Sistem Anime Traveler

Sistem Anime Traveler
Xiao Clan


Saat ini Zed sedang melesat ke arah Clan Xiao. Dia tak terburu-buru ke sana dan hanya berlari di antara pepohonan dengan santai.


"Tolong...!!!"


Dari jauh terdengar suara seorang wanita yang meminta Tolong.


Zed merubah arahnya dan berlari ke arah suara itu berasal. Zed menggunakan persepsi Spiritual dan Haki pengamatannya.


Dan saat dia mengetahui apa yang sedang terjadi di sana, Zed tersenyum dan mulai melambat.


Karena itu adalah kejadian di mana Xiao Yan berniat menolong seorang wanita yang di ganggu oleh tiga orang laki-laki, namun malah Xiao Yan yang di pukul.


Pada akhirnya Xiao Xun Er atau lebih akrab di panggil Xun'er, menolongnya dan mengurmsir mereka semua.


Zed menggunakan Sihir kata miliknya dan membuat dirinya tembus pandang dan tak bisa di rasakan.


"Stealth"


Lalu Zed mendekati tempat itu dan melihat dari kejauhan, dan benar saja di sana Xiao Yan sedang di pukuli bahkan gadis yang tadinya di tolong ikut memukulnya karena di ancam.


Dan Xun'er datang menolong Xiao Yan taklama setelah itu.


Zed yang saat ini memiliki identitas sebagai Saudara Xiao Yan, walau hanya Status namun bagai manapun sifat Zed itu menentukan.


*Jika kau tak mengusikku. Bahkan jika membunuh orang di depan ku, aku takan perduli.


Namun jika kau mengganggu ku atau siapapun di sekitar ku.


Maka bersiaplah bertemu Yama.*


Itu adalah Moto hidup Zed. Dan Itu sangat sesuai dengan tempat ini. terutama di dunia di mana kekuatan adalah segalanya. Bunuh atau di bunuh.


Zed menggunakan Clon untuk muncul tak jauh dari Tiga orang tadi dan gadis sebelumnya yang menganggu Xiao Yan dan memukul orang yang hendak menolongnya.


Saat ketiga orang sebelum nya sedang berlari tiba-tiba terdengar suara dan semuanya langsunh mematung di tempat.


"Berhenti.."


Zed keluar dari balik pohon, dia menggunakan Kehendak Dewa untuk membuat ketiganya menurutinya.


"Bos. Apa yang terjadi.. Aku tak bisa bergerak.." salah satu orang itu ketakutan dan bingung.


"Sii siapa kau..??" orang yang di panggil bos itu menanyakan siap Zed.


"Kalian tak perlu tau siapa aku, namun karena kalian sudah mengganggu saudara ku. Kalian pikir bisa pergi begitu saja.." Zed berbicara sambil mendekati mereka dan mulai menarik keluar pedangnya.


"Bersiaplah bertemu Yama.."


"Ammpunn.. Maa.." sebelum orang orang itu menyelesaikan kata-katanya, kepala mereka sudah terpisah dari badan mereka.


Itu hanya sekilas, namun dengan kecepatan dan kekuatan Zed, dia bisa memotong mereka dalam sekejap mata..


Setelah itu zed menghilang dari sana.


Dan di tempat lain clon Zed juga muncul di depan gadis sebelumnya dan sudah langsung memegang lehernya.


"Kau tau.. Aku paling benci orang munaafik." Zed


"Kau sudah di tolong namun masih tega menyerang penolong mu, walau kau di ancam. Bagiku itu tak termaafkan."


Zed mematahkan lehernya tanpa menunggu jawaban gadis itu lalu membakar nya dengan api Abadi miliknya,dan merubahnya menjadi abu.


"Untuk sekarang aku takan menunjukkan diriku dulu, aku akan melihat pemeriksaan Dou Qi Xiao Yan dan lainnya dari batang-bayangan." zed


"Stealth"


Setelah itu zed pergi ke Xiao Clan menyusul Xiao Yan dan Xun'er,


Dia duduk atas bangunan tetua dan Patrick Xiao Clan.


Dengan Stealth tak ada yang menyadari keberadaan nya. Dan di tambah kekuatan paling kuat di sini hanya ayah Xiao Yan, Xiao Zhan. Di tingkat ke Lima Dou Shi, atau Dou Master.


Itu satu tingkat di bawah Zed yang sudah di tingkat Da Dou Shi atau Dou Grandmaster Tingkat Sembilan.


Saat ini Xun'er melompat ke podium pemeriksan dan kemudian Hasilnya adalah Dou Zhi Qi atau Dou Disciple tingkat sembilan Rank Tinggi/puncak.


Banyak orang memuja dan memuji kejeniusan Xun'er, bahkan para Tetua pun sama.


Kemudian giliran Xiao Yan hasilnya adalah Dou Zhi Qi, Dou Disciple tingkat Tiga rang Rendah.


Bayak orang yang sebelumnya memujinya sekarang mencela dan menghina nya..


"Tikus-tikus sialan dan Para kentut tua sialan ini. Jika bukan anggota Clan sudah aku musnahkan mereka semua." Zed.


Tak lama ada seseorang yang mengabarkan orang-orang dari Yun Lun Sect berkunjung ke klan Xiao.


"Seperti akan ada pertunjukan.." Zed.


"Elder Ge Ye dan Na Lan Yan Ran datang mengunjungi klan Xiao untuk membatalkan pertunangannya, jika hanya membatalkan nya aku tak masalah, namun sikap dan sifat yang di tunjukkan benar-benar membuatku muak."


"jika dia tak penting untuk pertumbuhan Xiao Yan, aku akan membunuhnya. Huuhhh..."


Lalu Zed berdiri di luar dan melihat apa yang terjadi di dalam ruangan.


Di sana dia melihat NaLan YanRan dengan bangga dan sombong mengatakan.


"Kepala Clan Xiao Zhan, maaf atas kelancanganku. Kami datang ke sini demgan satu tujuan,." NaLan YanRan


"Aku NaLan YanRan akan memutuskan pertunangan ku dengan Xiao Yan.."


Lalu setelah itu kepala Clan Xiao Zhan mengeluarkan teknik Kemarahan Singa Furious! Level: Xuan Tengah!


Dan Elder Ge Ye menggunakan Green Wood Sword! Level: Xuan Rendah!


Lalu Xiao Yan masuk dan kerana marah dia tak terima di permalukan jadi dia membuat dirinya di tusuk oleh pedang NaLan YanRan


Kemudian mereka membuat perjanjian Tiga Tahun dari sekarang.


"Yan'er.. Kau benar-benar Anak dari keluarga ini.." Xiao Zhan


"Elder Ge Ye, pergilah.. Dan bawa semua barang-barang mu.."


"Baiklah.. Kami permisi.." Elder Ge Ye


dan saat NaLan YanRan bersiap untuk pergi namun tiba-tiba ada bayangan yang sangat cepat masuk dan mencekik leher NaLan YanRan dan mengangkatnya.


Itu adalah pemuda dengan rambut putih silvernya, dan dengan pakaian seperti kimono putih jepang dan celana hitam dengan pita di pinggangnya serta pedang di belakangnya.


"Zed...!!" semua orang di Xiao Clan mengenalinya, dia adalah Zed, anak angkat Xiao Zhan. Saudara angkat Xiao Yan


Saat ini Zed memakai pakaian Sasuke di arc Shippuden.


"Lepaskan dia nak..!!" Elder Ge Ye mencoba menyerang Zed dengan kekuatan penuhnya di Bintang 7 Da Dou Shi


Namun dengan mudah Zed menangkap tinjunya, dan kemudian menendangnya keluar..


Zed kemudian melihat ke arah NaLan YanRan di tangannya dengan mata merah darah miliknya.


"Kau tau.. Aku paling benci Gadis kecil yang sombong.."


NaLan YanRan yang di pegang lehernya mencoba melawan, namun tak bisa melepaskan cengkraman Zed sama sekali.


"Ssii siapa kau..??" NaLan YanRan mencoba bertanya siapa orang yang menyerang nya..


"Aku Zed. Xiao Zed.. Dan aku adalah saudara dari orang yang kau sakiti itu. Kau hanya di tahap Dou Practitioner bintang 3 namun seolah-olah kau adalah penguasannya.. Aku bisa saja membunuhmu sekarang.


Tapi kau telah membuat janji dengan adik kecilku,jadi aku akn melepaskanmu sekarang."


Lalu Zed melemparkan NaLan YanRan ke arah Elder Ge Ye yang telah bangun..


Elder Ge Ye langsung menangkap NaLan YanRan,


" Nak apa kau tau apa yang kau lakukan..?? "


" Ohh... Apa itu. Yang aku tau, aku hanya mengusir Hama yang menjengkelkan di rumahku.." Zed berbicara samb mengeluarkan Da Dou Shi atau Dou Grandmaster bintang Sembilan.


Merasakan tekanan Zed semua orang terkejut, tak hanya Elder Ge Ye dan NaLan YanRan. Tapi seluruh anggota clan Xiao yang hadir di sana juga terkejut.


" Dou Grandmaster bintang Sembilan...??!!!!"


"ini tidak mungkin.. Dia hanya Tujuh belasan tahun dan sudah mencapai Dou Grandmaster bintang Sembilan..." Elder Ge Ye


"pergilah dan tunggu Tiga tahun lagi, adik kecilku akan datang ke clan kalian.." Zed.


Setelah itu rombongan dari Yun Lun Sect meninggalkan kediaman Xiao Clan.


Sengan amarah dan rasa ngeri, Lima belas tahun mencapai Dou Zhe atau Dou Practitioner saja bisa di anggap jenius.


Tapi Zed yang baru berumur Tujuh belas tahun bahkan sudah di atas tingkat Tetua Yun Lun Sect. Dou Grandmaster bintang Sembilan. Ini bakat yang sangat menakutkan..


"Zed.. Kau sudah kembali..?" Xiao Zhan


"Ya ayah aku telah kembali.." Zed


"Dou Qi mu..?? Kauu.. Kauu sudah.." Xiao Zhan


"Ya.. Aku sudah menemukan cara agar aku bisa berlatih. Dan aku tau ada banyak pertanyaan yang ingin ayah tanyakan, tapi.." Zed berhenti bicara dan melihat Xiao Yan


"Lebih baik kita urus Yan'er dulu untuk sekarang, atau dia bisa mati kehabisan darah.."


"Akhhh itu benar.. Cepat seseorang panggil Dokter.." Xiao Zhan yang baru ingat kondisi Xiao Yan yang sudah pingsan langsung panik.


"Aku akan membawanya ke kamar, panggil dokter ke kamarnya nanti.." lalu Zed mengangkat Xiao Yan dan berniat pergi tapi..


"Ehhh... Aku lupa di mana letak kamar Xiao Yan..?? Xun'er tunjukan kamar Xiao Yan.."


"Baik kak. Aku akan menunjukannya.." Kemudian Zed di antar oleh Xun'er ke kamar Xiao Yan, dan di sana dokter datang merawat luka Xiao Yan.


Setelah dokter pergi, di sana hanyabada Zed, Xun'er dan Xiao Yan yang masih pingsan.


"Xun'er, Xiao Yan sangat menghargai mu..


Aku tak terlalu perduli latar belakangmu. Bauk dari clan tersembunyi atau dari keluarga Gu sekali pun. Namun.." Zed


"jika kau menghianatinya aku takan segan-segan mengnhancurkan keluarga mu."


"Kau.. Kau. Dari mana kau tau itu..??" Xun'er kaget dan waspada terhadap Zed karena mengetahui latar belakangnya yang sesungguhnya.


"Tak penting dari mana aku tau,


Aku bahkan tak perduli dengan kunci yang kau cari, yang jelas. Aku hanya ingin kau tak pernah membuatnya terluka." Zed


"Kau bahkan tau tujuanku datang kemari..?? Siapa kau sebenarnya..??" Xun'er mencoba menyerang Zed namun dengan mudah zed menghindarinya.


"ayoo lahh.. Apa aku harus memperkenalkan diri lagi.." Zed.


"Xun'er, aku tak perduki dengan dari mana atau untuk apa kau di sini..


Yang jelas, aku akan melawan siapapun yang berani mengusik keluarga ku."


Mendengar itu Xun'er sedikit lebih tenang, karena jika Zed memang ingin kunci itu juga, dia pasti bisa mendapatkan nya tanpa mengatakan asal usul nya.


Setelah itu zed mulai berjalan keluar kamar itu, dan sebelum keluar zed mengucapkan sesuatu.


"oh benar, Xun'er akan lebih baik jika kau yang mendampingi Yan'er dari pada gadis Yun Lun Sect tadi.. Jadi aku akan menitipkan nya padamu.."


Kemudian Zed menutup pintu itu dan pergi meninggalkan Xun'er yang memerah.


"Zed.. Siapa dia sebenarnya. Yang aku tau, dia itu hanya seorang anak Yatim piatu saat masih bayi dan di besarkan oleh paman Xiao Zhan.." Xun'er


"Karena suatu alasan, dia sedari kecil sama sekali tak bisa berlatih Dou Qi Dan Lima tahun lalu dia meninggalkan Clan untuk mencari cara agar dia bisa berlatih."


"Tapi.. Siapa sangka, hanya dalam Lima tahun dia sudah mencapai Dou Grandmaster bintang Sembilan.."


"Terlebih lagi.. Apa mata itu, aku belum pernah mendengar atau melihat mata seperti itu di catatan clan skalipun."


"Tapi...??" Setelah mengingat kalimat terakhirnya sebelum keluar. Muka Xun'er memerah dan kemudian lari meninggalkan kamar Xiao Yan juga.


.


.


.


.


. . ________\=Skip\=_______


Di Ruang kerja kepala Klan Xiao Zhan


*Tookkk tookkk tookkk..


"Masuklah..." Xiao Zhan


"Ayah.." Zed masuk ke dalam dan menyapa Xiao Zhan, karena status nya saat ini adalah anak angkat darinya.


"Zed.. Bagai mana caramu agar bisa berlatih Dou Qi, dan Bagai Mana kau bisa sekuat ini.. Dan mata merah apa itu..??"


"Ya. Ceritanya panjang.. Jadi saat aku pergi keluar... ...." zed terus berbicara menjelaskan perjalanannya atau lebih tepatnya mulai berbohong untuk penjelasan.


"Secara singkatnya aku menemukan warisan seorang ahli yang mungkin sudah ada di tahap Dou Di. Dan dari sana aku menemukan cara agar aku bisa berlatih lagi." Zed


"Dan saat aku mulai berlatih, orang itu mewariskan kekuatan mata ini padaku."


"ini di sebut mata RinneSharingan atau Maya Samsara roda Penyalin.."


"Baguss... Baguss.. Baguss.. Aku tak pernah perduli dari mana atau bagai mana sebenarnya, aku hanya selalu berharap kau bisa pulang dengan selamat.." Xiao Zhan memeluk Zed.


Karena semasa kecil dalan ingatannya, entah bagai mana Zed sama sekali tak bisa berlatih Dou Qi. Dan dia selalu menjadi ejekan semua orang.


Namun, baginya Zed tetap anaknya. Dan dia sama seperti yang lainnya.


" Baiklah kau pasti masih lelah. Istirahat lah sekarang.. Dan jika kau mau, kau bisa masuk ke Aula bertarung untuk mengambil.teknik bertarung di sana.. "


"Baiklah. Ayah.. Aku akan kembali ke kamar ku sekarang." Zed


"Aku permisi.."


Kemudian Zed meninggal kan ruangan itu.


Zed datang ke ruangan Xiao Yan kembali dan kemudian melihat ke arah cincin yang Xiao Yan pake sebagai kalung.


"Jadi akan berapa lama kau di sana mengambil Dou Qi adik kecilku.. Yao Lao..??"


.


.


.


. BERSAMBUNG