Sistem Over Power

Sistem Over Power
Penjaga Binatang Spiritual


Etan terus menyerang dan dia hanya berhasil memberikan luka gores saja pada pria sepuh tersebut, sebelum akhirnya pandangan matanya mulai kabur karena dia kehabisan Energi Spiritual.


Jika Etan tidak menggunakan seluruh Tekniknya mungkin dia bisa bertahan lama bertarung denga pria seuh tersebut, tapi sayangnya pikiran Etan berbeda, dia pikir jika dia menggunakan seluruh Tekniknya dia bisa mengalahkan Pria sepuh tersebut.


Tapi pemikirannya ternyata salah, Karena Pria sepuh tersebut memilik Ranah Kultivasi tidak diketahui.


Etan terhuyung dan ambruk ditanah dengan mulut yang mencerau tidak jelas sebelum akhirnya dia memejamkan matanya.


Pria sepuh menghela napas " Dasar anak keras kepala " Pria sepuh mengahmpiri Etan dan memberikan sebuah pil kemulutnya.


Di pesawat ke enam istri Etan khawatir, karena pertarungan Etan dengan Pria sepuh tiba - tiba berhenti, yang awalnya sangat bergemuruh karena Etan menggunakan seluruh tekniknya.


Jika saja Pria sepuh tidak memasang Aray pelindung, mungkin tempat sersbut sudah luluh lantak oleh Teknik Etan.


" Saudari Anita, apakah kita tidak kesana saja ?" tanya Vivi Khawatir.


Anita menggelengkan kepalanya " Lebih baik jangan, bisa - bisa kita disana hanya akan merepotkan suami kita saja, walaupun kamu memiliki kekuatan yang hampir sama dengan suami kita, tapi kamu juga harus mendengarkan ucapan suami Kita Vivi " ucap Anita menenangkan saudari - saudarinya.


Mereka semua hanya bisa setuju saja, karena mereka juga tahu jika kekuatan mereka masih lemah, jadi mereka hanya bisa percaya dengan Etan.


Malam harinya, Etan terbangun dengan memegangi kepalanya, dia masih merasakan sedikit pusing karena terlalu banyak menggunakan energi spirtualnya.


" Kamu sudah bangun anak muda ?" tanya pria sepuh santai.


Etan terkejut, dia langsung waspada, tapi Pria sepuh terkekeh " Hehehe.... Jangan menunjukkan Ekspresi seperti itu, bukankah aku sudah bilang jika aku bukan musuhmu ?, tapi kamu malah menyerangku !" pria sepuh tersebut menggeleng - gelengkan kepalanya.


Etan mengernyitkan dahinya " Bukankah anda yang menyerangku terlebih dahulu ?" tanya Etan kesal.


" Benarkah ?, hehehe... maaf aku tadi hanya menguji kekuatan kamu saja " jawab pria sepuh merasa tidak bersalah.


Etan mendengus " Menguji kekuatan gundulmu !, kalau aku tidak memiliki Vitalitas yang kuat mungkin aku sudah hancur berkeping - keping !" gumam Etan lirih.


Pria sepuh mendengarnya " Apa kamu kesal dengan tindakanku ?, bukankah aku sudah minta maaf tadi ?"


Etan tersenyum kecut " tidak, tidak, tidak, saya hanya sedang memikirkan sesuatu saja, sebenarnya ada maksud apa Tuan menemuiku " Walaupun kesal Etan mencoba untuk tetap bersabar, karena dia sadar jika kekuatannya masih jauh dibanding Pria sepuh tersebut.


Pria sepuh tersenyum " Aku hanya ingin melihat Binatang spiritualmu saja, karena aku yakin orang sepertimu pasti memilikinya bukan ?, karena aku sangat tertarik dengan binatang spiritual !" ucap Pria sepuh sambil mengusap - usap kepala bintng Spiritual Harimau.


Etan baru sadar jika dia dikelilingi oleh banyak Binatang Spiritual dengan berbagai bentuk dan Ras, tapi Anehnya mereka tidak berkelahi satu sama lain, karena biasanya Binatang Spiritual akan saling memperebutkan wilayah mereka, tapi didepannya semua Bintang spiritual terlihat sangat akur.


Etan belum mau mengeluarkan Nazgul, karena dia berpikir jika Pria sepuh tersebut akan merebut Nazgul darinya.


Pria sepuh buka suara " Apa yang kamu pikirkan mungkin ada benarnya, tapi aku bukan mau merebutnya melainkan mau melepaskan mereka dari segel Kontrak yang telah manusia buat dengan binatang Spiritual !"


Etan menghela napas lega setelah mendengar hal tersebut, karena dia tidak mengikat kontrak dengan Nazgul.


Etan kemudian bertanya " Lalu jika saya tidak mengikat Kontrak dengan Binatang Spiritual milikku, apakah anda kan melepaskannya ?"


Etan langsung mengeluarkan Nazgul dari penyimpanan Dimensi, Nazgul langsung bertanya " Tuan Apakah mereka santapanku ?"


Seketika semua Bintanga Spiritual yang berkumpul ketakutan, ketika melihat Nazgul, mereka langsung berkumpul di balik Pria sepuh seperti anak kecil yang berlindung pada Ayahnya.


Pria sepuh terkejut ketitka melihat Nazgul, karena dia sudah lama tidak melihat Naga Berkepala tiga, karena Ras Naga berkepala tiga sudah punah dikehidupan yang sekarang.


Pria sepuh berdiri, dia menghampiri Nazgul dengan penuh kekaguman, Anehnya Nazgul tidak takut dan menolak Pria sepuh tersebut, dia seolah terhipnotis oleh Pria sepuh.


Pria sepuh memegang kepala tengah naga berkepala tiga, dia kemudian berbicara " Ah.... aku sudah lama sekali tidak melihat Ras kalian, rasanya aku teringat kembali waktu aku masih muda dulu " Pria sepuh memeluk Nazgul.


Etan sebenarnya takit jika Nazgul akan di ambil oleh pria sepuh, soalnya Pria sepuh terlihat sangat senang ketika bertemu Nazgul.


Tapi Etan tidak berani bergerak, dia masih teringat ketika dipermainkan Pria.sepuh tersebut.


Pria sepuh melepaskan pelukannya pada Nazgul, dia menghampiri Etan dan menepuk bahunya sambil tersenyum " Kamu memang anak yang beruntung !"


Pria sepuh duduk ditempatnya kembali " Aku Yin Fang, siapa nama kamu anak muda ?" tanya Pria sepuh sambil memperkenalkan diri.


" Etan Clark, Tuan Yin kalau boleh tahu kenapa anda bisa disukai Nazgul juga padahal biasanya dia hanya menurut padaku " Etan mulai tidak takut dengan Yin.


Yin tersenyum " Dulu semua anggota Klan Fang penjaga Binatang Spiritual, kami memiliki tubuh Spesial yang bisa berinteraksi dengan Binatang Spiritual " jawab Yin santai.


Etan semakin penasaran dan bertanya kembali " Penjaga Binatang Spiritual ?, tapi saya tidak pernah mendengarnya ?"


Yin menghela napas " Tentu saja kamu tidak pernah mendengarnya, Karena Klan Fang sudah hilang 500 tahun yang lalu, yang tersisa hanya aku saja "


Yin diam sebentar kemudian bicara lagi " Aku berhasil melarikan diri dari serangan orang - orang yang ingin menjadikan Binatang Spiritual sebagai Budak dengan menggunakan Kontrak, aku lari bersama Binatang Spiritual Phoenix dan sampai diplanet ini 500 tahun yang lalu, sampai sekarang aku tinggal disini dan sesekali ketika ada orang yang datang kesini untuk mengambil binatang Spirtual, aku sedikit memberikan pelajaran. Aku pikir kamu seperti mereka tapi ternyata kamu berbeda "


Yin mulai tersenyum " Etan Clark, darimana kamu mendapatkan Naga berkepala tiga itu ?"


" Waktu aku sedang mendarat disebuah Planet, aku menemukan telur dan membawanya, aku tidak tahu jika itu telur Naga berkepala tiga " Ucap Etan berbohong.


Yin sebenarnya tidak percaya dengan ucapan Etan, tapi karena Binatang Spiritual tidak menjalin Kontrak dengan Etan, jadi dia pikir Nazgul sendirilah yang memilih untuk mengikuti Etan.


" Rawatlah dia baik - baik Etan, Ras Naga berkepala tiga merupakan Binatang Spiritual terkuat di Alam semesta ini, aku yakin kamu bisa mengeluarkan Potensinya " ucap Yin mantap.


Etan menganggukkan kepalanya " Terimakasih Tuan Yin, maaf sempat berburuk sangka pada Anda " Etan menangkupkan tinjunya.


.


.


.