucas dan zubai bertanya tanya.
disusul dengan seorang bocah perempuan yang usia 3 thn digendongan pria tampan itu.terakhir turu seorang wanita cantik dengan rambut unggunya serta mata ungu nya karna tak memakai soplen jadi seperti pinang dibelah dua dengan Tante yang berada disamping zubai.melihat sang kakak kembarnya kembali membuat Livia yang murung menjadi ceria dan berlari menuju wanita itu dan memeluk dengan sangat erat ditengah tengah halaman.
"aku sangat merindukanmu kak cia bukan Stella." ucap Livia sembari menangis sesegukan.
"sudahlah,via ku tak secengeng ini." kata Stella kepada via.
setelah acara berpelukan Stella dan Livia berjalan beriringan..
dan didepan kedua orang tuanya Stella memeluknya.lalu memeluk zubai.
disaat memeluk zubai Stella berbisik ditelinga zubai "Zia,ini tante via sayang " bisiknya dan teesenyum didepan zubai dan mendapat anggukan dari zubai.
Martapun mengajak menantu dan putrinya masuk kedalam rumah tak lupa dengan menggendong cucu perempuan kecilnya .
"Stella,ini Lucas Karlos suami zia.sayang"ucap Marta setelah mereka duduk semua diruang keluarga.
"saya Stella,ini suamiku Brayen Anderson,dan ini putriku Elissa brycia anderson.senang bertemu denganmu";ucap Stella yang tak lain Felicia.
"Brayen";ucap suami Stella.
"Lucas" .
setelah mereka berbincang bincang.danbeda dengan dua orang yang ada dikamar Livia.
sedangkan Lucas dan zubai berpamitan akan kembali saja.karena ada urusan penting yang akan dia bahas dengan Lucas.
*kenapa Felicia tiba tiba masih hidup.dan telah berkeluarga .