
Nirma trus berteriak sepanjang jalanan dan mengejar suaminya yang kini pergi berboncengan dengan janda tetangga baru yang kini menempati kontrakan yang dulu dipakai gina.
" Maaas tunggu, hiks hiks tega kamu yaa awas kamu ya janda gatel tunggu saja pembalasanku. " Nirma sperti orang gila yang meraung dijalanan. Bahkan orang yang lewatpun memprhatikan nirma yang kacau dan memprihatinkan.
" Huhuuuuu bu Asih, sepupu bu asih yan...