
Galaksi kegelapan, merupakan tempat orang - orang Buangan peradaban Atas, mereka bukanlah seorang budak.
Kebanyakan dari mereka biasanya dari Klan Kuat, mereka di buang ke Galaksi kegelapan karena mereka di anggap orang yang gagal.
Pasalnya di usia mereka yang sudah mencapai seratus tahan saja, mereka masih berada diranah Imortal Akhir saja.
Untuk itu mereka di buang oleh Klan mereka, sebagian besar Galaksi kegelapan di huni oleh orang - orang tersebut, mereka bertahan hidup dengan menjarah pesawat - pesawat kecil yang lewat.
Di Galaksi kegelapan hanya ada dua Planet saja, Planet Merah dan Planet Hijau, di Planet Hijaulah orang - orang buangan tersebut bertahan hidup, karena di planet Hijau, terdapat sumberdaya kehidupan walaupun Energi spiritual disana sangat tipis seperti di Bumi.
Adapun Planet Merah, tidak ada yang tinggal disana, karena Planet tersebut sangat tandus, tidak ada tumbuhan atau mahluk yang hidup disana.
Di Planet Hijau tidak ada yang memimpin, mereka membentuk kelompok masing - masing untuk menjarah, tentu saja kelompok mereka juga pilih - pilih jika ada orang yang ingin masuk kesana.
Jika kekuatan mereka dibawah imortal, mereka akan menolak orang tersebut masuk ke kelompoknya, karena bagi mereka orang yang memiliki kekuatan di bawah ranah Imortal hanya akan menjadi beban saja.
Pesawat Etan belum sampai di Galaksi kegelapan, Etan melihat ada pesawat yang sedang di hentikan oleh kelompok perompak Planet hijau.
Etan menyipitkan matanya saat pesawat tersebut dikepung oleh lima pesawat.
" Tuan Clark, apakah kita akan melewati mereka begitu saja ?" tanya Crown tiba - tiba.
Etan mengerutkan keningnya " kenapa kamu bertanya padaku ?, bukankah kamu sendiri yang bilang nika mereka tidak akan menyerang kita ?" jawab Etan santai.
" Benar Tuan Clark, Tapi...... " Crown menahan ucapannya.
Sebenarnya Crown tahu pesawat yang sedang di hadang perompak Planet Hijau, dia bermaksud memberitahu Etan tapi dia ragu.
" Tapi kenapa ?, apa kamu mengenalnya ?" tanya Etan menyelidik.
" Sebenarnya aku tidak mengenalnya Tuan Clark, tapi mereka sangat di kenal diperadaban Atas !" jawab Crown jujur.
Etan menyipitkan matanya " Sangat dikenal diperadaban Atas, maksud kamu ?"
" Tuan Clark, aku sangat yakin jika pesawat tersebut rombongan dari Klan Beauty, Tapi saya tidak tahu kenapa mereka ada ditempat seperti ini ?" jawab Crown menjelaskan.
" Klan Beauty ? " Etan mengernyitkan dahinya.
Klan Beauty merupakan Klan yang terdiri dengan Banyaknya wanita Cantik di planet yang mereka tempati.
Planet Sim's yang mereka tempati, merupakan Planet yang berdekatan dengan kekaisaran, Istri Kaisar juga berasal dari Planet Beauty, yang merupakan anak dari Patriak mereka.
" Benar Tuan Clark, tapi kalau anda tidak mau membantu kita hanya akan lewat saja " Crown sebenarnya merasa bersalah, tapi dia disini hanya pelayan jadi dia harus menurut dengan Etan.
Etan hanya diam, dia tidak bertanya lagi, setelah pesawat mereka dekat dengan Pesawat Klan Beauty, tiba - tiba panggilan suara darurat menghubungi pesawat mereka.
" Tuan Clark, ada panggilan darurat, sepertinya dsri pesawat itu, apakah kita mengangkatnya atau abaikan saja ?" ucap salah satu awak Pesawat.
Etan yang merasa bosan selama beberapa hari ini, karena dia cuma bergelut dengan ketiga istrinya, Etan menyuruh Awak Pesawat untuk menerima panggilan tersebut.
Karena dia ingin tahu siapa orang - orang yang akan di jarah Oleh perompak Planet Hijau.
" Terima panggilan tersebut !" Ucap Etan malas.
Awak pesawat mengangguk, dia langsung menerima panggilan tersebut, kemudian layar menununjukan seorang Wanita Cantik yang sedang ketakutan.
" Tuan !, tolong kami, tolong selamatkan kami dari perompak !" Wanita tersebut terlihat sudah sangat ketakutan.
" Duar !
" Duar !
" Duar !
" Arhhhhh !
" Arhhhhh !
Terdengar para Wanita menjerit Histeris ketika pesawat mereka mulai ditembaki oleh perompak.
Etan menghela napas, walaupun wanita tersebut sangat cantik, tapi Etan membawa ketiga istrinya, jadi Etan tidak mau terlalu ikut campur.
Si Wanita terlihat bingung mau menjawab apa.
" Duar !
" Duar !
" Duar !
Saat pesawat tersebut terus ditembaki, Wanita menggertakan giginya " Aku rela menjadi selir anda Tuan, yang penting anda selamatkan kami dulu !"
' Uhuk.., uhuk...! ' Etan tersedak air liurnya sendiri.
Etan menghela napas " Apakah di antara kalian ada yang mau menyelamatkannya ?" tanya Etan pada awak pesawat.
Mereka semua menggeleng, pasalnya kekuatan mereka juga hanya ranah Imortal Saja, Crown juga menggeleng.
Etan menghela napas lagi " Walaupun kalian lemah, setidaknya tunjukan sedikit keberanian kalian !" Etan turun dari singgasananya.
" Warp ! " Etan memasuki Robekan Dimensi yang di buatnya.
Dengan sekejap Mata Etan sudah sampai di luar pesawat " Kalian jangan sentuh pesawat tersebut !, atau kalian akan aku hancurkan semuanya !" Suara Etan menggelegar, karena dia menggunakan Vitalitas ranah Abadinya.
Di dalam pesawat Pemimpin kelompok perompak, dia mengerutkan keningnya, dia menyuruh anak buahnya untuk membuka pengeras suara " Klan Kuat seperti kalian tidak perlu ikut Campur !, ini adalah wilayah kami !"
Etan menghela napas, dia paling malas berbasa - basi dengan orang lemah sekarang, Etan menggunakan Warp dan meninju salah satu Pesawat dengan pukulan satu Hit.
" Duar !
Pesawat tersebut langsung meledak ditempat, karena Etan hanya memasukan tangannya saja kedalam Warp untuk melakukan pukulan tersebut.
" Aku tidak suka menyiksa orang lemah, pergilah !, maka ku ampuni nyawa kalian !" ucap etan tegas.
Pemimpin perompak ketakutan, karena dia sadar jika Etan bukanlah lawannya " Baiklah Tuan, Tapi... apakah tidak ada sedikit imbalan untuk kami ?" Pemimpin perompak mencoba untuk bernegosiasi.
Etan menghela napas lagi " Kamu keluarlah kemari !"
Pemimpin Kelompok perompak ketakutan, dia pikir jika Etan akan menghabisinya, tapi dia juga sadsr jika melarikan diri bukan tidak mungkin Etan mengejarnya karena tidak mematuhi perintahnya.
Karena dia tadi melihat, Etan hanya berdiri ditempat saja, dia bisa meledakan pesawat anak buahnya, jadi dia takut jika melarikan diri akan diperlakukan seperti itu.
Pemimpin kelompok terpaksa beranjak dari singgasananya " Jika aku di bunuh, kalian pergilah, bilang pada Istri dan anakku jika aku telah gugur " ucap pemimpin perompak lesu.
" Tapi Bos !"
Pemimpin perompak, tidak menggubris uacapan anak buahnya, dia keluar dari pesawat dan langdung menghampiri Etan.
" Tuan !" Pemimpin perompak menangkupkan tinju untuk memberi hormat pada Etan.
Etan tersenyum " Nyalinya cukup besar, aku suka dengan orang seperti ini !" gumam Etan dalam hati.
" Ambil ini " Etan melemparkan seribu Koin Emas Kekaisaran.
Pemimpin Perompak menangkapnya, dia membuka bungkusan koin yang menggunakan kain, dia sangat terkejut saat melihatnya.
" Tuan ini...?" Pemimpin perompak menatap Etan dengan bersemangat.
" Bagi rata dengan yang lain, aku tahu Koin itu cukup untuk biaya hidup kalian !" Jawab Etan santai.
" Tentu saja Tuan !, terimakasih !" jawab pemimpin perompak dengan senang.
" Pergilah !" Etan mengusirnya pergi.
Pemimpin perompak menangkupkan tinju dan pergi dari hadapan Etan, setelah memasuki pesawat, mereka langsung meninggalkan pesawat Klan Beauty.
.
.
.