
Setelah Tiga hari Zad membawa Xiao Zhan ke 'Yggdrasil'. Kehidupan Zed benar-benar berbeda, di sana dia merasa bahwa yang menjadi anak klan Xiao saat ini bukanlah dia, melainkan Nai'er.
"Ini rumahku tapi sekarang serasa aku yag sesang Numpang di rumah orang lain..."
"Seharusnya saat ini Xiao Yan sudah mulai kembali ke Klan, dan setelah ini sekitar dua hari dia seharusnya menuju ke Sekte Yun Lan..."
"Apa aku harus memusnahkan mereka sekarang..?? Karena aku sudah memperingatkan mereka dan mereka masih berani membuat masalah dengan Keluarga Xiao.."
"Apa ini juga karena Soul Clan.. Tapi apa Pelindung Wu ying orang dari Soul Clan akan muncul jika aku datang..??"
"Karena dia hanya di tingkat Dou Zong bintang delapan. Mungkin dia takan muncul jika aku kesana.."
"Biarlah, jika aku membunuh Yun Shan, dia mungkin akan muncul."
Saat ini Zed melihat Xiao Zhan yang sedang mengobrol santai Dengan Nai'er..
Melihat itu Zed hanya bisa tersenyum kecut.
"Sepertinya Ayah benar-benar menganggap Nai'er seperti menantunya sendiri..
Biarlah, selama mereka bahagia.."
.
.
.
Kemudian setelah Dua Hari terlewati.
.
.
Zed mendatangi Nai'er dan Xiao Zhan..
"Ayah.. Nai'er.. Aku akan pergi beberapa hari di sini aku sudah menyiapkan beberapa pil untuk latihan kalian.."
"kemana kau akan pergi kali ini.." Xiao Zhan.
"Membantu Xiao Yan dan juga membuat perhitungan dengan seseorang.." Zed.
"Xiao Yan..?? Ada ada apa dengannya..??" Xiao Zhan.
"Apa Ayah ingat, Tiga orang yang datang ke keluarga kita..?" Zed melihat Xiao Zhan menganggukan kepalanya
"Mereka adalah dari Yun Lan Sect, dan orang berpakaian Hitam sebelumnya adalah orang dari Hall of Soul."
"Xiao Yan kali ini berniat menyerang Yun Lan Sect, namun kekuatan Yun Shan itu sudah ada di 3-star Dou Ancestor. Mereka akan butuh sedikit usaha melawan nya.."
"Sebenarnya aku masih ingin membiarkan mereka kali ini agar Xiao Yan bisa menjadi lebih giat berlatih. Namun aku berubah pikiran, kemungkinan jika Xiao Yan bisa kabur mereka mungkin akan mengincar keluarga kita yang lainnya.."
"Jika aku membiarkan hal itu Ayah pasti takan memaafkan ku nantinya.."
"baiklah.. Kau harus hati-hati.." Xiao Yan
"Dan jaga Yan'er baik-baik.."
"Tentu..." Zed
"Tuan.. Apa Tuan tak mengajak ku..??" Nai'er
"Aa.." sebelum Zed menjawab Xiao Zhan langsung memotong pembicaraan mereka
"Tuan apa Tuan.. Nai'er, mulai sekarang kau jangan memanggil Zed dengan Sebutan Tuan Lagi." Xiao Zhan melihat ke arah Zed.
"Jika Bocah tengik ini berani menyuruhmu memanggilnya seperti itu lagi, aku akan memarahinya Nanti.."
"Apa kau dengar itu Zed..?? Kau harus memperlakukan Nai'er dengan baik mulai sekarang.."
"Eehh...??" Zed merasa bingung harus merespon apa saat ini..
Apakah harus membantah atau tidak.
Jika membantah kemungkinan Xiao Zhan akan marah, sedangkan jika dia tidak membantah.. Berarti dia mengakui Nai'er menjadi wanitanya..
"Baiklah ayah.. Aku akan pergi sekarang.."
"Tuu Tuan.." Nai'er tampak sedih karena Zed tak merespon kata-kata Xiao Zhan sebelumnya, dia mengira Zed membenci nya.
Melihat itu Zed menghela nafas pelan, kemudian dia mengusap kepala Nai'er dan berkata.
"Aku tak membenci mu.. Jadi jangan Sedih ok.."
"Emm..." Nai'er mengangguk kan kepalanya
Kemudian Zed meninggalkan mereka berdua dan pergi menuju ke arah Yun Lan Sect.
.
.
. . ________\=Skip\=_______
Yun Lan Sect.
Saat ini Zed masih bersembunyi di di atas awan dan mengaburkan pandangan dari bawah agar tak ada yang melihatnya. dan dia saat ini sedang melihat Xiao Yan dan Ratu medusa tengah berkelahi dengan Yun Shan dan Yun Leng.
"Kalau kau tak menyerahkan Ayahku, Xiao Zhan. Aku akan mengobrak-abrik sekte Yun Lan ini.." Xiao Yan menyerbu ke arah Yun Leng dengan dua api di tangannya..
"Hanya dirimu sendiri..?? Hanya dou Granmaster berani bersikap arogan..??" Yun Leng
Karena perbedaan kekuatan membuat Xiao Yan kewalahan menghadapi Yun Leng.
Melihat hal itu Medusa menjadi semakin marah. Saat ini Medusa dengan Yun Shan sedang saling bertukar serangan.
Namun karena Yun Shan sudah mencapai Dou Ancestor, membuatnya lebih unggul.
"Hemm.. untuk menyembunyikan kesalahannya sendiri, Dou King dari Yun Lan Sect berniat membunuh Dou Granmaster muda.." Medusa
"Yun Shan, Apa ini murid baik yang kau angkat..??"
"Xiao Yan hanya bisa menyalahkan dirinya sendiri.." Yun Shan
Medusa dan Yun Shan masih terus bertukar serangan.. Sedangkan Xiao Yan mulai terdesak oleh Yun Leng..
Saat itu ice Emperor Hai Dong Po datang membantu Xiao Yan
Dan pada akhirnya guru Xiao Yan, Yao Lao terbangun dari tidurnya dan mulai merasuki Xiao Yan..
" Sekte Yun Lan biasa berani membuat muridku Sesedih ini..??" Yao Lao
"Tak bisa di maafkan... Keluarlah Api amarah ku.... "
Kemudian Xiao Yan atau Yao Lao yang memimjam tubuh Xiao Yan membuat api lotus yang sangat besar dan menghancurkan Yun Leng beserta separuh dari Yun Lan Sect.
Yun Shan berusaha mencegah kehancuran lebih lanjut dengan menggunakan medan energi nya..
Banyak orang sangat terkejut melihat kemampuan Xiao Yan yang sangat besar, yang ia tunjukkan. Mereka tak tau bahwa itu adalah orang lain..
" Nak.. Sampai kapan kau akan menonton ini.. Apa kau tau adikmu hampir mati jika aku tak bangun...??" Yao Lao berbicara sendiri.
Semuanya yang ada di sana sedikit bingung siapa yang dia maksud..
Sebuah suara tiba-tiba terdengar.
Saat semuanya melihat ke arah asal suara itu yang berasal dari atas langit, mereka melihat seseorang yang tak asing.
Itu adalah orang yang sebelumnya pernah menolong Xiao Yan dari sini.
Orang yang memakai pakaian putih dan topeng tengkorak hitam bertanduk.
"Karena aku tau kau akan bangun jadi kenapa aku harus khawatir, terlebih lagi.. Yan'er harus merasakan sesekali rasanya frustasi agar dia bisa lebih kuat.." sosok itu terus berbicara saat dia mulai melayang turun.
Saat mereka mendengar kata-kata Yan'er, membuat mereka sedikit menebak bahwa orang ini tak hanya asal melindungi Xiao Yan. Tapi juga memiliki hubungan dekat dengannya..
" Ice Emperor Hai Dong Po, Nona Medusa.. Terimakasih sudah merawat adik kecil ku ini.." Zed mulai membuka topengnya..
"Siapa kau senior..??" Hai Dong Po yang belum pernah bertemu sebelumnya dengan Zed tak tau kalo Zed adalah saudara Xiao Yan .
Terlebih lagi Zed saat ini sudah ada di tingkat Dou Saint.
"Ratu ini hanya membutuhkan bocah ini untuk pil, jadi takan bisa membiarkannya terluka.." Medusa menjawab nya, walau kata-katanya masih sedikit angkuh namun nadanya masih penuh hormat.
"Diaa.. Dia.. Xiao Zed..??" Nalan YanRan yang mengenali Zed saat tiga tahun sebelumnya datang ke keluarga Xiao pun ketakutan.
Bagai manapun, zed dan dia serta Xiao Yan hanya berbeda umur dua tahun. Namun sekarang kekuatannya sudah setingkat Dou Saint.
"Dia saudara Xiao Yan, tuan muda ketiga dari keluarga Xiao.." Nalan YanRan menjelaskan.
Saat semua orang mendengar itu, semuanya tanpa terkecuali sangatlah ketakutan dengan kecepatan Kultivasi Zed.
Dia hanya berusia dua tahun lebih tua dari Xiao Yan, yang berarti hanya di sekitar Dua puluh tahunan. Namun sudah di tingkat Dou Sheng..
"Yao Lao, bawa Xiao Yan menjauh dari sini.." Zed berkata kepada Xiao Yan yang saat ini sudah di rasuki Yao Lao
"Nak.. Apa yang ingin kau lakukan.." Yao Lao
"Membuat pertunjukan yang menarik.." Zed berkata sambik tersenyum. Namun senyum itu bagaikan Senyum iblis.
Kemudian Zed mulai mengeluarkan pedang pembantai dewa miliknya dan...
"Redam Semua Ciptaan menjadi Abu Pedang Pembantai Dewa..!!
"Aliran satu pedang api..
*Three Styles of Black Origin -
Second Style - 10,000 Techniques Return to One*...!!!"
Zed mengombinasikan kekuatan Pedang Api dengan Teknik Three Styles of Black Origin
Sebuah pedang yang sangat besar tercipta dan mulai turun.
Yun Shan dan yang lainnya mulai membuat Penghalang di sana namun.
*Bbbbooooommmmmm........ *
Semua itu percuma, pedang Zed maaih bisa memotongnya menjadi dua.
"Namaku Zed.. Xiao Zed..
Aku sudah memperingati kalian agar tak menyentuh Xiao Yan bukan...??" Zed
"Namun tak hanya mengincarnya kalian juga mengincar keluarga ku.."
Zed mulai mengankat tangannya ke atas langit dan..
"Maka.. Terima lah akibatnya..
Tengai Shinsei...!!!!"
Setelah Zed mengatakan itu, langit mulai menjadi gelap.
"Ada apa. Kenapa tiba-tiba mendung..??"
"Sepertinya ada yang aneh dengan langitnya.."
"Ya Dewa.. Itu itu.. Itu bukan mendung.."
"Apa itu..?"
Ya.. Itu bukan mendung,namun sebuah batu yang sangat besar mulai jatuh dari angkasa menuju ke arah Yun Lan Sect..
"Lari.. Semua menjauh dari sini...!!"
"Lari...!!"
Yun Shan mencoba menyerangnya namun hanya berakibat dia terluka parah tanpa bisa menghancurkan Meteor itu.
Bahkan dia tak memperlambat nya sedikit pun.
Pada akhirnya dia dan Semuanya mulai keluar dari Yun Lan Sect. Tak hanya orang yang ada di sana, namun semuanya yang melihat dari jauh pun ketakutan..
*Bbbbooooommmmmm........ *
Sesaat kemudian Meteorit yang sangat besar itu mulai mengenai Yun Lan Sect dan menghancurkannya..
Gelombang kejut dan gempa bumi dapat di rasakan saat ini.
"Apa ini kekuatan yang mampu di lakukan manusia..??"
"Inikah kekuatan Dou Saint..??"
"Dia itu seperti monster atau mungkin dewa..??
.
.
Di sisi lain,di kelompok Xiao Yan berada
"Nak.. Kau tak pernah mengatakan kalo kau memiliki saudara sekuat ini..??" Hai Dong Po
"Hahhaaa... Apa kau percaya jika tiga tahun lalu dia hanya ada di Dou Ling..??" Yao Lao
"apa kau ingin mempermainkanku..?? Mana mungkin dalam tiga tahun dia bisa sekuat ini..." Hai Dong Po
"Namun itulah kenyataan nya.." Xiao Yan /Yao Lao
"Dia monster bukan..??" Medusa yang mendengar itu juga sangat terkejut.
Dou Emperor di depan seorang Dou Saint hanya seperti anak kecil saja.
Karena itu dia sedikit takut kepada Zed.
.
.
. BERSAMBUNG