
amanda mendudukkan tubuhnya di kursinya lalu menyapa Keisha yang sudah berada disana.
" pagi sha.. " sapa amanda pada Keisha.
" pagi juga, duh yang baru jadian wajahnya terlihat berseri- seri." goda Keisha.
" apaan sih lo." Jawab amanda tersenyum malu.
" cie elah malu-malu segala lo. hahaha. "
" udah deh jangan godain gue terus."
" oke, oke, gue senang akhirnya lo mendapatkan cinta yang baru. gue do'ain hubungan kalian langgeng sampai nanti."
" aminn thanks, gue harap lo juga segera bertemu dengan cinta lo. "
" amin,,, gimana saat pertama kali dateng tadi pasti mereka heboh. "
" iya mereka terus- terusan omongin gue apalagi pas gue jalan sama Xavier dan ketiga sahabat nya, beuh makin - makin deh."
" sabar nanti juga mereka bakal bosen sendiri."
" iya gue juga harap begitu. "
" karena lo udah jadian jadi bisa dong gue dapet pj, hehehe." ucap Keisha sambil menaik turunkan alisnya.
amanda pun mendengus mendengar nya, " huh,, iya nanti istirahat gue traktir."
" oke siap-siap ya buat dompet nya hahaha."
" pesen lah sesuka lo."
" pastinya. hahaha."
obrolan mereka terhenti karena kedatangan guru yang masuk dan memulai pembelajaran.
****
di lain tempat tepat nya di toilet ada seorang gadis yang sedang menggeram marah karena berita resminya hubungan Xavier dan amanda.
dia sudah menyukai Xavier telah lama namun dia tak pernah berani untuk mengungkap nya. dia berpikir untuk mencari waktu yang pas untuk mengungkapkan perasaan nya dan waktu itu adalah saat mereka kelulusan nanti.
tapi sayang nya ternyata kemarin Xavier mengungkapkan hubungan mereka di instagram nya membuat ia sedih, kecewa, marah dan kesal.
" argggh siall,, kenapa mereka bisa jadian. gue pikir mereka gak akan secepat ini meresmikan hubungan nya. arggh gue terlambat."
" pupus sudah harapan gue, kenapa gue gak bisa mendapatkan cinta gue, hiksss,, hiks,, kenapa harus dia kenapa bukan gue." isaknya.
namun tak beberapa lama raut wajahnya kini berganti dia pun menghapus kasar air mata yang mengalir di pipinya, " hah gue gak akan berhenti gini aja, gue bakal rebut Xavier dari lo amanda. bersiaplah." ucap nya sambil tersenyum miring.
dia pun bergegas merapikan penampilan nya lalu pergi menuju kelas.
(note: masih rahasia ya belum di ungkap kan siapa gadis itu).
***
tringg... bel istirahat pun berbunyi para siswa segera berhamburan keluar kelas begitu pula amanda dan Keisha mereka pun keluar dari kelas.
amanda yang mengingat perkataan Xavier tadi yang akan menjemput nya segera mengirim pesan agar mereka bertemu di kantin saja. setelah mendapatkan balasan mereka pun pergi.
saat mereka mau pergi ke kantin mereka bertemu dengan elena dkk.
" Hai manda, Keisha." sapa elena dan Clarissa.
" Hai el, Hai cla, Hai semua." jawab amanda dan Keisha bersama.
" ekhem bau- bau nya ada yang sedang berbahagia nih." ucap Clarissa.
" iya pasti dong apalagi yang sedang berbahagia ini adalah sahabat kita." ucap elena sambil merangkul amanda.
" selamat ya manda atas hubungan kalian gue do'ain hubungan kalian langgeng sampe nanti." lanjutnya.
" iya selamat ya manda gue turut senang mendengar nya." ucap Clarissa.
amanda pun tersenyum, " aminnn, thanks ya. yaudah yuk kita ke kantin."
" wah bau-baunya kita akan dapat pj nih guys." sahut Clarissa.
" iya ayo gue traktir di kantin." ucap amanda.
" wah makan besar nih kita. " seru azka.
" berisik deh lo malu- maluin aja." ucap gilang.
" biarin lah lo juga senang kan dapet traktir."
" ya.. i. ya sih cuma gak seheboh lo."
" udah cepet jalan deh kalo gak mau di tinggal." ketus Keisha.
mereka pun berjalan bersama menuju kantin.
saat dikantin amanda pun mengedarkan pandangan nya mencari seseorang, siapa lagi kalo bukan Xavier kekasihnya.
Xavier yang melihat kedatangan amanda pun segera bangkit menghampiri nya.
amanda pun akhirnya bisa menangkap keberadaan Xavier yang kini berjalan menghampiri nya.
amanda pun ikut melangkah ke arah Xavier di ikuti para sahabat nya.
" em Hai. " sapa amanda pada Xavier, ia masih merasa canggung apalagi keadaan nya sedang banyak orang.
" Hai juga. yuk duduk disana." ajak Xavier.
" tapii apa cukup." ucap amanda. Xavier pun menoleh pada orang-orang yang di belakang kekasihnya.
" cukup kok." beruntung Xavier memilih tempat yang luas sehingga cukup menampung mereka.
" ayok." ajak amanda pada sahabat nya lalu mereka pun berjalan mengikuti dia sejoli itu.
" oke sekarang kita mau pesan apa? "
tanya amanda setelah mereka duduk di kursinya.
" kita pesen bebas nih? " tanya Keisha.
" iya." jawab amanda.
" kalian pesan aja gue yang traktir." timpal Xavier.
" vier aku aja." ucap amanda.
" enggak biar aku aja." jawab Xavier.
" oke karena pak ketu sudah memberikan instruksi waktu nya kita pesan." seru nathan.
justin yang melihat kelakuan nathan pun menggeleng kan kepalanya.
kini dimeja mereka sudah penuh dengan makanan pelakunya siapa lagi kalo bukan nathan, Keisha dan azka.
" kalian yakin habisin semuanya." tanya amanda.
" tenang aja kita akan habisin semuanya." jawab nathan.
" mentang- mentang di traktir ya kalian jadi pesan banyak makanan gitu." ujar justin.
" biarin lah nih ya makanan hasil traktir itu akan terasa lebih nikmat." Jawab nathan.
" betul itu.. " timpal Keisha menyetujui.
" sudah-sudah ayo kita mulai makan."ucap amanda.
mereka pun memakan makanan nya dengan sesekali bercanda, mereka tampak senang berbeda dengan seorang gadis yang kini mengepal kan tangannya di bawah meja.
bersambung...