Sistem Over Power

Sistem Over Power
Etan Ngamuk


Du san terkejut dengan serangan tersebut , dia bergegas bangun untuk melihat siapa orang yang telah menyerangnya. Karena dua tudak melihat sama sekali Serangan tersebut.


Etan membangunkan Nomor satu yang terbaring di tanah " Kamu tidak apa - apa ?" tanya Etan pada Nomor satu.


Nomor satu hanya mengangguk , dia tidak menjawab ucapan Etan , Etan tersenyum "Kamu bantu aku dari belakang !"


Etan tanpi pikir panjang langsung menggunakan Teknik langkah cepatnya .


" Slaaapp !


" Bang


" Bang


" Bang


Walaupun Dusan berada di Ranah Dewa akhir , tapi dia masih kalah dengan Etan yang notabenya memiliki Ranah yang sama.


Du san benar - benar di buat bertahan total oleh Etan , dia tidak sanggup membalas satu pukulan pun.


" Duak !!


" Duar !! " Du san terkena pukulan Etan dan menabrak tembok rumah yang kebetulan tersambung dengan ruang pertemuan keluarga Long.


" Brugggg !!" Du san terbaring di lantai ruang pertemuan.


euarga Long yang melihat itu terkejut . mereka semua langsu berdiri.


Nolan menghampiri Du san dan memapahnya " Paman Du !, apa kamu tidak apa - apa ?" Ucap Nolan sambil mengangkat Du san.


" Aku ti...., Hoekkkk !!" Darah segar menyembur keluar dari mulut Du san.


Pandanga Du san mulai kabur ,karena organ dalamnya tidak mampu menahan serangan dari Etan ,hingga akhirnya dia pingsan.


" Paman Du !, cepat obati paman Du !!" Ucap Nolan Tegas.


Seketika para pelayan langsung menghampiri Nolan dan membawa Dusan untuk di obati.


Etan dan Nomor satu dengan Santainya masuk dari Lobang tembok yang di buat oleh benturan tubuh Du san .


Patriak dan Sesepuh keluarga Long tercengang saat melihat Etan , karena Etan masih sangat muda tapi dia berhasil mengalahkan Du san.


Nolan juga ikut terkejut , tapi dia mencoba untuk tetap tenang " Siapa kamu ! , Berani sekali kamu membuat onar di kediaman keluarga Long !" tanya Nolan dingin.


Etan mengerutkan keningnya " Seharusnya aku yang berkata seperti itu , Aku tidak pernah melihat kalian sebelumnya , tapi kenapa kalian mengirim pembunuh untukku !!" jawab Etan ketus.


" Pembunuh ?, apa maksudmu ?!" Nolan pikir ada yang aneh.


" Jangan percaya dia ayah , dia oasti mencari alasan agar bisa menghancurkan keluarga Long !!" Daren segera berkata ,dia takut jika kedoknya di buka Etan.


Etan menyipitkan matanya , dia melihat Daren dengan penuh kebencian , Vitalitasnya membuncah keluar.


Sesepuh dan Patriak Keluarga Long yang sudah hidup ratusan tahun terkejut , pasalnya dia baru menemui seseorang yang Vitalitasnya sangat kuat.


Nolan yang masih muda sedikit ngeri merasakan Vitalitas Etan , Sementara pelayan yang hanya manusua biasa langsung pingsan karena tidak kuat menahan tekanan Vitalitas Etan.


" Slaaaappp !" Etan tanpa ragu menggunakan langkah cepat dan akan memukul Nolan tapi Patriak yang Vitalitasnya hampir menyamai Etan mampu menahan pukulan Etan.


" Duaarrrrr !!!" Nolan terlempar oleh ledakan Energi pukulan Nigel dan Etan.


Nigel terlihat terdorong Mundur beberapa meter , tangannya juga terasa kebas, akibat menerima pukulan Etan.


Nigel benar - benar terkejut " di usianya yang masih muda dia sudah mencapai puncak kekuatan , apakah dia monster !" Gumam Nigel sambil melihat tangannya yang terasa kebas.


Etan juga sedikit terkejut , karena dia ridak menyangka jika Nigel bisa menghentikan serangan Etan dengan Vitalitas penuhnya.


Etan mencengkram tangan pria sepuh dengan keras , tangan Satu Etan memukul perut Pria.sepuh tersebut dengan menggunakan teknik Gravitasinya hingga pukulan Etan bertambah berat berkali - kali lipat.


" Wuzzzzz !!"


" Duaaakkrrrr !!"Pria sepuh menghantam tembok.


Patriak menyerang Etan bersamaan dengan dua pria sepuh lainnya.


Etan langsung menggunakan Teknik Gravitasi dan Langkah cepat secara bersamaan untuk menghindari serangan mereka dan menyerang balik mereka.


Etan mengeluarkan Durandal dari Dimensi penyimpanan , dia menebas salah satu pria Sepuh , hingga terbelah menjadi dua.


" Sraaaattt !!!"


" Brugg !!" Mayat Pria sepuh yang terbelah menjadi dua ambruk di tanah , dengan darah dan isi dalam perut pria sepuh tersebut keluar.


Nigel dan yang lainnya terkejut , pasalnya pedang Etan sangat tajam ,mereka baru pertama melihat pedang yang mampu membelah tubuh manusia dengan sekali tebas.


Nigel yang sadar jika kemampuan Etan sudah di atas mereka , dia menghentikan pertarungan " Tunggu dulu anak muda !!, kita bisa bicarakan ini baik - baik "


Etan mencibir " Setelah tadi menyerangku bersamaan kamu minta bicara baik - baik ?, apa kalian tidak punya malu kakek Tua !"


Nigel menghela napas , ucapan Etan memang benar , tapi dia mencoba bernegosiasi sebisa mungkin agar keluarganya tidak dilenyapkan Etan.


Nolan yang dari tadi diam dia buka suara " Anak muda , saya pemimpin keluarga Long yang sekarang , tolong berikan kami penjelasan kenapa kamu tiba - tiba menyerang kami ?" ucap Nolan sopan.


Nolan yang memang pintar , dia tahu jika Nigel tidak bisa mengalahkan Etan , makanya Nigel mencoba untuk bernegosiasi , jadi Nolan mengikuti alur pembicaraan yang di buat Nigel .


Etan menancapkan pedangnya di lantai " apa kalian pura - pura bodoh ?, kalian pikir aku tidak tahu jika Keluarga Long ingin membunuhku !" ucap Etan kesal.


" Tunggu dulu , kami saja tidak mengenal kamu ?, bagaimana mungkin kami menyuruh pem...." Nolan teringat sesuatu.


Nolan menoleh kearah Daren , benar saja Daren terlihat panik , karena kebohongannya sudah terbongkar.


Nolan Meraung " Daren !!, jelaskan apa maksudnya ini !!" ucap Nolan keras.


" Jelaskan apa Ayah , dia memang ingin menggulingkan keluarga Long kita " Daren masih mencoba mengelak , walaupun keringat dingin sudah membasahi punggungnya.


Nolan sudah tidak percaya lagi dengan anaknya,Karena hanya Daren yang mengenal Etan , jadi sudah pasti jika Daren yang menimbulkan masalah.


Nolan menghampiri anaknya dan menyeretnya dihadapan Etan " Cepat minta maaf !!" Bentak Nolan pada Daren.


Sebelum Daren buka suara , Etan berbicara terlebih dahulu " Apa kamu pikir aku akan memaafkan kalian begitu saja setelah apa yang telah kalian lakukan padaku ?, jika aku lebih lemah dari kalian apa kalian akan membebaskanku begitu saja ?" ucap Etan dengan suara dingin.


Nolan tercengang dengan jawaban Etan , pasalnya semua yang dikatakan Etan memang masuk akal , Nolan tidak bisa berkata - kata.


Nigel yang sudah berpengalaman , dia menghela napas " Jadi.. apa maumu anak muda ?"


Etan tersenyum penuh arti " Seperti yang aku harapkan dari pria tua sepertimu "


Etan diam sebentar kemudian melanjutkan " Aku mau separuh Aset kalian !"


Nigel dan yang lainnya terkejut setelah mendengar permintaaan Etan , mereka jelas saja tidak bisa menerima hal tersebut begitu saja.


" Jangan terlalu berlebihan anak muda !, kamu pikir kamu siapa !" Nigel tidak terima dengan permintaan Etan.


Etan menyeringai " Hoohh... Baiklah , kalau begitu aku tinggal melenyapkan kalian semua !" Ucap Etan dingin sambil mengangkat Durandal dan menodongkan kearah Nigel.


.


.


..