Brotherhood

Brotherhood
Liburan


...----------------...


Akhir pekan akhirnya tiba juga. Pagi-pagi sekali kakek Heri sudah sibuk di dapur untuk memasakkan bekal yang akan di bawa nantinya.


Kakek Heri memiliki hobby jalan-jalan atau bertamasya. Kesempatan di hari libur seperti ini yang dia gunakan untuk menyalurkan hobby nya ini.


Karena hadirnya cucu-cucu manis ini, kakek Heri merasa semakin bersemangat untuk mengajak mereka berjalan-jalan ke pantai. Oleh karena itu kakek berjanji akan memasakkan mereka makanan yang lezat.


Sedangkan ketiga anak manis tersebut masih terlelap dalam tidur. Karena semalaman mereka harus belajar bersama kakek, raga dan otak mereka benar-benar sudah terkuras habis.


"Cucu-cucu ku, ayo bangun." Seru kakek Heri dari arah dapur.


Suara itu terdengar oleh mereka bertiga, namun tubuh dan otak mereka tidak dapat bekerja sama. Mereka terus terlelap dan melanjutkan mimpi mereka.


Kakek Heri terlihat cekatan dan bersemangat di dapur. Sebelum di tinggal pergi ke surga oleh istrinya, kakek Heri memang ahli juga untuk urusan rumah tangga seperti memasak, beberes rumah, dan bahkan urusan merawat anak dia juga sangat jago.


Setelah hidangan sudah jadi, kakek meletakkannya di tempat makan masing-masing untuk cucu-cucu nya. Tidak lupa juga menghias nya dengan potongan sayur-sayuran yang lucu dan unik.


Kegiatan memasak dan menyiapkan makanan sudah selesai. Namun kakek baru sadar bahwa Kenny, Gama, dan Lion sepertinya belum beranjak dari kasur mereka.


Mengetahui hal itu kakek langsung bergegas menuju kamar mereka.


Brugh..


"Kenny, Gama, Lionn.."


"Dalam hitungan ketiga kalian sudah bangun." suara kakek yang tegas langsung membangunkan ketiganya dengan serentak.


Wajah-wajah yang belum sadar sepenuhnya mulai beranjak dan merapihkan kasur mereka. Ingat bahwa mereka harus disiplin.


"Jangan lupa berdoa, dan langsung bergegas untuk mandi. Kakek juga akan bersiap-siap sekarang. Ha Ha Ha.." kakek Heri pun meninggalkan mereka dan pergi ke kamarnya untuk bersiap-siap juga.


Mereka bertiga pun mengikuti perintah kakek tanpa penolakan sama sekali.


Setelah berdoa mereka mengambil handuk dan masuk ke kamar mandi untuk mandi. Sebelumnya mereka melakukan suit untuk menentukan siapa yang akan mandi terlebih dahulu. Dan ternyata Gama yang menang lalu diikuti Lion, jadi Kenny yang akan mandi terakhir.


...----------------...


Kini kakek Heri dan ketiga cucu nya sudah berangkat menuju tempat liburan mereka. Kali ini kakek memilih pantai untuk mengajak cucu nya menghabiskan waktu bermain bersama ombak.


Ketiga nya pun sangat senang dan bersemangat untuk bermain di sana. Tidak henti-hentinya mereka bergantian melihat ke arah jendela bus untuk melihat pemandangan indah selama perjalanan.


"Woaaaahh, kakek lihat di sana ada padang rumput yang indah sekali." seru Lion kepada kakek nya.


Kakek nya pun ikut melihat ke arah luar jendela. Pemandangan hamparan padang rumput yang berwarna kekuningan menambah euforia.


Perjalanan menuju pantai memakan waktu 30 menit. Namun itu semua tidak terasa sama sekali karena pemandangan yang memanjakan mata membuat siapa saja akan lupa waktu dan bahkan bisa saja lupa dimana mereka akan turun karena asik memandangi pemandangan selama perjalanan.


Dari kejauhan sudah terlihat garis pantai tempat tujuan mereka.


Lion sedari tadi tidak berhenti untuk menatap pemandangan luar. Sedangkan Kenny dan Gama sudah sedikit lelah karena sejak keberangkatan mereka sibuk bercanda dan ikut melihat pemandangan-pemandangan di jalan.


"Tentu saja, kakek adalah seorang admiral angkatan laut. Masa kakek tidak bisa berenang, Ha Ha Ha Ha.." Kakek tertawa menjawab pertanyaan cucu nya ini.


"Tapi aku ragu karena kakek sudah tua." seru Lion.


Mendengar hal itu Kenny dan Gama pun tertawa terbahak-bahak. Sedangkan Lion mendapatkan sebuah jitakan dari kakek.


"Usia ku saja yang bertambah, tetapi jiwa dan semangat ku selalu muda. Nanti akan kakek ajarkan berenang di tegah laut." ucap kakek Heri.


"Ahh, aku tidak mau kakek. Aku takut hiu." Gama menolak dengan keras untuk berenang sampai ke tenga laut.


"Jangan kan hiu, paus saja saat mendengar suara kakek pasti akan lari." kakek berusaha meyakinkan Gama.


Tanpa terasa mereka sudah sampai di tempat tujuan mereka untuk berlibur.


Mereka sudah turun dari bisa dan langsung berjalan menuju ke arah pantai. Di sana cukup banyak juga wisatawan yang datang.


Saat tiba di bibir pantai anak-anak itu pu langsung berlarian ke sana kemari. Sedangkan kakek sedang membuka tikar dan menyiapkan peralatan piknik mereka.


Setelah itu kakek pun ikut bermain bersama ketiga cucu nya, berlarian kesana kemari. Tawa bahagia menghiasi wajah kakek dan cucu-cucu nya.



Setelah puas berlarian, mereka menyantap bekal untuk mengisi kembali energi mereka yang terbuang karena bermain.


"Setelah ini kita akan berenang" seru kakek dengan bersemangat.


"Horeeee.." Lion menanggapi dengan semangat juga.


Kakek pun terus tertawa melihat tingkah cucu-cucunya. Mereka menyantap bekal dengan penuh nikmat.


...----------------...



Seperti janji kakek yang akan mengajari mereka untuk berenang. Kini ketiga nya sudah asik berenang bersama kakek di laut.


Terasa menyenangkan dan aman saat bersama kakek. Ketakutan Gama tentang hiu pun sirna digantikan dengan tawa bahagia mereka sepanjang hari.


...----------------...


Halo mina 🤗


Akhirnyaa aku update lagii..


jangan lupa like nya yah..


sampai jumpa di chapter selanjutnyaa..💙