
...****************...
Suasana di lingkungan tempat tinggal kakek Heri sedang sangat ramai. Karena hari ini ada kegiatan bersih-bersih di lingkungan komplek. Semua warga ikut berpartisipasi membersihkan lingkungan, dari orang dewasa hingga anak-anak semua berkumpul bersama.
Kegiatan kerja bakti seperti ini selalu di lakukan rutin sebulan dua kali. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih dan terhindari dari penyakit dan bencana akibat sampah, lalu juga merupakan bagian dari bentuk menjalin hubungan yang harmonis dengan sesama.
Kakek Heri bersama bapak-bapak di lingkungan sedang bersama-sama memangkas pohon-pohon yang rantingnya sudah menghalangi kabel listrik. Dimana tujuan hal ini dilakukan agar saat musim hujan dan angin kencang tiba ranting-ranting itu tidak menggangu kabel-kabel listrik.
Sedangkan ketiga cucu nya Kenny, Gama, dan Lion sedang membantu memetik buah untuk nanti nya di makan bersama-sama.
"Sedikit lagi abang, agak ke kiri." Lion sedang membantu mengarahkan Kenny yang sedang memanjat pohon mangga.
"Itu sebelah kanan dek, bukan kiri." koreksi Gama karena Lion salah sebut.
Lion pun sadar kekeliruannya dan terkekeh, Gama pun juga ikut terkekeh melihat tingkah Lion.
Semua gerak gerik mereka bertiga juga tidak terlepas dari pengawasan kakek yang khawatir jika cucu-cucu nya jatuh dari pohon.
Sekitaran 2 jam membersihkan lingkungan sekitar, para warga pun beristirahat dan menyantap hidangan yang sudah di siapkan. Ada berbagai jenis minuman segar, kue-kue, dan menu utama nasi serta lauk-lauk yang sangat lezat.
Semua menu makan tersebut di siapkan oleh ibu-ibu dan remaja gadis di komplek tersebut.
"Kenny,Gama,Lion kemari ayo makan dulu." seorang gadis yang usianya sekitaran 22 tahun memanggil mereka untuk makan bersama.
"Lion, ayo makan dulu, main nya nanti aja. Kak Ayu udah panggil tuh." panggil Gama kepada Lion yang sedang asik bermain dengan anak-anak lain.
Sedangkan Kenny sudah berjalan ke arah rumah ketua RT yang di jadikan tempat untuk makan bersama.
"Ha Ha Ha.. Ayo makan yang banyak." kakek Heri yang baru selesai mencuci tangan berpapasan dengan ketiga cucu nya yang sedang berjalan ke arah rumah pak Yusuf ketua RT.
"Yihu,, yihu,, hari ini seru banget kek." Lion melompat kegirangan sambil menggandeng tangan kakek nya.
Semua orang dewasa terlihat kelelahan sedangkan anak-anak di sana masih memiliki banyak energi untuk berlarian ke sana ke mari.
Sesi makan ini di warnai dengan obrolan dan jokes khas bapak-bapak dan juga gosip ala ibu-ibu komplek. Semua terlihat semakin akrab dan kompak karena kegiatan ini.
...****************...
Setiap malam setelah makan malam, ketiga nya akan belajar di temani kakek. Ini adalah hal paling tidak di sukai oleh ketiga nya.
Kenny, Gama, dan Lion pasti selalu memikirkan rencana agar kakek tidak menyuruh mereka belajar. Kadang mereka suka menipu kakek dengan berpura-pura sakit perut atau lari bersembunyi.
Namun pada akhirnya mereka akan tetap belajar apapun alasannya.
Seperti malam ini, mereka belajar matematika. Kakek menjelaskan materi-materi yang di pelajari oleh Kenny, Gama, dan Lion secara bergantian.
Kakek Heri selain galak ternyata memiliki kecerdasan yang luar biasa. Hampir setiap sisi rumah ini dihiasi dengan berbagai piagam, sertifikat, dan piala. Jumlah benda-benda itu jumlah nya sangat banyak, ada beberapa yang ternyata milik ayah mereka.
"Sekarang Kenny coba hafalkan perkalian 5 sampai 10." ucap kakek kepada Kenny.
Kenny mematung sebentar dan langsung menyebutkan angka-angka perkalian 5 sampai 10.
"Satu kali lima lima, dua kali lima sepuluh .."
Kakek Heri memperhatikan dengan baik Kenny yang sedang menghafal perkalian. Dan ternyata Kenny lolos karena sudah berhasil menghafal perkalian yang mati-matian di latihnya selama dua bulan sejak tinggal bersama kakek.
"Ha Ha Ha.. Anak pintar Kenny, mulai sekarang berlatihlah sedikit-sedikit untuk perkalian sepuluh ke atas." ucap kakek dengan wajah bangga.
Kenny yang puas dengan hasil belajarnya pun semakin bersemangat. Meskipun begitu dia tetap tidak suka belajar.
Sekarang kakek beralih ke meja milik Gama.
"Ambil buku bacaan mu dan buka di halaman berapa saja." perintah kakek kepada Gama.
Gama pun menuruti perintah kakek tanpa mengeluh sedikit pun. Mungkin di antara mereka bertiga Gama lah yang paling suka belajar.
Dia suka melawan untuk belajar karena hasutan kedua saudaranya yang sudah merengek untuk tidak mau belajar.
Gama membuka buku tersebut dan memilih halaman dengan sembarangan.
"Sekarang coba baca bacaan ini." kakek memberikan tugas kepada Gama.
Karena Gama masih kelas 1 dan masih belum lancar dalam membaca.
"Ay ah buu di mem beli apel di pa sar.." dengan hati-hati namun pasti Gama membaca bacaan yang terdiri dari 2 paragraf pendek tersebut.
Sedangkan Lion sudah mulai bosa menunggu giliran dan mulai mengantuk. Dia melirik Kenny kakak nya yang sedang sibuk menulis perkalian sebelas.
"Akhir nya budi pun sangat senang." Gama mengakhiri bacaannya dengan sangat sempurna.
Kakek memberikan tepuk tangan atas usaha baik dari Gama. Kenny yang di sebelahnya pun ikut senang dan memeluk Gama.
"Wah, adek udah mulai lancar baca nya yah." seru Kenny bangga.
"Ha Ha Ha.. kamu sudah hebattt Gama, banyak latihan lagi yah." ucap kakek mengelus kepala Gama dengan sayang.
Gama pun tersenyum membalas perlakuan manis dari kakek.
"Lion, ayo bangun." kakek menyadarkan Lion yang sudah hampir menutup matanya.
Dengan setengah mengantuk Lion berusaha memegang pensilnya.
"Kamu sudah ngantuk?." tanya kakek yang melihat Lion benar-benar sudah mengantuk.
Lion sepertinya benar-benar kelelahan karena hari ini dia menguras energinya cukup banyak karena ikut bekerja bakti.
Sedangkan Lion yang di tanya tidak menjawab sama sekali, mungkin nyawanya belum terkumpul dengan baik.
"Ya sudah sampai di sini saja, Belajarnya Lion di lanjutkan besok malam saja."
Kakek berdiri dan menggendong Lion untuk menidurkan anak itu di ranjangnya. Sedangkan Kenny dan Gama merapikan alat tulis milik mereka dan milik Lion.
"Kalian berdua juga setelah ini istirahat yah."
"Baik kek" seru mereka bersamaan.
Kakek pun langsung keluar setelah mengatakan hal tersebut.
"Kakek kayak nya capek banget yah bang." tiba-tiba saja Gama berucap seperti itu saat mereka sedang beres-beres.
Kenny pun berhenti dari kegiatannya dan berpikir sejenak.
"Ia juga dek, apalagi kakek harus bekerja dan mengurus kita bertiga juga." kata Kenny.
Benar sekali yang dikatakan oleh kedua anak tersebut. Di usia yang sudah tidak muda lagi kakek Heri masih bekerja dan mengurus ketiga cucu sendirian.
Namun kakek sangat menikmati itu semua tanpa ada pengeluhan sama sekali. Karena bagi nya waktu tidak akan terulang dua kali.
Gama berjalan ke arah pintu dan mengintip sedikit. Dia melihat kakek yang duduk di kursi pijat nya sambil menutup matanya. Kegiatan ini pun diikuti oleh Kenny.
Kenny berjalan ke ranjang Lion dan memperhatikan selimut adik nya terpasang dengan baik di tubuh adiknya. Setelah melakukan hal itu dia kembali ke arah Gama yang masih berdiri di depan pintu.
Kakek Heri yang sedang duduk dengan santai di kursi pijat nya tiba-tiba merasakan tangan-tangan mungil di tangan dan kaki nya.
Kakek membuka mata perlahan dan mendapati kedua cucu nya Kenny dan Gama yang sedang melakukan aksi yang membuat air mata nya lolos dengan mudah.
"Kakek pasti capek banget kan?." seru Kenny dengan polos.
"Ha Ha Ha.. " tidak ada jawaban dari pertanyaan Kenny.
Namun Kenny tidak menghiraukan pertanyaan nya juga, dia dan Gama terus memijat badan kakek dengan tulus. Meskipun tangan mereka dan tenaga mereka kecil, hal ini sudah sangat cukup menghilangkan rasa lelah di tubuh kakek.
Di balik kejam nya kakek ada hati lembut yang dia berikan dengan caranya. Dan di balik sikap tidak suka dengan perlakuan kakek ada rasa sayang dari Kenny, Gama dan Lion yang tidak dapat di ukur dengan sebuah kata atau pernyataan saja.
Hari mereka di akhiri sekali lagi dengan indah di pangkuan kakek.
...****************...
Halo minaaa ๐งก
Apakabar kalian semuaa? Semoga sehat-sehat yah, kalo kalian lagi sakit jangan lupa banyak minum air putih yahh ๐ค
Semoga kalian terhibur sama chapter ini dan jangan lupa tinggalkan ๐ untuk mendukung karya aku ๐ฅฐ
Terimakasih mina..
Sampai jumpaaa lagi โญ