
Ketika suara Etan terdengar keseluruh Kekaisaran, sontak saja semua orang yang berada di kekaisaran terkejut.
Orang - orang yang membenci Kaisar Dong Yu bersama keluarganya mereka sangat senang karena akhirnya ada orang yang berani menentang Kekaisaran.
Orang - orang tersebut merupakan dari Klan menengah kebawah, yang Notabenaya selalu ditindas oleh kekaisaran.
Mereka selalu di bebani dengan biaya pajak yang besar dan ada juga putri mereka yang dijadikan Selir paksa oleh Ruan Yu maupun Kaisar Dong Yu.
" Akhirnya Dewa mendengarkan doa kita !"
" Kamu benar !, aku akan ikut berperang jika orang tersebut menyerang kekaisaran !"
" Aku juga ikut !"
" Aku Juga !"
Orang - orang dari Klan Kecil sudah muak dengan Kaisar Dong Yu, karena dia terlalu serakah. Maka dari itu mereka bersiap untuk menyambut orang yang menantang Kaisar Dong Yu.
Tentu saja Kaisar Dong yu sangat marah saat mendengar seruan Etan.
" Bruakkk !!!
" Lancang !, berani sekali orang ini menentangku !, apakah dia sedang mencari mati !" Kaisar Dong Yu meraung.
Zang Wu, Pejuang Nomor satu kekaisaran peradaban tingkat 3, dia buka suara " Kaisar !, berikan perintah pada kami dan kami akan menangkap orang yang berani menentang anda !" ucap Zang Wu sambil menangkupkan tinju.
Kaisar Dong Yu buka Suara " Tangakap dia hidup atau mati ! "
" Baik Kaisar !" Zan Wu langsung menghilang dari tempat tersebut bersama pasukannya.
Di tempat Klan Long, mereka yang sedang menyambut Chen Long karena berhasil menerobos ke ranah God Emperor.
Mereka semua terkejut, ketika mendengar suara Etan.
" Siapa orang ini ?, kenapa dia tiba - tiba menantang Kekaisaran ?" ucap Pemimpin Klan Long, Sen Long.
Tian Long buka suara " Sen, dia kemungkinan orang yang membantu Chen long menerobos, ini kesempatan kita untuk menghentikan kaisar bejad itu !"
Sen Long bertanya dengan penasaran " apa maksud Ayah ?"
" Ketika Chen Long mau menorobos ke ranah God Emperor, dia datang dan menawarkan kerja sama denganku, dia bilang padaku jika ingin menjadikan Chen Long sebagai kaisar baru !" ucap Tian Long menjelaskan.
Sontak saja mereka semua yang mendengar penjelasan Tian Long terkejut. Karena tiba - tiba ada yang mau menjadikan Chen Long sebagai Kaisar peradaban tingkat 3.
Sen Long sebenarnya senang mendengar hal tersebut, tapi dia sadar jika Klan Long belum mampu untuk menanggung beban tersebut, karena Klan Long hanya memiliki Chen Long yang berada di ranah God Emperor.
" Ayah, aku senang ada yang mau menjunjung Klan kita, tapi dengan keadaan Klan kita yang sekarang, rasanya Klan kita tidak akan bisa menanggung resiko tersebut " Ucap Sen Long lesu.
Tiba - tiba Chen Long buka suara " Kenapa kita harus takut Pemimpin ?, Klan Long kita akan menjadi Klan Besar jika kita bekerja sama dengan orang tersebut !, aku yakin jika dia akan melindungi Klan kita "
Tian Long tersenyum " Che Long Benar Sen, dan lihatlah ini "
Tian Long mengeluarkan Pil Kultivasi tingkat tingi, Sen Long langsung terkejut ketika melihat Pil Kultivasi tingkat tinggi tersebut.
Karena Klan Long tidak mampu membeli Pil Kultivasi tingakat tinggi, jadi wajar saja jika Sen Long akan terkejut.
" Ayah ini.... ?" tanya Sen Long memotong ucapannya sendiri karena tidak bisa berkata - kata saat melihat Pil Kultivasi tersebut.
Tian Long tersenyum " Pil ini adalah pemberiannya, dia serius jika ingin membuat Klan Long menjadi Klan Nomor satu di peradaban tingkat 3 ini, sekarang apakah kamu masih ragu Sen ?"
Sen Long menghela napas, dia kemudian buka suara dengan tegas " Kumpulkan orang yang sudah berada diranah Abadi Akhir !, kita akan berperang melawan ke kaisaran !" ucap Sen Long mantap.
Anggota Klan Long yang sudah muak dengan Kaisar Dong Yu, mereka semua langsung bersemangat ketika pemimpin mereka menyatakan perang dengan Kekaiasaran.
...***...
Sementara itu di tempat Etan, dia masih menginjak kepala Ruan Yu.
Ruan Yu tidak berdaya dihadapan Etan, karena kekuatannya sangat jauh dengan kekuatan Etan.
Ruan Yu yang baru mencapai Ranah God Emperor Awal, tentu saja tidsk akan mampu melawan Etan yang berada di ranah Lord Emperor akhir.
" Apakah kamu pikir karena kamu anak Kaisar, jadi tidak ada yang berani menentangmu Ruan Yu ! " ucap Etan Sinis.
" Bugggg !"
Etan menendang Ruan Yu hingga menabrak bangunan salah Satu pesawat disana hingga hancur.
Etan menarik Vitalitasnya, penjaga yang mengawal Ruan Yu semuanya maju menerjang Ke arah Etan. Karena mereka dari tadi mentaksikan Etan yang mengintimidasi Ruan Yu.
Tapi Nazgul langsung menyerang mereka, walaupun mereka rata - rata berada diranah God Emperor akhir, Nazgul tidak kewalahan sama sekali.
Nazgul sangat senang karena dia akan mendapatkan banyak makanan.
" Semuanya serang naga itu bersamaan !" ucap salah satu pejuang kekaisaran yang mengawal Ruan Yu.
" Hujan Api !"
" Panah Angin !"
" Tombak Petir !"
Para pejuang menggunakan Tekniknya masing - masing.
Nazgul yang melihat hal tersebut menyeringai " Apa kalian pikir bisa menyakitiku dengan Teknik seperti itu ?"
Nazgul kemudian langsung Menembakkan 3 Elemen yang sama dari ketiga mulutnya dengan bentuk seperti laser , tapi kekuatannya jauh lebih kuat di banding Teknik para pejuang.
" Duar !
" Duar !
".Duar !
Laser Nazgul menuju para pejuang, Karena Teknik Pejuang tidak ada yang mampu menahan Laser Nazgul.
Hujan Api dari langit juga tidak luput dari Laser yang ditembakan Nazgul dsri salah satu mulutnya.
" Arghhhh
" Arghhhh
" Arghhhh
Parapejuang yang menegeroyok Nazgul langsung membubarkan diri ketika melihat teman mereka terbunuh saat terkena llaser Nazgul.
Nazgul tidak membiarkan mereka pergi, dia langsung terbang menghampiri mereka, dia mencabik - mencabik dan memakan mereka.
" Tuluuuunggg Mama !
" Krap !"
Nazgul mencengkram orang tersebut dengan dengan satu kakinya, kemudian dia melemparkan orang tersebut kesalah satu mulutnya.
" Nyam nyam nyam
Nazgul langsung mengunyah orang tersebut " Ah...ternyata daging manusia memang sangat sedap !" ucap Nazgul sambil bersendawa karena sudah memakan puluhan pejuang.
Nazgul yang Asyik mengejar - ngejar para pejuang membuat Etan menghela napas ketika melihatnya.
Tapi Etan tidak memperdulikan hal tersebut, karena dia tahu walaupun Nazgul sudah terlihat dewasa, tapi sebenarnya dia masih Naga dengan pikiran anak - anak, hanya kekuatannya saja yang begitu besar, tidak dengan otaknya.
Etan menghampiri Ruan Yu yang sedang terkapar di tempat ledakan pesawat.
Ruan Yu terlihat tidak berdaya, tubuhnya berlumuran darah, karena Etan sengaja menendang meridian yang terhubung dengan Dantian Ruan Yu agar dia tidak bisa menggunkan kekuatannya.
Etan mencengkram leher Ruan Yu " Idiot sepertimu yang tidak tagu tingginya langit memang pantas di bunuh !"
Saat Etan mau membunuh Ruan Yu, dia merasakan banyak Kultivator dari ranah God Emperor Akhir menuju ke arahnya.
Etan tersenyum senang, karena dia tidak perlu repot - repot menghampiri mereka, karen mereka berdatangan sendiri ke arahnya.
.
.
.