
Beberapa bulan sebelum Zed menyelesaikan Kultivasinya..
Wilayah The Wind Lightning Mountain Range.. Tepatnya di Gunung Petir..
Gunung Petir ini sangat tinggi.. Bahkan takan dapat melihat puncaknya ketika di lihat dari dasar lembah...
Bagian tengah gunung ini tertutup kabut tebal. Kabut ini sedikit gelap, dan samar-samar ada kilatan petir di dalamnya. Melihat dari kejauhan, puncak gunung ini sepertinya tertutup oleh banyak sekali petir, membuatnya tampak sangat megah.
Bagian atas Lightning Mountain adalah Wind Lightning Pavilion. Pertahanan tempat itu luar biasa ketat. Karena saat ini sedang diadakan pertemuan akbar empat pavilion...
Pertemuan kali ini akan diadakan antara generasi muda, dengan kualifikasi bahwa mereka telah mencapai Dou Huang Bintag Tiga dan berumur kurang dari Tiga puluh Tahun.
Saat ini di bangku penonton, Xiao Yan sedang mengamati pertandingan di atas lapangan dengan sesekali dia melihat ke arah Feng zun-zhe. Teman gurunya Xiao Yan, Yao Lao.
Saat ini Xiao Yan tengah mengamati para peserta dan dia melihat seorang kenalannya di antara peserta itu.
Dia adalah Lin Yan.
Lin Yan yang telah menemani Xiao Yan dari Akademi Jia Nan ke Kekaisaran Jia Ma saat itu. Namun, ketika Xiao Yan pergi ke lembah untuk melakukan retret, Lin Yan, Lin Xiu Ya, dan Liu Qing meninggalkan Kekaisaran Jia Ma bersama-sama
Itu tidak terduga bahwa Xiao Yan akan benar-benar dapat bertemu dengan orang ini di tempat ini …
Sejak Xiao Yan menemukan sosok Lin Yan, matanya tetap fokus padanya. Dengan penglihatannya, dia secara alami mampu menceritakan kekuatan yang terakhir ini dalam sekejap. Empat bintang Dou Huang. Kekuatan ini mungkin dianggap cukup bagus di tempat lain, tetapi hampir tidak dianggap memenuhi persyaratan untuk berpartisipasi dalam kompetisi di tempat ini.
Seleksi awal dari kompetensi ini adalah sistem battle Royal, dimana mereka akan saling bertarung satu sama lainnya dalam satu arena besar...
Pada saat ini, arena telah jatuh ke dalam kekacauan total. Suara jernih bertabrakan Dou Qi dan benturan pisau bergema di sekitar. Dalam situasi kacau ini, ada sejumlah orang yang terus menerus memuntahkan darah dan mengundurkan diri meskipun orang-orang yang hadir adalah orang-orang yang kuat. Tempat ini terlalu kacau. Jika seseorang berhasil mempertahankan depan mereka, mereka tidak dapat mempertahankan punggung mereka. Musuh ada di sekitar mereka. Jika seseorang ceroboh, akan ada pukulan fatal menuju ke arah seseorang. Blades tidak memiliki mata dalam kompetisi semacam itu. Terluka adalah masalah yang sering terjadi. Jika seseorang berteriak ‘Aku mengaku kalah’ tepat sebelum mengalami pukulan fatal, secara alami tidak akan ada langkah pembunuhan terhadap peluncuran melawan pecundang menurut aturan.
Kekacauan berlanjut selama kurang dari sepuluh menit, tetapi ada lebih dari selusin pesaing yang terluka parah yang tidak memiliki pilihan selain meninggalkan arena. Lagi pula, jika mereka terus bertarung, itu tidak akan lagi hanya menjadi masalah cedera serius …
Awalnya Xiao Yan hanya berniat menonton saja, namun saat melihat Lin Yan terluka karena serangan menyelinap dari Wang Chen. Dan lagi saat Lin Yan mencoba menyerah namun Wang Chen tak mau mengakuinya dan mencoba membunuh Lin Yan, Xiao Yan akhirnya memutuskan naik ke panggung dan menyelamatkannya..
Dari sana akhirnya Xiao Yan bertarung dengan Wang Chen, dan mengungkapkan kekuatannya sebagai seorang Dou Zong..
Dan saat Wang Chen mengakui kekalahannya, dia mengungkapkan identitas Xiao Yan yang saat itu sedang menyamar. Dan akhirnya semua orang mengenalinya, terutama orang-orang Wind Lightning Pavilion..
Setelah itu dia harus menghadapi Fei Tian, dari pavilion Wind Lightning yang memiliki gerakan Tiga ribu Lightning Illusionary Bodhy.
Sampai pada akhirnya kalung yang terdapat cincin penyimpanan Yao Lao terlepas dan di lihat oleh Feng Zun Zhi.
Dan dia akhirnya mendapatkan perlindungan darinya.
Kemudian setelah itu Xiao Yan harus bertempur dengan Feng Qing er yang merupakan keturunan dari Haven Demons Phoenix.
Di saat terakhir pertempuran itu, Feng Qing er merasakan inti darah dari Heaven Demon Phoenix milik sukunya ada pda Xiao Yan..
"Aroma ini.. Apakah ini inti darah Phoenix kuno..??" Feng Qing er
"Xiao Yan..!! Berani sekali kau menyentuh sesuatu milik suku Heaven Demon Phoenix ku..??"
"Kristal apa.?? Apakah bisa di makan..??" Xiao Yan mencoba berakting di sini.
"Jangan pura-pura.. Itu ada di dalam botol barusan..!! Cepet keluarkan..!!" Feng Qing er
"Botol yang mana...?? Aku ini Alkemia, aku punya banyak botol..!!" Kata Xiao Yan sambil mengeluarkan banyak botol obat miliknya..
Tiba-tiba suara lain muncul di belakang Feng Qing er.
"Qing er, tak perlu banyak bicara lagi..
Kita harus menangkap si pencuri dan mengambil kembali curiannya.
!! Kita akan menggeledahnya dan lihat apa lagi yang bisa dia katakan..!!" Setelah mengatakan itu, orang itu tak lain adalah Lei Zun Zhi langsung mencoba menyerang Xiao Yan, namun tiba-tiba di halangi oleh angin dan dari atas Feng Zun Zhi turun mencegahnya..
"Pak tua Lei. Karena kau yang memulainya, jangan salahkan aku..
Hari ini takan ada yang bisa menyentuhnya..!" Feng Zun Zhi melindungi Xiao Yan di sana.
Setelah melihat Lei Zun Zhi tak bisa bertindak lebih jauh karena ada Feng Zun Zhi di sana, Feng Qing er maju untuk mengajukan teknik khususnya.
" Guru..!! Suku ku memiliki skikl pencari Rahasia. Ini menggunakan kekuatan Spiritual untuk mencari ke dalam barang yang memiliki inti Darah..!!"
"Bagus..!! Feng Xian, tak ada yanh bisa kau katakan sekarang..!!" Lei Zun-zhe
"Benar..! Kalau aku masih tak menemukan inti Darah Phoenix kuno dengan Skil rahasia, Aku akan meminta maaf..!!" Tambah Feng Qing er
"Xiao Yan.. Apa kau berani menerimanya..??"
"Xiao Yan kupikir...." Feng Zun-zhe sekit khawatir, namun..
"Akan ku terima untuk membuktikan aku tak bersalah dan reputasi pavilion falling Star..!!" Xiao Yan menjawab dengan berani di sini..
"TAK PERLU... SIAPA YANG BERANI MENGGELEDAHNYA, AKU AKAN MEMUSNAHKANNYA...!! "
Sebuah suara terdengar saat itu. Suara itu walaupun terdengar sangat pelan namun bisa di dengar oleh semua orang di sana..
"Siapa barusan yang berbicara..??"
"Enatahlah.. Itu seperti suara yang langsung masuk kekepalaku.."
"Ya.. Aku juga mendengar nya.."
Banyak orang mulai berdiskusi mengenai asal suara itu..
Keempat kekuatan Dou Zun mengerutkan alis mereka, karena mereka juga tak dapat mengenali dan menemukan asal suara itu..
Mereka tak berani gegabah di sini, seseorang yang mampu mentransmisikan suara langsung ke dalam kepala semua orang tanpa di deteksi oleh mereka berempat, itu berarti bahwa orang itu memiliki kekuatan di atas mereka semua..
Sebuah cahaya keluar dari kalung Xiao Yan, dan dari cahaya itu muncul sosok pemuda dengan rambut putih miliknya dan mata hitam legam dengan corak seperti banyak bintang di matanya..
Dia berdiri di udara melihat sekeliling seperti layaknya seorang raja yang melihat rakyatnya..
Aura dominasi sangat terasa darinya..
"kakak..?? Kau akhirnya keluar juga..!!" Xiao Yan mengenali sosok itu..
"Kau mengenalnya..??" Feng Zun-zhe bertanya kepada Xiao Yan
"Ya.. Dia kakakku.." Xiao Yan menjawab sambil terus melihat Zed
Feng Xian atau Feng Zun-zhe sedikit kaget dengan fakta ini, saudara Xiao Yan ini adalah seorang yang memiliki kekuatan di atasnya..?? Dan lagi di lihat dari umurnya, terlihat jelas bahwa dia tak jauh lebih tua dari Xiao Yan.
Dengan kata lain orang ini yang berumur masih di angka dua puluhan sudah sekut Dou Zun atau bahkan di atasnya..
"Gadis kecil..?? Apa kau mencari ini..??" Zed mengeluarkan sebuah botol dengan isi inti darah di dalamnya...
"Kau.. Itu adalah milik klan ku..!! Kembalikan padaku..!!" Feng Qing er mencoba menyerang Zed.
Namun dengan desusan kecil dari Zed Feng Qing er langsung terlempar jatuh dan memuntahkan darah dari mulutnya..
"Qing er..??" Lei Zun-zhe langsung mendekati Qing er.
"Dengar..!! Untuk kalian dari Wind Lightning Pavilion, dan kau Gadis kecil.. jika kalian tak ingin aku eliminasi dari Central Plains ini..
Maka berhenti membuat masalah dengan Xiao Yan ..!!" Zed.
"Aku tak takut denganmu.. Jika kau tak mengembalikan darah itu. Maka seluruh Heaven Demon Phoenix ku akan memburumu..??" Feng Qing er
"Aku minta maaf, namun Xiao Yan telah mencuri teknik dari Pavilion kami.." Lei Zun-zhe
"Kami menuntut keadilan di sini..!!"
"Oh benarkah..??
Lei Zun-zhe menggertakan giginya, walaupun dia ingin menjawab namun dia masih ragu dengan kekuatan milik Zed.
"Sekarang.. Apa kalian ingin menyerangku karena teknik kalian..?? Apa kalian ingin merebut inti darah ini juga dari ku..???" Zed berkata sambil tersenyum melihat ke arah Lei Zun-zhe dan Qing er serta orang-orang dari Wind Lightning Pavilion..
Lalu Zed menunjuk ke arah Lei Zun-zhe dan kemudian dia membuat gerakan seperti menyentil sesuatu. Dan sesaat kemudian Lei Zun-zhe terlempar jauh kebelakang dan menabrak tembok sampai muntah darah...
"Apa apaan itu..?? Hanya butuh satu jentikan jari untuk mengalahkan seorang Dou Zun..??"
"Seberapa kuat pemuda itu..??"
Semua orang ngeri melihat bagaimana Zed dengan mudahnya membuat seorang Dou Zun terluka..
Sosok Doi Zun sudah bagaikan sosok yang sangat kuat di mata semua orang, namun di depan Zed saat ini sepertinya itu hanya seorang anak kecil di matanya..
Ini terlalu menakutkan di mata semua orang.
Kemudian Zed melihat ke arah Feng Qing er..
"Heaven Demon Phoenix,..?? Hahahaa.. " Zed
"jika kau masih berfikir Klan di belakang mu itu kuat.. Maka akan aku tunjukkan padamu bahwa Bagiku kalian tak lebih dari seekor Ayam besar saja.. Tak lebih tak kurang...!!"
Zed mengeluarkan tekanan seorang Dou Sheng binatang Tujuh miliknya kali ini, membuat semua orang merasakan tekanan yang sangat mengerikan..
(Note: ini time line Zed masih dalam tahap Kultivasinya, dan belum keluar yah.. Jadi kekuatan Clon Zed ini masih di tahap Tujuh bintang..)
"Ini.. Seorang Dou Sheng..!!"
"Ya Dewa..!! Aku melihat Dou Sheng kali ini..??"
"Siapa Xiao Yan ini sebenarnya..? Dia memiliki pelindung Dou Sheng di belakangnya..??"
Banyak diskusikan pecah saat ini melihat Zed ini adalah seorang Dou Sheng..
"Ini.. Ini tidak mungkin..!! Dia bahkan tak lebih tua darinku..!!" Feng Qing er ketakutan melihat itu, dia yang selalu bangga dengan garis darahnya sekarang benar-benar ketakutan.
"Dia sebenarnya seorang Dou Sheng..!! Wind Lightning Pavilion benar-benar di kutuk kali ini.." Jian Zun-zhe
"Sepertinya mereka jauh lebih sial dari ku.." Lei Zun-zhe
"Nak.. Sepertinya kau benar-benar memiliki saudara yang sangat mengerikan.." Feng Zun-zhe
"Aku akan memberi kalian kesempatan kali ini.. Namun jika kalian bersikeras, aku takan segan-segan menjadikan Empat pavilion terkenal di sini menjadi Tiga pavilion saja lan kali.." Zed
"Dan untuk mu gadis ayam.. Jika kau tak terima. Kau bisa mencobanya..
Aku tak keberatan membuat Ayam panggang dari klanmu itu.."
Setelah mengatakan itu Zed mendekati Xiao Yan dan Feng Zun-zhe
Lalu Zed menjentikan jarinya. Semua orang di sana membeku kecuali Zed, Xiao Yan dan Feng Zun-zhe
" Ini..? Kekuatan waktu..?? "Feng Zun-zhe melihat sekeliling membeku karena Zed sangat terkejut.
" Kau bocah.. Kau memang biang masalah.. "Zed melihat ke arah Xiao Yan
" Kenapa kakak tak pernah keluar membantu ku..?? " Xiao Yan
" Untuk apa..?? Bukannya kau sekarang masih hidup dan bertambah kuat..?? " Zed
" Tapi..?? " Xiao Yan mencoba protes karena beberapa kali dia hampir mati.
" Jangan bayak mengeluh seperti seorang wanita..!! "Zed lalu melihat ke arah Feng zun-zhe
" Terimakasih sudah melindungi bocah ini.. "
" Tak masalah, dia adalah murid dari kenalan ku jadi aku harus melindunginya.. "Feng Zun-zhe
" Hahahaa.. Kau tak perlu terlalu kaku.. Kau itu memang mirip dengan hantu tua itu... (Yao Lao) " Zed
" Xiao Yan.. Kali ini aku keluar karena aku hanya ingin mengucapkan untuk mu agar menjaga diri untuk beberapa waktu kedepannya.. "
"Sepertinya Aku sedikit akrab dengan kata-kata ini.. Apa kakak akan pergi lagi..?? "Xiao Yan
" Ya dan juga tidak.... Saat ini Kultivasi ku hampir mencapai batasnya untuk menerobos lagi.. Dan aku perlu berhibernasi untuk sekarang, agar bisa membuat tubuh asliku untuk mempercepatnya.. "Zed
"Jadi jangan bertindak gegabah lagi selama aku tidur.. "
"Dan lagi Kau saat ini sudah memiliki Hantu tua lainnya di sisimu, jadi aku tak perlu khawatir dengamu lagi untuk kali ini.. " Zed
"Kekuatan ku akan semakin berkurang saat ini aku hanya akan bisa menyelamatkan mu sekali lagi sekarang.. Dan ini aku sudah mengatur agar aktif dengan sendirinya.."
Lalu Zed mengeluarkan botol sebelumnya yang berisi inti darah Heaven Phoenix.
"Aku sudah sedikit memengaruhi inti Darah ini, kali ini kau tak perlu khawatir menyerapnya..
Ini akan membantu mu terutama dengan Sayap milikmu itu.." Zed menyerah kan botol itu kembali ke Xiao Yan
"Seraplah nanti setelah kau meninggalkan tempat ini.."
"Aku menitipkan bocah bodoh ini untuk sementara.." Zed melihat ke arah Feng zun-zhe
"Tak masalah, aku sudah menganggapnya seperti murid ku sendiri.." Feng Zun-zhe
"Bagus.." Zed kemudian menjentikan jarinya lagi dan semuanya mulai bergerak normal kembali..
"Ingat peringatan ku sebelumnya..!! Jangan sampai aku benar-benar memusnahkan kalian semua..!!"
Kemudian sosok Zed mulai memudar dan kembali ke dalam cincin Xiao Yan.
Saat sosok Zed menghilang, semuannya menghela nafas lega..
Sebelumnya adalah detik-detik dimana mereka berada di ambang kematian, jika mereka membuat Zed marah maka mereka takan memiliki kesempatan untuk hidup lagi..
"Hahahaa... Bagus, pertemuan Empat pavilion akan berakhir di sini.." Feng Zun-zhe
"Mari kita pergi murid-murid ku...!"
Feng Zun-zhe menciptakan angin dan membawa Xiao Yan dan murid lainnya dari Feng Zun-zhe terbang meninggalkan tempat itu..
Sampai mereka benar-benar tak terlihat lagi, tak ada yang berani bersuara.
Kemudian satu demi satu orwdi sana mulai membubarkan diri..
Pertemuan Empat pavilion kali ini akan benar-benar berakar di pikiran semua orang. Kemunculan Zed benar-benar merubah arah jalanan pertemuan kali ini..
.
.
.
. BERSAMBUNG
Karena kesibukan + kecapean jadi cuman bisa up utuk novel ini saja yah..
Novel sebelah untuk hari ini masih libur, besok di usahain sudah bisa up, atau mungkin kalo sempat buat, besok di up nyusul.
🙏🙏