Sistem Over Power

Sistem Over Power
Perang Besar 3


Awalnya Yin mengira jika Etan perlu beberapa waktu lagi untuk mengembangkan kekuatannya, karena itu dia masih ragu mengatakan jika Etan adalah Tuannya.


Tapi setelah dia melihat kekuatan Etan yang sekarang, Yin tanpa ragu mengatakan kalau Etan adalah Tuannya, karena mau bagaiamanapun Yin sudah sedikit mengetahui watak Etan.


Walaupun Etan memiliki banyak istri tapi dia tidak pernah berniat merundung orang yang lebih lemah darinya, dia malah melindungi mereka. Untuk itulah Yin yakin kalau Etan memang layak menjadi penguasa alam semesta.


" Booooommm


Asap mengepul ketika kekuatan Yin yang sangat kuat menghantam Gon.


Yin menyepitkan matanya karena Gon bisa dengan mudah menangkis pukulannya.


" Apakah cuma seperti itu kekuatanmu Yin !" Gon menyeringai.


Yin melompat mundur " Cih !, Teknik bayangan !" Tubuh Yin berubah menjadi sepuluh orang.


" Wuzzz


" Wuzzz


" Wuzzz


Sepuluh Yin menyerang Gon secara bersamaan, Gon mengeluarkan Artefak pertahan surgawi.


" Boommm


" Bommm


" Bommm


Bentuaran serangan Yin dan Artefak pertahan surgawi membuat tanah bergetar hebat, rumah - rumah yang ada didekat tempat tersebut ambruk karena getaran serangan tersebut.


Yin terus menyerang Gon dengan kekuatan penuhnya, dia ingin cepat mengakhiri pertarunfan tersebut.


Tapi Artefak Gon sangat kuat, hingga Yin tidak bisa menembusnya sama sekali.


Gon kemudian mulai menyerang Yin " Segel pemanggilan !, badai Api !!"


Sebuah Segel Oktagram muncul, segel tersebut bersinar dan mengeluarkan Api yang sangat besar hingga menghanguskan setiap tempat yang dilewati Api tersebut.


" Segel pemanggilan !, Ombak Laut ! " Yin juga tidak mau kalah.


" Byuurrrr !" Ombak Laut yang besarnya sama dengan badai api Gon langsung menerjang.


" Bsttttttt


" Duaaaarrrr


Dua Elemen yang bermusuhan tersebut bertabrakan, hingga membuat daerah sekitar langsung tertutup asap Tebal.


Pandangan Yin dan Gon sama - sama kabur karena asap tersebut, tapi mereka masih bisa merasakan energi Spiritual masing - masing.


" Segel pemanggilan !, Hujan air Jarum !" Yin langsung membuat segel lagi.


Segel berbentuk Oktagram dengan ukuran yang sangat besar muncul, ketika segel tersebut bersinar Hujan air jarum jatuh dengan kecepatan Ekstrim.


" Segal pemanggilan !, Kubah Api !" Gon langsung membuat kubah Api yang menutupi dirinya.


Air jarum yang berjatuhan ketika mengenai kubah Api langsung menguap.


Yin tersenyum " Mati kau Gon ! " Teriak Yin.


Segel kedua di langit muncul, bukan Air lagi yang keluar melainkan besi - besi tajam yang datang ke arah Gon dengan cepat.


Gon tidak menyadari kedatangan besi - besi tersebut, karena pandangannya terhalang oleh kubah Apinya.


Gon hanya tahu jika Yin hanya memiliki teknik segel air saja, dia tidak mengetahui kalau Yin juga sudah mempelajari segel Besi dan Angin.


" Clap


" Clap


" Clap


" Duar


" Duar


" Duar


Besi - besi tersebut terus berjatuhan bagaikan hujan kearah Gon, tanpa berhenti, selama sepuluh menit.


Yin menarik segelnya, asap mengepul ditempat Gon berdiri tadi, ketika Asap perlahan menghilang. terlihat seekor Binatang spiritual Kura - kura yang mati akibat tertancap ratusan besi yang dikeluarkan Yin.


Yin terkejut, dia sangat marah saat melihat binatang Spiritual yang dijadikan tameng Gon.


Yin menggertakkan giginya " Segel Angin !, tombak angin !, Segel Besi !, Hujan Besi !"


Yin tanpa ampun menyerang Gon, Gon langsung menggunakan Artefak penyerangan dan pertahanan secara bersamaan.


Serangan Yin bisa di tahan Oleh Gon, tapi Artefak penyerangan Gon berhasil mengenai tangan kiri Yin yang langsung lepas dari tempatnya.


" Hoek ! " Yin memuntahkan seteguk darah.


Gon tersenyum karena berhasil melukai Yin, tapi tanpa terduga Rugan sudah melilitnya memggunakan lidahnya yang panjang.


" Tuan Yin sekarang !" teriak Rugan.


Gon terkejut ketika dia tidak bisa bergerak, tapi dia sudah terlambat menyadarinya.


Yin langsungemgalirkan Energi spiritualnya berkali - kali lipat dia segel yang dia buat, serangannya menambah kuat.


" Krak


" Krak


".krak


" Crang !


Artefak perlindungam dan penyerangan Gon hancur berkeping - keping.


".Rugan larilah !" Teriak Yin Khawatir dengan bawahannya.


Tapi Rugan hanya tersenyum saja " Semoga kita bertemu lagi jika aku bereinkarnasi Tuan Yin !".Rugan semakin mengencangkan ikatan lidahnya pada Gon.


Gon lanik karena dia tidak bisa menggunaka teknik segel, pasalnya tangannya terikat.


" Boom


" Bomm


" Boom


Tombak angin dan Besi berjatuhan mengenai Gon dan Rugan dengan sangat deras.


Yin menatap Rugan tidak percaya, karena dia mengorbankan nyawanya sendiri di hadapan Yin.


Yin ambruk di tanah, dia tidak memperdulikan lukanya, dia hanya sedih karena Rugan yang sudah seperti keluarganya terbunuh oleh tekniknya.


Asap tebal perlahan menghilang, tubuh Gon dan Rugan tertancap puluhan tombak besi, tubuh mereka juga berlubang oleh tombak angin Yin.


Gon dan Rugan mati bersamaan ditempat tersebut, Area sekita pertarungan luluh lantak akibat kekuatan kedua orang yang sudah hidup ratusan tahun tersebut.


Sementara itu di tempat Etan, dia sedang menerima semua serangan para pemimpin pejuang kekaisaran.


" Duar


" Duar


" Duar


Etan tidak berniat menghindar sama sekali, dia tetap melayang ditempatnya.


Ketika asap perlahan menghilang, para pemimpin Pejuang mereka semua tercengang karena Etan tidak terluka sedikitpun.


" Sial !, kenapa dia masih hidup ?!"


" Apakah dia memiliki Artefak surgawi ?"


" Masa bodo dengan itu, ayao serang bersamaan !"


Mereka semua langsung menyerang Etan secara bersamaan dengan kekuatan penuh mereka.


Sayangnya kekekuatan mereka hanya seperti menggelitiki Etan saja.


Etan memyeringai " Apakah kalian sudah cukup menyerangku ?, sekarang giliranku !"


Etan mengeluarkan Ke empat Elemennya dan langsung menaruh ke empat Elemennya di atas pemimpin pejuang.


Para Pemimpin pejuang mendongak keatas, terlihat empat Elemen Etan yang semakin membesar perlahan - lahan.


.


.


.