Sistem Over Power

Sistem Over Power
Munculnya diskusi Panas keluarga Besar


Burdi bertanya dengan penasaran " Tapi bagaimana kamu bisa selamat ?"


Wajah Dorti tenggelam sangat serius " Tuan Bralen , bukan hanya kekuatan Tuan Clark yang sangat kuat , dia juga mempunyai Harta ilahi ! "


Bralen berdiri karena terkejut " Jelaskan Dorti !" ucap Bralen bersemangat.


Dorti mengangguk " Waktu aku sudah terkapar kalah , aku sudah tidak bisa berdiri lagi , mungkin tulang kaki dan punggungku sudah patah , ditambah luka dalam yang aku derita akibat serangan - serangan asisten Tuan Clark , tapi... Tuan Clark hanya memberikanku sebutir pil dan.. hanya dalam hitungan detik lukaku pulih seperti yang kalian lihat " ucap Dorti yakin.


Tubuh Bralen bergetar hebat , Wajahnya terlihat bersemangat , Bele yang melihat Bralen seperti itu bertanya " Kakek kenapa ?"


Bukannya menjawab Bralen malah tertawa " Hahaha.... "


Semua orang menatap Bralen dengan heran , pasalnya mereka tidak pernah melihat Bralen tertawa seperti orang gila.


Saat semuanya bingung Bralen buka suara " Dorti apa kamu tahu apa nama pil tersebut ?" tanya Bralen sangat bersemangat.


Dorti menggeleng , pasalnya dia memang tidak pernah melihat itu , Bralen buka suara lagi " Pil penyembuhan Dewa , hanya orang pilihan yang dapat membuat pil tersebut , yang aku tahu hanya ada satu orang yang dapat membuat pil tersebut Loan Darknes !"


Burdi bertanya " Jadi maksud Ayah..."


Bralen mengangguk sambil tersenyum " Ya... Seharusnya kita bangga karena kita akan bekerja sama dengan anak Muda yang memiliki kemampuan tersebut !"


Bralen diam sebentar kemudian melanjutkan " Loan membutuhkan seratus tahun untuk bisa membuat pil penyembuhan dengan sempurna , Tapi..Tuan Clark dia yang masih dua puluhan tahun dapat membuat sebuah pil yang sama , jadi apa kalian masih meragukan kemampuannya ?" tanya Bralen menatap semua anggota keluarganya dengan tajam.


Semua anggota keluarga Muse mulai mengerti isi perkataan Bralen , karena mereka bukanlah orang bodoh.


" Saya juga akan mengikuti Tuan Clark !" pemimpin Cabang tiga keluarga Muse berdiri.


Di ikuti pemimpin cabang ,1 ,2 dan seterusnya , mereka sudah tidak meragukan Etan lagi , berkat kata - kata Bralen yang menyadarkan mereka.


Bralen tersenyum puas " Burdi, cepat hubungi Tuan Clark !, bilang padanya keluarga Muse sekarang ada bersamanya !" ucap Bralen puas .


" Dimengerti Ayah !" jawab Burdi tegas.


***


Sementara itu Etan sedang melampiaskan gairahnya bersama Vivi , dia sedang menyusuri semua lekuk tubuh Vivi dengan tangannya.


Terdengar Vivi mengerang syahdu, suaranya yang begitu lembut membuat darah Etan berdesir.


Saat Etan sedang ingin menggagahi Vivi dengan pusakanya, Ponsel Etan berdering , tapi Etan membiarkannya saja sampai mati sendiri.


Tapi kemudian berdering, lagi dan lagi terus berdering membuat Etan jengkel ,karena malam syahdunya di ganggu.


" Sayang angkat dulu ,siapa tahu penting " Ucap Vivi lembut .


" Memangnya ada yang lebih penting dari kamu ?"goda Etan.


Vivi tersenyum " angkat dulu sayang , biar tidak mengganggu kita "


Etan mengambil ponselnya tanpa mencabut pusakanya dari goa Vivi " Halo ada apa ..."


" Uhhhhhhh !" Vivi mendesah.


Burdi diseberang telepon mengerutkan keningnya ,saat dia mau bicara ,Burdi mendengar ******* Wanita lagi.


" Ahhhhhhhh !


" Tidak usah sungkan , ada apa Tuan Burdi ?" Etan menyentak pusakanya hingga Vivi mendesah lagi.


" Ahhhh... sayang pelan - pelan "


' glek ' Burdi menelan ludah ,dia kemudian menjawab " Tuan Clark keluarga Muse..."


" Aaaaaahhhhhhhhh " Etan yang sudah tidak tahan menggenjot Vivi dengan Cepat.


Burdi berkeringat dingin , dia cepat - cepat mematikan ponselnya dan menghela napas " Astaga... apa yang aku lakukan ?"


Burdi merasa bersalah karena telah mengganggu kenikmatan yang sedang Etan lakukan , Burdi akhirnya tidak menelpon lagi , karena dia tidak ingin mengganggu, jadi dia akan menelpon Etan lagi besok.


Sementara itu Etan semakin gencar menggenjot Vivi , bukannya kesakitan Vivi malah terlihat sangat senang.


Dia menggeliat seperti ular mengikuti irama genjotan pusaka Etan.


Hingga akhirnya mereka mengakhiri pertempuran saat menjelang pagi.


Keduanya tidak ada yang kecapean , karena Vivi memiliki tubuh robot , sementara Etan Vitalitasnya sudah Dewa akhir .


Sebenarnya mereka bisa bertempur sampai tiga hari tiga malam , tapi Etan mencukupinya sampai di situ saja , karena dia pikir hidup bukan cuma untuk bercumbu dengan wanita.


Dia juga butuh bekerja keras untuk mewujudkan impiannya.


Pagi - pagi sekali Vivi sudah meninggalkan Vila , karena dia ingin membeli semua barang yang Etan mau.


Tentu saja sekarang Vivi bisa dengan mudah mendapatkan semuanya ,karena Provinsi Longtown sudah sepenuhnya di kuasai Clark Industries, di tambah keluarga Muse yang notabenya menguasai provinsi Burn sudah ada di pihak mereka , jadi akan sangat mudah mencari barang yang Etan pesan.


Setelah kepergian Vivi , Etan menerima panggilan dari Burdi " Kenapa tadi malam teleponnya di matikan Tuan Burdi ?"


Burdi di seberang telepon tersenyum kecut " Maaf Tuan Clark , saya tidak bermaksud mengganggu Anda " ucap Burdi jujur.


Etan menghela napas , dia tahu semalam pasti Burdi mendengar ******* Vivi " jadi ada masalah apa ?" tanya Etan tanpa basa - basi.


" Tuan Clark , Keluarga Muse setuju untuk bekerja sama dengan anda , kami...."


Burdi belum selesai bicara Etan memotongnya " Aku tahu itu , aku akan ke provinsi Burn besok untuk melihat - lihat tempat yang pas untuk membangun pangkalan militer pasukan Khususku !" setelah mengatakan itu Etan langsung mematikan ponselnya.


Burdi hanya menghela napas lega , karena keluarganya bisa bekerja sama dengan Etan.


****


Sementara itu di sebuah Mansion yang sangat megah kediaman keluarga Darknes dia sedang bertemu dengan beberapa keluarga kuat lainnya.


" Tuan Loan... apakah tidak apa - apa membiarkan Etan Clark bertindak sesuka hatinya ?" Tanya Malvin Vox pemimpin keluarga Vox yang sekarang.


" Benar Tuan Loan , kita seharusnya memberikan dia peringatan ,agar tidak semena - mena menghancurkan tatanan keluarga yang sudah berdiri puluhan tahun ini " Timpal Harley York pemimpin keluarga York.


Lilian Barnes tersenyum " bukankah seharusnya kalian tidak usah memikirkannya , lagi pula dia tidak punya niat menghancurkan keluarga lain jika tidak di ganggu ?" Lilian Barnes , satu - satunya pemimpin keluarga Wanita di antara keluarga besar lainnya.


Loan yang notabenya sudah menjadi patriak keluarga Darknes menghela napas " Kalian ini selalu mengeluh saja , benar kata Lilian ,selama dia tidak mengganggu keluarga kita biarkan saja , tentang keluarga Long dan Vros , kalian tentu sudah tahu mereka , jika anak ini tidak muncul mungkin Keluarga Loyd juga akan menghancurkan mereka cepat atau lambat "


Para pemimpin keluarga besar mengangguk mengerti , faktanya keluarga Long dan Vros memang sering menggunakan cara kotor untuk menghasilkan uang.


Alasan kenapa tidak ada yang berani menyerang kuarga Long di antara keluarga besar lainnya , itu karena surat perjanjian yang ditanda tangani mereka bersama , dan pembuat surat perjanjian tersebut yang membuat keluarga Long , jadi mereka saling menghormati satu sama lain.