Sistem Over Power

Sistem Over Power
Provinsi Varmos


Etan diam sebentar kemudian melanjutkan " Aku hanya ingin kalian tumbuh kuat bersamaku untuk melindungi Bumi, adapun pasukan Khusus yang aku minta dari anggota keluarga kalian, tujuannya untuk menguasai wilayah masing - masing, agar tidak ada yang meragukan satu sama lain jika anggita kalian juga berada ada di wilayah yang kalian kuasai !, percayalah ... aku melakukan ini untuk kebaikan kalian, aku tidak ingin kejadian yang menimpa kelusrgaku terjadi pada kalian " Suara Etan penuh dengan penyesalan, disana juga terdengar nada kesedihan yang mendalam.


Sontak saja saat mendengar penjelasan Etan, semua orang yang ada ditempat tersebut tersentak kaget, karena ucapan Etan seolah dia bisa membaca masa depan.


Loan buka suara " Tuan Clark, apa.sebenarnya maksud anda, melindungi bumi dari apa ?" ucap Loan penasaran.


Etan menghela napas " Tuan Loan, kita akan bahas masalah ini nanti, yang terpenting sekarang adalah menjadikan orang - orang menjadi kuat terlebih dahulu, aku janji akan menceritakan semuanya, termasuk identitasku yang ingin kalian ketahui !"


Semua orang orang yang ada ditempat tersebut mengangguk mengerti, mereka cukup puas denganjawaban Etan, walau masih banyak pertanyaan yang ingin mereka lontarkan.


Tapi setelah mendengar jika Etan tidak ingin menguasai Bumi, itu sudah cukup bagi mereka untuk mempercayai Etan.


Pertemuan tersebut berakhir dengan baik, Loan dan yang lainnya merasa kagum dengan Etan, pasalnya dengan Etan menjanjikan akan membuat para pemilik kekuatan lebih kuat lagi, itu menunjukan kalau Etan benar - benar serius ingin melindungi Bumi.


Dari situlah Loan dan yang lainnya merasa kagum pada Etan, dia kuat tapi tidak menggunakan kekuatannya untuk menindas yang lemah, kecuali yang berani padanya.


Saat Etan sudah keluar dan akan menaiki Helikopternya, Lilian menghampiri Etan " Tuan Clark, lain kali mampir ke Provinsi Eston tempat keluarga kami berada, saya pribadi akan sangat terhormat jika anda mau berkunjung ke tempat kami " ucap Lilian lembut.


Marlon yang mendengar itu mengerutkan kening " Wanita licik, aku tahu maksudmu mengundang tuan Clark, pasti kamu berharap anakmu akan memikatnya bukan ?, sial !, padahal kamu sudah berjanji akan menikahkan putrimu dengan keluarga Darknes !" Marlon membatin kesal.


Putri Lilian yang pertama memang sangat Cantik, jika dibandingkan dengan Vivi, Vivi masih berada dibawahnya kecantikannya satu level.


Marlon tahu jika niat Lilian berharharap jika Etan akan tertarik pada putrinya, karena jika Etan yang membatalkan perjanjian pernikahan, tentu saja keluarga Darknes tidak berbuat apa - apa.


Wajah Marlon berubah menjadi jelek, pasalnya dia sudah di akali oleh Lilian, padahal keluarga Darknes sudah membantu banyak hal untuk keluarga Barnes.


Etan menjawab dengan santai " Mungkin kapan - kapan aku akan mampir Nona Barnes, tapi untuk saat ini aku sedang sibuk, terimakasih atas undangnnya "


Setelah mengatakan itu Etan langsung memasuki Helikopter bersama Vivi, pilot langdung menerbangkan Helikopter.


Terlihat keluarga Muse melambaikan tangan, Dorti yang paling bersemangat, karena dia pikir telah menjalankan tugas pertama dari Etan dengan baik.


Marlon menghampiri Lilian " Lilian apa maksudmu ?, bukankah kamu sudah berjanji padaku untuk menikahkan putrimu dengan keluarga Darknes ?!" ucap Marlon ketus.


Lilian tersenyum " Tuan Marlon, saya memang menjajikan hal tersebut, lagi pula putri saya ada tiga, jadi apa salahnya saya mengundang Tuan Clark " Lilian yang tahu arah pembicaraan Marlon, dia menjawab dengan licik.


Marlon menggertakan giginya " Kamu....!" Marlon menunjuk Lilian.


Lilian hanya tersenyum sambil menggendikan bahunya, dia kemudian berlalu ke Helikopternya untuk kembali ke Provinsi Eston.


Marlon wajar marah, pasalnya Putri kedua dan Ketiga Lilian tidak seperfect Putri pertamanya.


Jika putri pertama Lilian semua orang yang memiliki kekuatan tahu, karena bukan hanya cantik, tubuhnya juga sangat proposional, sementara putri kedua Lilian memang Cantik tapi tidak secantik putri pertamanya.


Putri kedua Lilian gendut, karena dia hobi makan, sedangkan putri ketiga memiliki perawakan yang kurus, jadi walaupun mereka cantik, masih kalah dengan Putri pertama Lilian yang sempurna.


Loan berpamitan dengan keluarga Muse, begitu juga Harley York, mereka kembali ke provinsi masing - masing dengan Helikopter.


Etan dan Vivi langsung terbang ke Varmos, Karena Etan ingin melihat sendiri bagaimana Provinsi Varmos yang konon katanya Provinsi terbebas di Bumi.


Mata uang di Bumi juga patikannya pada provinsi tersebut, karena Provinsi Varmos merupakan Provinsi terbesar.


Varmos juga disebut sebagai Provinsi Netral, tidak ada keluarga kuat yang menguasai Provinsi tersebut, disana hanya penjaga keamanan yang dinamakan White Troops, tapi sampai sekarang tidak ada yang tahu siapa yang memimpin oasukan tersebut.


White Troops juga bukan pasukan yang Lemah, mereka hanya dihuni oleh ranah Setengah Dewa sampai ranah Dewa akhir.


Tidak ada yang berani menentang White Troops, adapun penjualan senjata ilegal disini semuanya disahkan, Asal mereka membayar pajak dengan benar.


Jadi jika barang selundupan yang sudah masuk Provinsi Varmos mereka akan menjadi Legal, untuk itulah kenapa Provinsi Varmos juga disebut Provinsi perdagangan bebas.


Setelah satu Jam perjalanan dari Provinsi Burn, Etan sampai di Provinsi Varmos, dua Helikopter mengawal mereka.


" Vivi, apa yang akan mereka lakukan ?" Etan bersiap untuk menyerang.


" Tuan Clark, anda tenang saja, mereka hanya akan menuntun kita ke tempat pengecekan Identitas " jawab Vivi lembut.


Etan menghela napas " Jadi seperti itu " Etan mengendurkan niatnya.


Helikopter Etan di bawa ke sebuah tempat pendaratan, dimana orang yang baru masuk akan dicek Identitasnya.


Etan dan Vivi dengan patuh menjalani Prosedur tersebut, karena tujuan mereka datang kemari untuk berbelanja bukan untuk mencari Musuh.


Etan diperiksa sedemikian rupa, petugas adminstrasi juga mengecek kekuatan Etan, tapi sayanganya dia tidak bisa mengecek kemutan Etan dan Vivi.


Vivi yang tahu akan bahaya jika tidak menunjukan ranah kekuatan mereka, karena akan dicurigai sebagai pemberontak.


Dia berbisik pada petugas adminstrasi " Tuan, kami memakai Artefak untuk menyembunyikan kekuatan kami, karena saya takut Tuanku yang masih muda ini dalam bahaya, bisakah kita bernegosiasi ?"


Vivi tersenyum setelah berbisik, petugas keamanan menghela napas " Pakai ini !, dan kalian akan dikenakan biaya masuk dua kali lipat !" Petugas menyerahkan gelang keberadaan.


Gelang tersebut sebuah Artefak tingkat Bumi, gunanya untuk mengetahui keberadaan pemakainya. gelang tersebut juga bisa disetting tidak bisa dilepas jika belum keluar dari Provinsi Varmos.


Vivi tersenyum kearah Etan, agar Etan memakainya, setelah gelang tersebut dipakai, tiba - tiba gelang keberadaan menghilang, menyatu ke tubuh Etan.


Vivi membayar Biaya masuk setelah identitas mereka sudah di catat oleh petugas, mereka berdua kemudian memasuki gerbang Provinsi Varmos.


.


.


.