Sistem Over Power

Sistem Over Power
Keluarga White tunduk !


Lusiah merasakan kesedihan dimata Etan, dia bisa melihat itu karena pengalaman hidupnya yang sudah seratus tahun lebih.


Lusiah membatin " bagaimana bisa pemuda sepertinya memiliki pengalaman seperti itu?, sebenarnya apa yang terjadi selama hidup Tuan Clark ?, aku tidak menangkap sedikit kebohonganpun dimatanya, mungkinkah dia telah melewati penderitaan selama ini ?"


Lusiah hanya bisa menebak - nebak, pasalnya umur Etan masih terlalu muda, tidak mungkin jika dia memiliki pengalaman yang begitu pahit selama ini, apa lagi dia terlihat begitu mendominasi dari segi kekuatan dan kekayaan.


Lusiah memperkirakan jika Etan dibesarkan oleh keluarga yang keras, hingga dia memiliki perasaan yang kuat untuk sesama Manusia.


Lusiah kemudian teringat dengan keluarga tersembunyi yang dia ketahui memiliki pendidikan keras untuk generasi penerusnya.


Dia membelalakan matanya karena terkejut, tubuhnya bergetar hebat, Lusiah menatap nanar kearah Etan tanpa bersuara.


Karena Lusiah tidak buka suara lagi, Natan memberanikan diri untuk bertanya " Tuan Clark, apakah prediksi anda benar akan terjadi ?"


Walaupun Natan berusaha mempercayai Etan, tapi nyatanya dia masih memiliki sedikit keraguan padanya, karena pada dasarnya Manusia hanya mampu memprediksi masa depan, bukan mengetahuinya dengan pasti.


Etan yang tahu jika masih ada yang ragu padanya, Etan mengeluarkan durandal dari dimensi penyimpanan, tapi dia seolah mengambilnya dari balik jasnya.


Sontak saja semua orang terkejut, pasalnya mereka tahu jika ada teknik penyimpanan yang bisa menaruh apapun didalamnya, tapi mereka hanya mengetahuinya hanya di buku kuno warisan leluhur Keluarga White, itu juga masih belum pasti kebenarannya, karena mereka belum melihatnya secara langsung.


Lusiah semakin yakin jika identitas Etan memang dsri keluarga tersembunyi, pasalnya teknik yang di miliki Etan sangatlah langka.


Jelas saja di berpikiran seperti itu karena di Bumi tidak ada yang mengetahui tentang System.


Durandal di keluarkan dan diletakaan di atas meja " Apa kalian tahu ini pedang apa ?" tanya Etan pada semua orang.


Semua orang menatap Durandal, pedang yang terlihat sangat tajam, dengan gagang berwarna Emas, membuat semua orang terpesona.


Lusiah yang tadi tertegun buka Suara " Tuan Clark, darimana anda mendapatkan senjata tingkat Dewa ini ?"


" Senjata tingkat Dewa ?"


" Astaga... Benarkah itu senjata tingkat Dewa ?"


" Kalau Tuan Lusiah bilang begitu berarti senjata tersebut memang tingkat Dewa !"


Anggota keluarga White yang hadir berbisik - bisik mempertanyakan Durandal, mereka sangat kagum dengan senjata tersebut.


' glek ' Natan menelan ludah " Dia belum menggunakan senjata ini saja, Ayah sudah ketakutan untuk melawannya, bagaimana jika dia menggunakannya ?, ternyata pandangan Ayah sangat Luas !"


Etan tersenyum " Inilah bukti jika akan ada Malapetaka tersebut, aku memilikinya dari peradaban tingkat Atas ! "


" Peradaban tingkat Atas, Maksud Anda ?" Lusiah bertanya dengan penuh kekhawatiran.


" Apakah kalian pernah mendengar jika ada peradaban lain yang lebih tinggi dari Bumi ?, di sanalah aku mendapatkan pedang ini " ucap Etan serius.


" Tunggu dulu Tuan Clark, apa maksud anda masih ada mahluk hidup lain di luar angkasa ?" tanya Natan penasaran.


Lusiah menimpali " Aku pernah mendengar jika ada kehidupan lain di Luar Bumi, tapi aku tidak tahu jika mereka akan memiliki kekuatan sama seperti kita !"


Semua orang mengangguk setuju dengan perkataan Lusiah, pasalnya mereka mengira jika mahluk hidup diluar angkasa hanya ada Alien seperti berita - berita di portal Web yang mereka baca.


" Sama seperti kita ?, hahahahaha...." Etan tertawa terbahak - bahak.


Etan menenangkan dirinya " Fisik kita memang di bilang hampir sama, tapi kekuatan kalian disini di bandingkan dengan mereka, bagaikan langit dan Bumi !" ucap Etan sinis.


Lusiah terkejut " Tuan Clark jangan menakuti kami, aku rasa kita juga bisa menyelamatkan Bumi jika kekuatan kita bersatu !"


" Benar itu, saya setuju dengan Patriak !"


".Saya setuju, jangan menggertak kami !"


".Ya kami pasti bertarung, apapun yang terjadi nantinya !"


Etan mencibir " Bisa apa kalian yang sekarang ?, Asalkan kalian tahu, Aku orang terlemah diperadaban tingkat atas !"


Seketika semua orang langsung terdiam, saat Etan berbicara seperti itu, mereka saling memandang satu sama lain.


Etan tidak bicara omong kosong, nyatanya memang prajurit kekaisaran peradaban tingkat Atas paling rendah berada diranah Bintang akhir, mereka di kelompokan sesuai dengan ranah mereka.


Masyarakat Asli peradaban tingkat Atas di bagi menjadi beberapa kalangan, dari kalangan Bawah yang kebanyakan para budak dan orang yang memiliki kekuatan diranah terendah.


Kalangan menengah di Semuanya terdiri dari keluarga prajurit yang belum mencapai pangkat kapten.


Untuk kalangan tingkat Atas jelas saja di tempati para bangsawan peradaban tingkat atas, adapun orang - orang yang bisa naik tingkat jika mereka mampu memberikan konstribusi yang besar untuk kekaisaran, maka mereka akan naik tingkat ke kalangan Atas.


Tapi tentu saja mereka tidak akan bisa disandingkan dengan kehidupan para bangsawan tingkat Atas, mereka yang naik tingkat melalui jalur prestasi, memiliki tempat yang sudah disiapkan oleh kekaisaran.


Karena semua orang terdiam, Etan buka suara lagi " Sekarang terserah kalian mau percaya atau tidak padaku, aku sudah memberitahukan tujuanku, keputusan ada di tangan kalian !!" ucap Etan tegas.


Lusiah yang tadi berpikir jika Etan dari keluarga tersembunyi, sekarang pikiran tersebut berubah, sekarang dia sedikit mengerti kenapa Etan terlahir sangat kuat, karena dia berasal dari peradaban tingkat atas.


Lagi - lagi itu hanya opini Lusiah, walaupun sedikit ada benarnya jika Etan memang berasal dari peradaban tingkat atas, tapi dia tidak tahu jika Etan berasal dsri masa depan.


Lusuah berdiri " Saya akan mengikuti Anda Tuan Clark, tolong bimbing pria tua ini untuk bisa bertarung di sisi Anda " ucap Lusiah sopan.


Tentu saja saat Lusiah sudah mengucapkan sumpahnya, keluarga cabang langsung mengikuti tindakan Lusiah.


Sedangkan kemuarga Inti masih ragu, hingga akhirnya Natan juga melakukan tindakan yang sama dengan Lusiah, karena Natan tahu jika Ayahnya tidak akan mengambil keputusan yang salah.


Satu persatu keluarga inti juga mengikuti Lusiah saat Natan juga ingin mengikuti Etan, Catherin dan Curtis tentu saja ikut dengan Ayahnya, karena keduanya anak yang berbakti untuk orang tuanya.


Etan tersenyum " Terimakasih karena sudsh mau mengerti, Aku akan memberikan kalian Pil penerobosan Kultivasi untuk meningkatkan Kultivadi kalian, setelah aku selesai membuatnya nanti, kurasa pertemuan ini cukup sampai disini !"


Karena Etan sangat yakin jika dia mengupgrade System, pasti akan ada Pil penerobosan Kultivasi, pasalnya pil tersebut dikembangkan oleh oeradaban tingkat atas.


Jika Pil penyembuhan saja bisa ada di toko System, dia yakin jika Pil penerobosan juga akan ada di toko System juga.


.


.


.