
"Three Styles of Black Origin..!!
Third Style - Breaking Limits..!!"
Sekali lagi Zed mengondensasikan Api miliknya membentuk pedang yang besar namun kali ini pedang itu terlihat sangat tipis seperti kertas panjang. Walaupun begitu, bagi mereka yang merasakannya bisa tau bahwa Skil kali ini jauh lebih kuat dari sebelumnya.
Melihat itu, Bing He menggertakan giginya..
Dia merasakan bahwa barir pelindung milik mereka kali ini pasti takan bisa bertahan lagi..
"Sial.. She Tian dan kalian harus berkorban untuk ku..!!" Bing He
"Heavenly Palm Absorption..!!
Pengorbanan Darah..
Sembilan pelindung naga Es..!!"
Bing He mengorbankan Para tetua Dou Zong di sekililingnya untuk membuat pertahanan yang lebih kuat..
Lalu dia membuat Sembilan naga es melingkari sekililingnya dan membuat susunan pelindung terkuat miliknya..
" Percuma, di depan serangan ku ini, semua pelindung takan bekerja..
Breaking Limits ini digunakan khusus untuk memotong susunan pelindung agar terbuka. Di depan teknik yang begitu kuat ini, bahkan barisan susunan pertahanan kuno pun bisa dihancurkan, dan itu akan langsung membunuh makhluk hidup yang tersembunyi di balik susunan pelindung ini... "Zed
Saat pedang itu jatuh ke Penghalang atau pelindung Bing He, pedang itu sama sekali tak menimbulkan ledakan keras atau apapun.
Pedang Zed menembus Penghalang itu bagaikan pisau panas yang memotong mentega..
" Aaaaggggghhhhhh.. Tidakkk... "
Saat melihat serangan itu semakin mendekatinya dan melewati Penghalang yang ia buat, Bing He merasa tak percaya..
Dan saat serangan itu mengenainya, tubuhnya langsung benar-benar lenyap terbakar menjadi abu..
"Nak.. Kau tak pernah mengatakan bahwa kau memiliki pelindung yang sekuat ini sebelumnya.." Old Tian Huo bertanya kepada Xiao Yan.
"Ya karena kakakku itu jarang menemani ku, dan juga saat dia muncul sebelumnya itu adalah saat kamu tidur.." Xiao Yan
"Juga, ini hanyalah tiruan yang kakaku buat untuk melindungi ku.. Jadi dia tak bisa keluar terua menerus, hanya saat keadaan tak memungkinkan.."
"Tiruan...?? Seberapa kuat tubuh aslinya jika tiruan saja seorang Dou Sheng..?? Dan lagi, kenapa dia tak muncul saat sebelumnya ketika kamu dalam bahaya.." Tian Huo
"itu karena.. Entah bagaimana kakak ku bisa tau apakah bahaya yang aku hadapi itu benar-benar mengancam nyawa ku atau tidak, dan jika itu bisa membuat ku lebih kuat.. Maka bahkan jika aku hampir mati, kakak ku takan menolong ku.." Xiao Yan
"Sungguh orang yang mengerikan.." Tian Huo
*Sepertinya dia selalu mengawasi dan memperediksi apa yang baik untuk Xiao Yan.. *
.
.
.
. ________\=Skip\=_______
"Baiklah.. Sekarang semuanya sudah beres..." Zed mulai berjalan ke arah Xiao Yan dan Xiao Yi Xian yang sudah berhasil menyempurnakan Teknik Pil racun.
"oh.. Sepertinya ada tamu untukmu yang ingin datang.." Zed membuka Penghalang ruang di sana..
"Tamu..??" Xiao Yan
"Ya.. Kau pasti akan suka dengan ini.." Zed kemudin dia mulai melihat ke arah
ruang di atas sana yang mulai terdistorsi dan sebuah lingkaran portal mulai terbentuk..
dua sosok tua di depan ruang terdistorsi, dan mereka segera menyempit.
Sementara ekspresi Xiao Yan berubah, tatapannya mendarat di ruang terdistorsi. Sosok halus berwarna hijau perlahan berjalan menjauh dari tempat itu.
Setelah itu, dia dengan lembut melangkah keluar dari ruang terdistorsi di depan mata yang tak terhitung jumlahnya, muncul di tanah.
Pakaian hijau di tubuh wanita itu tidak mewah. Namun, mereka samar-samar mengandung aura terhormat yang tampaknya berasal dari alam. Jenis pembeda ini bukanlah aura duniawi. Sebaliknya, itu adalah aura mulia yang menjadi milik tuan dunia ini. Itu seperti garis darah seorang raja dengan sejarah panjang, dan itu tidak lenyap meskipun waktu …
Xiao Yan yang melihat itu sedikit berair matanya
Rambut biru panjang sosok itu secara acak tertahan oleh pita berwarna ungu pucat, tergantung di sepanjang tubuh tokoh bergerak itu. Terkadang, angin sepoi-sepoi akan terbentuk dan rambut biru gelap itu akan berkibar, memancarkan perasaan keluar dari dunia ini. Sosok itu muncul seolah-olah dia adalah seorang peri yang secara tidak sengaja memasuki alam fana, memiliki aura halus yang tidak memungkinkan orang lain untuk bersembunyi.
"Xun'er..??" Xiao Yan …
Wanita berpakaian hijau itu perlahan keluar dari ruang yang terdistorsi. Dia perlahan berbalik di depan mata yang tak terhitung jumlahnya. Murid-muridnya yang cerah dengan lembut melirik pemuda di belakang Zed . Sebuah tawa manis tanpa sadar terpancar ketika dia melihat ekspresi tak percaya di wajah di belakangnya.
Wanita yang seperti gambar itu menggeser kakinya dan tiba di depan Zed dan Xiao Yan.
"Kakak Zed.. Kakak Xiao Yan.." Xun'er
"Sialahkan kalian mengobrol dulu, aku perlu bertemu dengan orang lain.." Zed kemudian berjalan pergi ke arah lain meninggalkan keduanya untuk saling melepaskan rindu.
"Yi Xian.. Apa tubuh racun mu sudah terselesaikan..??" Zed
"Ya.. Sekarang aku tak perlu peduli lagi dengan menyakiti orang di sekitar ku.." Xiao Yi Xian
"Ya.. Itu yang terbaik, maaf tak membantu mu sebelumnya saat kau di kejar oleh mereka sebelumnya.." Zed
"Emmm.. Tak masalah, aku tau kau pasti memiliki masalah lainnya.." Xiao Yi Xian menggelengkan kepalanya
"Aku tak menyalahkan mu.."
"Baiklah.. Kita akan bicara nanti, untuk sekarang aku perlu menemui dua tamu lainnya.." Zed
"Baiklah.."
.
.
.
. ________\=Skip\=_______
Di sisi lainnya
Xun'er mengulurkan tangannya yang bersih, putih, seperti batu giok dan dengan lembut menekannya di kepala Xiao Yan.
Xiao Yan pun tak sanggup menahannya lagi, dia melangkah maju, mengulurkan lengannya, dan memeluk wanita yang sangat cantik di depan
Mata kedua orang tua berpakaian hitam, yang muncul sebelumnya, tiba-tiba mengungkapkan ketajaman instan Xiao Yan memeluk Xun Er.
Namun, setelah melihat bahwa Xun Er bahkan tidak memasang perlawanan sedikitpun, mereka akhirnya saling berhadapan.
Dengan segera, mereka tanpa daya menggelengkan kepala. Mereka sudah agak sadar mengapa Xun Er membawa mereka dalam perjalanannya ini keluar dari alam Gu.
Namun, mereka masih merasa tidak percaya sekarang bahwa mereka telah menyaksikannya dengan mata kepala mereka sendiri …
” Jika masalah ini tersebar di dunia Gu, kemungkinan bocah-bocah itu akan menjadi gila … ” Seorang pria berambut putih dan berpakaian hitam memutar matanya dan tanpa sadar bergumam.
"Penglihatan Miss Xun Er seharusnya sangat bagus. Dari apa yang aku tahu, orang ini adalah orang dari klan Xiao. ” Pria tua berpakaian hitam lainnya sedikit menambahkan.
” Klan Xiao? Keturunan orang itu? ”“ Orang tua berambut putih itu terkejut ketika mendengar ini. Segera, matanya agak aneh saat dia melirik Xiao Yan. Setelah itu, dia tersenyum dan berkata, ” Tidak heran. Namun, bahkan jika ini kasusnya, tidak mudah untuk mendapatkan penerimaan klan Gu. Bagaimanapun, ia hanyalah keturunan orang itu dan bukan orang itu sendiri. Terlebih lagi, miss muda adalah seseorang dari klan Gu, yang garis darahnya telah dirawat dengan sempurna selama hampir seribu tahun … "
" Nona muda akan tahu batasannya tentang hal ini. Tidak ada gunanya bagi kami, orang tua, untuk mengatakan apa-apa … "
" Ke Ke, semoga … hemm... " salah satu dari mereka mengalihkan pandangannya ke arah Zed yang berjalan mendekati mereka.
" Bolehkah aku sedikit menyusahkan dua Sesepuh ini. Dengan meminjam waktu kalian sebentar... "Zed berkata dengan senyum ramah, walaupun Zed sadis dengan lawannya. Namun terhadap mereka yang tak memiliki permusuhan, terutama denagn yang lebih tua dia akan bersikap sopan..
"Tentu saja.. Silahkan.." salah satunya menjawab dengan ramah.
"Sebelumnya kalo boleh tau, apakah anda yang menyegel ruang di sini..??"
"Ohh.. Maaf soal itu jika menyusahkan kalian masuk kemari.." Zed
Kedua Sesepuh Gu clan saling memandang dan ada kilatan kagum di mata keduanya.
Mereka sebelumnya telah mendengar ada salah satu dari keluarga Xiao yang mencapai Dou Sheng. Dan mereka awalnya tak terlalu percaya, namun saat ini mereka bisa merasakan bahwa fakta itu benar adanya.
"Baiklah.. Apakah ada yang kami dua generasi tua ini bisa bantu untuk anda..??" salah satu dari sepuluh itu menjawab dengan sopan..
"Tak perlu terlalu sopan seperti itu, aku ini masih satu generasi dengan Xun'er. Jadi anda dua Sesepuh tak perlu terlalu formal denganku.." Zed
"Waktu ku tak terlalu banyak jadi aku akan langsung pada intinya saja.."
"Aku hanya ingin menitipkan sedikit pesan untuk Gu Yuan, kepala keluarga kalian.
Mungkin takan lama lagi, aku dan adikku akan mengunjungi keluarga Gu di Gu Realm untuk melihat leluhur kami Xiao Xuan di Makam Surgawi di Alam Gu kalian.." Zed
"Dan aku harap kalian bisa minta Gu Yuan untuk membersihkan mata-mata Hun Tiandi di dalam Clan kalian.."
Kedua Sesepuh itu sangat terkejut saat mendengar ini, mereka bahkan hanya sedikit tau tentang Xiao Xuan.. Tak banyak yang tau keberadaanya di makam Surgawi, jadi bagaimana anak muda ini bisa tau..??
Bahkan sampai tau keberadaan sisa jiwa Xiao Xuan, dan nama kepala keluarga mereka.. Namun yang membuat mereka mengerutkan alis mereka adalah kata-kata tentang mata-mata klan Hun..
"Nak. Dari mana kau tau ada mata-mata..??" mereka tak percaya dengan kata-kata Zed
"Tak masalah dari mana aku tau, dan aku juga tak terlalu perduli kalian percaya atau tidak.. Itu bukan urusan ku.." Zed
"Aku hanya tak ingin ada yang membuat masalah jika aku datang ke sana.."
"Dan kalian juga tak perlu khawatir jika aku bersekutu dengan Hun Clan. Karena cepat atau lambat, aku akan meratakan klan Hun sendiri.." Zed
"Aku tak tau darimana kau mendapatkan info itu, tapi terimakasih.. Aku pasti akan menyampaikan pesan itu.."
"Dan juga, bagaimana kau akan melakukan tujuanmu itu..? Klan Hun adalah salah satu dari delapan klan kuno.. Mereka hampir sama dengan kami.."
"Klan kuno..?? Bagiku itu tak jauh berbeda dengan klan lainnya.." Zed
"Di mataku, semua orang itu sama saja... Jika aku mau, aku bisa saja meratakan delapan klan sekaligus.. Namun itu akan merusak keseimbangan di Dataran tengah."
"Apa kau tau apa yang kau katakan nak..?? Kami juga merupakan Klan kuno..!"
"Hanya dengan Dou Sheng bintang tujuh mu, sepertinya kau bermimpi jika ingin melakukan itu.." kedua Sesepuh itu tak mempercayai Zed.
"Di Klan kuno, banyak ahli dou Sheng. Bahkan ada bintang Sembilan.."
"heheeheee.. Apa menurut dua Sesepuh ini adalah batasan kekuatan ku..??" Zed
"Aku tau betul kekuatan Clan kuno itu.. Dan lagi..
Ini hanya tiruan tubuh ku yang aku buat untuk melindungi adikku sementara waktu.."
Kedua Sesepuh itu sedikit terkejut dengan kata-kata Zed.
*Tiruan..?? *
*Jika memang benar ini hanya tubuh tiruan, maka seberapa besar kekuatan aslinya..?? *
" Baiklah, aku hanya ingin mengatakan hal ini saja.. Kalo begitu, silakan nikmati waktu kalian di sini.." Zed kemudian meninggalkan ke dua Sesepuh itu..
Tujuan Zed adalah hanya ingin mengingatkan mereka agar mau membereskan mata-mata di klan Gu, agar Zed benar-benar bisa membasmi seluruh klan Gu sampai akarnya tanpa menyisahkan satu Orang pun.
*Jika mereka tak bisa, aku akan menggunakan caraku sendiri, Dengan 'The Bloodline Death Curse' aku bisa membunuh semua keturunan Hun clan sampai akarnya.. *
The Bloodline Death Curse adalah teknik dari Chen Fan atau di kenal dengan Chen Bei Xuan dari novel *Rebirth Of The Urban Immortal Cultivator *
Kutukan Kematian Garis Darah adalah mantra terkenal dari Sepuluh Ribu Sekte Dharma. Dengan darah yang cukup sebagai timah, ia mampu melacak semua orang yang terkait dengan darah dan membunuh mereka semua. tokoh-tokoh kuat di Sepuluh Ribu Dharma Sekte akan dapat menggunakan seni dan mencari seluruh alam semesta.
Dengan mempelajari ini, Zed tak perlu khawatir adanya keturunan Hun clan yang lolos, dia hanya butuh sedikit darah sebagai katalis dan dia bisa membunuh semua garis keturunan Hun.
Bahkan jika ada yang sudah keluar dari alam ini sekalipun takan lolos dari Zed..
Terkecuali ada yang sudah melampaui Dewa, maka takan ada yang bisa lolos.
Zed kemudian berjalan ke arah Xiao Yan dan Xun'er..
"Xun'er, lama tak bertemu..?? Sepertinya kau bertambah cantik saja.." Zed
"Lihatlah wajah si bodoh ini sampai memerah melihat mu.."
"Kakak, berhenti lah membuat ku jelek di mata Xun'er.." Xiao Yan
"Kalau kau tidak bodoh lantas apa..? Aku yakin jika kau dan Xun'er berdebat, kau akan kalah dengan satu gerakan.." Zed
"Tenang saja kaka Xiao Yan, Xun'er takan pernah melawan mu.." Xun'er
"Xun'er, berhenti memanjakan bocah bodoh ini.." Zed
"Hhaaiihhh.. Sampai kapan kau akan bisa lebih kuat dari wanita mu..?? Bahkan aku yakin saat ini Xiao Bai mungkin sudah lebih kuat dari mu.."
"Ehh.. Xiao Bai tak masuk hitungan.. Dia sama anehnya dengan kakak, Dia itu Divine Beast.." Xiao Yan
"berhenti mencari alasan, sekarang kau seharusnya sudah bisa menyerap semua Dou Qi dari racun sebelumnya.. Lebih baik kau serap itu segera.." Zed
"Waktu ku sudah habis, setelah ini aku akan menghilang.. Tujuan ku hanya untuk memusnahkan mereka yang melukai Xiao Yi Xian saja.."
"Kakak tak melakukan hal itu untuk ku..?? Kak aku ini adikmu.. Dan kau malah membalas dendam untuk orang lain.." Xiao Yan
"kau memang adikku, tapi untuk apa..? Kau tak kenapa napa, dan yang mereka incar itu adalah Xiao Yi Xian bukan kamu.." Zed
"Tapi.. Ugghhh lupakan, dari dulu kau selalu saja lebih baik kepada Xun'er dan Xiao Yi Xian dari pada dengn ku.." Xiao Yan
"Aku bahkan tak tau siapa yang adikmu lagi.."
"untuk apa aku baik padamu..?? Jika kau sama cantiknya dengan Xun'er dan Xiao Yi Xian.. Maka aku akan memperlakukan mu sama.." Zed
"Lupakan.. Sebentar lagi aku akan pergi, kau harus menjaga dirimu dengan benar.."
Lalu Zed berjalan ke arah Xiao Yi Xian
"Yi Xian, tolong jaga Xiao Yan sebntar lagi... Setelah tubuh asliku selesai berkultivasi, aku akan menjemput mu.."
"Emm.. Aku akan menunggu.." Xiao Yi Xian
Zed hanya bisa tersenyum, karena dia masih membutuhkan Xiao Yi Xian untuk membantu Xiao Yan saat ini. Jadi dia tak bisa membawanya sesuai janji nya.
"Baiklah.. Waktu sudah habis.. Kalian hati-hati lah.. Sampai jupa lagi.." Zed
Kemudian sosoknya mulai berubah menjadi asap dan menghilang dari sana..
"Sungguh anak yang mengerikan.."
"Ya.. Aku mungkin harus memperingatkan keluarga agar tak menyinggung nya.."
"itu benar, dia seumuran dengan Nona muda tapi kekuatannya sudah hampir mencapai kepala keluarga.."
Dua Sesepuh daru Gu Klan masih sedikit takut dengan Zed..
Mereka hanya berharap tak menjadi musuh anak muda itu.
.
.
. BERSAMBUNG
Untuk dunia selanjutnya kemungkinan mirip isekai atau yang bertema pedang dan sihir yah..
Soalnya dari awal belum pernah masuk ke sana. dan juga kalo dunia Kultivator lagi, masih perlu di pikirkan bener-bener.
Soalnya di BTTH sendiri dan sama kultivator, jadi kalo pindah dunia sama, maka kekuatan Zed hanya beda nama saja nantinya. Ga ada perubahan kekuatan lagi..
Tapi ini masih dalam tahap perencanaan..