THE MUTAN PRINCE'S REVENGE

THE MUTAN PRINCE'S REVENGE
PULAU RAHASIA


Di dalam mobil alena terlihat sedang asik memainkan ponselnya.


Prince melirik nya sesekali.


Gadis itu terlihat serius mengetik sesuatu. Prince sedari tadi memperhatikan nya karena penasaran ia pun merebut ponsel alena. Lalu membaca isi pesan itu.


"Hey! Kembalikan!"


Seru alena menatap kepergian ponsel itu dari tangan nya.


"Apa maksud mu ini?


Ucap prince dengan wajah kesalnya setelah membaca pesan yang akan di kirim alena pada lucy.


"Aku sedang berjaga jaga"


Jawab nya enteng.


Mendengar jawaban alena, prince memutar bola matanya dan membuka kaca jendela mobil lalu melempar ponsel itu dengan cepat.


"AAAAAAAKH! BODOH! APA YANG KAU LAKUKAN?!!!"


teriak alena dengan sangat keras lalu melototi prince dan berusaha menahan emosi.


"Kenapa kau harus memberi laporan ? Siapa mereka?"


Ternyata pesan itu adalah catatan untuk lucy agar ia menghubungi polisi jika satu minggu tidak bertemu dengan nya. Ia juga menambahkan foto plat mobil prince disana. Tentu saja prince w sangat marah lalu membuang ponsel itu.


" kenapa kau sembarangan memberikan infomasi pada orang lain?"


Bentak prince w yang bersyukur karena pesan itu belum terkirim.


"Memang kenapa? Dia sahabat ku...mereka akan menolong ku jika aku di culik lagi oleh mu!"


"Hmm , menculik istri sendiri itu hal wajar,"


"Apa kau bilang istri? Jangan berharap!"


Prince kembali menoleh dan mencengkram dagu alena.


"Sudah ku katakan sebelumnya. Mati dan hidup mu ada di tangan ku. Jangan harap bisa pergi. jika kau patuh aku akan mengabulkan semua keinginan mu."


"Kalau begitu aku..."


"Sssttt ... JIKA KAU PATUH kayazumi."


Bisik nya seraya menempelkan telunjuk pada bibir alena.


Setelah beberapa jam perjalanan mereka pun sampai di sebuah landasan pesawat yang ada di belakang rumah prince w.


Alena terkejut melihat pesawat jet pribadi prince w yang baru pertama kali ia lihat.


Ia tak menyangka kalau pria itu kaya sekali.


Tiba tiba renungan itu tersadar ketika seseorang mengangkat tubuhnya ke atas.


"Eh?"


Serunya sambil menapakkan kaki di pintu pesawat.


"Naik, jangan sampai aku mengikat mu di roda pesawat"


"Kau gila ya,"


Gumam alena perlahan masuk dan melihat sekeliling.


suasana Di dalam jet itu sangat mewah dan di lengkapi dengan peralatan modern.


Prince w pun duduk di salah satu kursi.


Ia melirik alena untuk segera duduk di samping nya.


Tapi gadis itu dengan cepat memilih kursi lain di sebrang samping prince w dan mendudukinya.


Prince menatap alena dengan tajam.


Tapi gadis itu malah melototi nya.


Karena malas berdebat prince pun hanya terdiam Dan membiarkan hal itu.


Pesawat pun lepas landas , mereka bersiap untuk pergi ke pulau zen.


Pulau zen adalah tempat rahasia ketika ayah prince w merawat nya sebelum di bawa ke prancis.


FLASHBACK....


Setelah prince w Berhasil kabur dari kakek kayazumi, ia di temukan oleh 'ayahnya' yang seorang mafia kelas tinggi dari prancis.rencana nya ia akan di jual ke pasar gelap oleh ayah nya tapi sang ibu yang baik hati menolak nya dan mengangkat nya menjadi seorang anak.lalu keluarga itu membawa nya ke Prancis.


Awal pertemuan mereka cukup menyulitkan karena prince saat itu sangat ganas dan buas mengingat ia tidak akan pernah percaya pada siapa pun lagi.


Tapi karena ketulusan sang ibu yang merawat nya . Akhirnya ia bisa membuka diri lagi.hanya kepada ibu nya, prince sangat menyayangi nya.


Berbeda dengan ayah nya yang menjadikan prince w sebagai tameng petarung untuk menguasai kelompok lain. Ia di paksa membunuh kelompok saingannya, hingga akhirnya ia di takuti dan di juluki sebagai TARING IBLIS karena kekuatan dari mutasi gen itu, ia membunuh dengan sadis dan tanpa rasa iba.


Semenjak prince w membantu ayahnya, bisnis gelap yang di miliki keluarga w menjadi sangat luas selain itu kekayaan mereka semakin berlimpah karena sebagian besar pasar gelap di kuasai oleh ayah prince. Dan saingan pun semakin kecil.


Tak lama setelah kejayaan keluarga w naik. Sang ibu menghembuskan nafas terakhirnya , ia terkena racun misterius yang prince w temukan dalam obat rutin nya.


Kejadian itu membuat prince w sangat terpukul. Orang yang paling ia sayangi harus pergi meninggalkan nya begitu saja. Dan hal itu juga yang membuat ayah prince semakin leluasa menindas dan memanfaatkan dirinya.


Setelah prince w dewasa rasa kebencian nya pada sang ayah semakin besar hingga ia pun memutuskan untuk memberontak.


Ia menolak untuk di jadikan petarung di Prancis dan memilih kembali pulang ke kampung halamannya di Jepang bersama mr ren yang selalu mendampingi nya.


Dari situ juga awal prince mencari informasi tentang alena.


FLASHLIGHT.


000000



Beberapa jam berlalu mereka masih dalam perjalanan karena pulau zen sangat terpencil dan tersembunyi.


"Tuan apakah anda yakin nona alena tidak akan membicarakan tempat ini di kemudian hari pada pria itu?"


Tanya mr ren. Dengan wajah khawatir


"Tidak apa,mudah bagi ku mengatasi tikus kecil seperti mereka,"


Gumam prince seraya menatap alena yang tertidur di kursinya.


"Baik tuan, makan siang sudah tiba segera akan saya ambilkan."


Prince pun mengangguk. Mr ren pun pergi meninggalkan mereka ke kabin belakang untuk mengambil makan siang.


Sedangkan pria itu menghampiri alena dan duduk di sampingnya, lalu menyenderkan kepala gadis itu ke bahu nya yang lebar.


"Kayazumi jika suatu saat nanti tiba,aku akan memperlihatkan bagaimana rasa sakit yang ku alami ketika kau pergi meninggalkan ku."


Gumam prince seraya menatap ke arah gadis nya itu dengan wajah datarnya.


Beberapa saat kemudian ia pun meniup kecil mata alena.


Alena pun terusik, ia membuka matanya dan melihat wajah prince w yang sangat tampan itu di depan nya.


"Buka mulut mu."


Ucap prince menatap dengan mata tajam nya.


Alena teringat akan kejadian kemarin.dan berteriak


"TIDAK! "


Seketika alena merasa malu melihat ekspresi kedua pria itu. Matanya teralihkan oleh tangan prince yang memegang garpu dengan sepotong daging yang sudah menancap di sana. Siap untuk di makan,


Alena pun tersadar akan maksud prince w meminta nya membuka mulut. ia pun tersenyum kecil dan melahap daging itu dengan cepat.


Sedangkan Mr .ren memperhatikan alena dengan ekspresi aneh. Gadis itu merasa malu,


"Biar aku sendiri saja,"


Ucap nya sambil mengambil piring dan garpu nya.


Prince pun mempersilakan tanpa berbicara,


Mereka pun makan siang dengan tenang, tak berapa lama setelah selesai makan . prince memberikan pistol dan meminta alena untuk menyimpan pistol itu di balik badan nya.


Tentu saja alena sangat terkejut, ia cukup takut dengan senjata itu.


"U..untuk apa ini hey apakah ada pelurunya?'


"Aku sudah memasang peluru nya. Jangan sembarang menekan pelatuknya..."


Ucap prince yang juga menyimpan pistol di balik pinggang nya.


"Tapi aku...."


"Tuan seperti nya kita sudah tiba,"


Ucap mr ren bersiap untuk membuka pintu pesawat.


Prince berdiri dari duduk nya, alena pun ikut berdiri setelah memasukkan pistol itu kedalam tas kecilnya.


Ketika pintu pesawat di buka.


Terlihat 5 orang pria memakai jas hitam berbaris di depan pesawat menyambut kedatangan prince w. Dan juga 2 orang yang memakai baju putih layaknya dokter.


Prince pun turun dari pesawat itu ,ia menggandeng tangan alena Dan sedikit menyeret nya.karena sedari tadi gadis itu hanya bengong memperhatikan apa yang ada di hadapannya.


000000


" Selamat datang tuan, hari ini situasi di pulau zen sudah cukup stabil.tapi ada hal penting yang perlu kami bicarakan dengan anda."


"Baiklah, tunggu aku di ruang lab."


"Baik tuan"


2 orang pria yang berjas putih itu kemudian pergi meninggalkan prince dan alena . Sedangkan 5 pria berjas hitam masih mengawal nya dari belakang.


"Tempat apa ini! Menurut ku,meraka juga sangat menyeramkan."


Gumam nya pada dirinya sendiri.


Prince dan alena masuk ke dalam gedung yang terbuat dari sebagian besi itu. yang ternyata di dalam nya terdapat lift rahasia . Kemudian mereka turun ke lantai bawah tanah.


Di sepanjang langkah nya mengikuti prince ,alena merasa kalau bangunan ini sangat menyeramkan layak nya markas militer. Meskipun sangat megah, tapi suasana di dalam terasa dingin dan lembab karena sinar matahari yang minim. Di tambah dengan nuansa tembok berwarna abu menjadi kan nya semakin gelap.


Mereka pun sampai di depan pintu suatu ruangan.


Prince membuka pintu itu, alena melihat sebuah kantor kerja disana.


Lalu prince menyuruh nya masuk ke dalam dan menunggu nya.karena ada urusan yang harus ia tangani.


"Tunggu disini sampai aku kembali."


"Kau mau kemana?"


Tanya alena dengan ekspresi biasanya.


Prince tiba tiba tersenyum smirk lalu mendekat kan wajahnya ke wajah alena.


"Kau begitu cepat merindukan ku ya,"


"Ihh , aku hanya bertanya... tempat ini menyeramkan sangat cocok untukmu.tapi tidak untuk ku."


Gumam alena seraya melirik ke sekeliling ruangan itu.


" Ini tempat dimana saat aku terpuruk."


Bisik nya menatap sinis ke arah alena.


"Aku hanya mengatakan kejujuran, jangan marah"


Ucap alena dengan keraguan menatap wajah prince yang menakutkan.


Prince tidak mengatakan apapun,ia langsung pergi meninggalkan alena.lalu mengunci pintu nya dengan sandi pin.


000000


Prince berjalan santai dan masuk ke dalam salah satu ruangan lain. Disana sudah terlihat 2 orang yang memakai jas putih tadi.


"Silahkan duduk tuan."


Ucap nya yang sudah menyiapkan kursi dan beberapa obat di meja nya.


Prince melirik obat itu.


"Apa ini obat yang sedang kalian kembang kan sekarang?"


"Iya tuan, seperti nya darah anda sangat berbahaya jika di kembangkan menjadi sel tunggal seperti nya akan berdampak buruk pada pasien yang akan di infeksi."


" lebih baik kita melakukan percobaan dulu, bagaimana hasilnya aku ingin tahu,"


"Baik tuan sebelum nya kami sudah melakukan percobaan pada paman kayazumi. "


"Ia masih hidup!?"


Tanya prince dengan ekspresi cukup heran.


"Masih tuan, kami dengar dahulu dia melakukan semacam ritual kerja sama dengan iblis.maka hidup nya bisa lebih lama dan selalu selamat dari mautnya"


"Begitu ya, aku ingin melihat nya"


"Mari tuan silahkan..."


Ucap prof itu seraya mempersilahkan prince w untuk mengajaknya ke ruang sel tahanan. Bertemu dengan paman kayazumi.


000000


Kembali ke alena yang masih penasaran akan tempat itu.


"Di sini sangat rapi dan bersih, tapi aku merasa takut mungkin karena suasana nya yang kelam."


Gumam alena sambil mengusap usap kedua lengan nya.


Ia pun berjalan jalan untuk melihat beberapa koleksi buku disana. Hingga mata alena tertuju pada foto kecil prince w dan ibunya yang sangat cantik. Terlihat prince w begitu malu malu duduk di pangkuan ibunya,Tapi ada hal yang membuat alena tertegun.


"Pasti anak itu si iblis....hm, eh tunggu Kalung itu.... kenapa sama dengan kalung ku?"


Bisik nya seraya mengamati kalung milik nya.


"Apakah dia mengenal nenek ku? Berarti benar aku dan dia saling mengenal,tapi kenapa ingatan ku....akh!"


Tiba tiba kepala alena terasa pusing dan hidung nya mengeluarkan darah, la menahan nya dengan tangan. Lalu berjalan sempoyongan ke arah pintu dan berusaha membukanya. Tapi terkunci,


Sesaat kemudian prince w pun memegang Gagang pintu itu juga.


Lalu ketika ia membukanya, alena melihat prince w yang sedang melotot ke arah nya kaget.kemudian ia pingsan.


"Kayazumi!"


Teriak prince w dengan getir seraya meraih alena yang pingsan di hadapan nya.


000000