
Yun Lan Sect.
Di atas langit saat ini berdiri Dua orang dan satu ekor monyet menyaksikan banyak orang berkumpul di sana.
Mereka berdiri di atas pasir yang melayang di langit.
Kebanyakan orang memakai seragam berwarna Putih, mereka adalah murid dari Yun Lan Sect. Saat ini mereka sedang menunggu acara yang sufah di nantikan selama tiga tahun.
Janji antara Nalan YanRan dan Xiao Yan.
Janji pertempuran atas pemutusan pertunangan yang di lakukan Nalan YanRan itu.
"Tuan. Apa yang akan kita lakukan di sini..??"???
"Kita akan menyaksikan pertunjukan kali ini. Di sini akan ada pertandingan antara adiku dan mantan tunangannya." ???
"Adik..??"???
"Yaa.. Namanya Xiao Yan.."???
"Xiao Yan..?? Oh aku ingat Tuan juga bermarga Xiao bukan..?? Jadi apa adik tuan juga sangat kuat..??"??
"Kau akan bisa melihatnya sendiri nanti Nai'er.. Lihat itu dia." Zed
"Emm.. Dia sudah di tingkat Dou Grandmaster, sepertinya semua keluarga tuan Sangat kuat.." Nai'er
"Tapi Tuan.. Kenapa Tuan Harus memakai topeng itu..??"
Saat ini Nai'er mempertanyakan alasan Zed memakai Topeng, dan menyamakan dirinya sendiri.
Zed memakai Topeng Hollow dan juga mengenakan Pakaian Shinigami milik Zangetsu putih.
..
....
"Aku hanya belum ingin mereka tau identitasku saja.." Zed.
"Mari kita lihat pertunjukannya, akan segera di mulai."
"kkiiikkk.. Kiiiikkk.. Kiiikkk.." Xiao Bai yang sedari tadi diam saja pun bersuara dia membusungkan dadanya dan jika dia bisa bicara dia akan mengatakan
*Hheemm.. Dou Grandmaster bukan apa-apa.. Aku bisa mengalahkannya sendirian.. *
"Yaa.. Yaaa kau lebih kuat dari Xiao Yan.." Zed mengelus kepala Xiao Bai.
Saat ini Xiao Bai sudah di tingkat Empat Magical Beast yang setara dengan Dou Ling atau Dou Spirit di kalangan manusia.
"apa tuan bisa paham kata-kata Xiao Bai..?? Aku bahkan tak memahaminya.." Nai'er
"Itu karena jiwanya sudah terhubung dengan ku, dan terlebih lagi. Aku sudah merawatnya sejak dia menetas." Zed
Di bawah terlihat Xiao Yan mulai memasuki Yun Lan Sect, namun di hadang oleh ratusan orang di sana.
Namun Xiao Yan bisa melewati mereka semua dengan terbang.
Sesampainya di sana dia turun di tengah arena, yang sudah ada seorang wanita dengan Rambut merah muda di ikat dua kebelakang. Dan memakai pakaian Putih Pink.
"Apa itu tunangan Adik Tuan..?? Dia cukup cantik bukan..?" Nai'er
"Ya. Namanya NaLan YanRan. Dia memang cukup lumayan cantik, namun sifat dan sikapnya dulu itu sangat menyebalkan." Zed
"Bahkan jika kehadirannya tak memiliki manfaat untuk perkembangan Xiao Yan, aku mungkin sudah akan membunuhnya sejak dulu."
"Hheemm..jika tuan berkata seperti itu, Nai'er juga akan membencinya.." Nai'er
"Gadis bodohh.." Zed mengusap kepala Nai'er dan kemudian melihat ke arah bawah lagi.
Saat ini tertempuran Antara Xiao Yan dan Nalan YanRan sudah di mulai, mereka terlihat cukup setara dalam kekuatan.
Dan saat Nalan YanRan menerima pukulan Xiao Yan dengan Sengaja, Xiao Yan melukai dirinya sendiri dengan alasan Klan Xiao tak membutuhkan bantuan untuk mengambil alih kehormatannya.
"eehh.. Sepertinya adik tuan sangat berpendirian kuat, dia bahkan takan mau mengakui hal itu dan melukai dirinya sendiri.." Nai'er
"Yaa.. Bagi Xiao Yan, Lebih Baik mati dari pada di hina. Itu lah yang menjadikannya kuat." Zed menjelaskan moto dari Xiao Yan.
"itu keren buka.." Nai'er.
Lalu pertempuran mulai memanas, di sana akhirnya Baik Nalan YanRan dan Xiao Yan mengeluarkan semua kekuatan mereka dan menyiapkan serangan terakhir untuk mengakhiri pertempuran itu.
Nalan YanRan menggunakan Extreme Wind Fallen Sunlight.
Dan Xiao Yan menggunakan Versi Mini dari Buddha Fury's Flame Lotus.
Dan saat kedua serangan bertabrakan dapat di lihat bahwa Xiao Yan lebih unggul pada serangan itu dan menciptakan Lotus yang sangat besar di sana.
Namun pada detik-detik terakhir baik Xiao Yan atau kakek dari Nalan YanRan memblokir serangan itu dan menyelamatkan Nalan YanRan.
Dan saat Xiao Yan hendak pergi, dia di hentikan oleh tetua dan banyak mufid sekte Yun Lan. Mereka menuduh Xiao Yan membunuh murid dan Receptarier mereka sebelumnya.
Mereka tak mengakui bahwa murid murid mereka telah membantai satu kota, dan bersikukuh kalo Xiao Yan yang salah.
"Tuan.. Apa tuan akan diam saja..??" Nai'er
"Ini belum saatnya, tenang saja.. Dia akan baik-baik saja." Zed masih santai melihat hal itu.
Lalu di bawah, pertempuran berlangsung antara Xiao Yan dan Hai Ding Po melawan para tetua yang mengaktifkan Pelindung sekte.
Lalu di sana Xiao Cai atau jelmaan ular Medusa keluar membantu mereka dan di tambah datangnya pengawal dai Xun'er yang membantu.
Dan dengan kekuatan Xiao Yan yang menggunakan Teknik Hachimon Tonkou dari Zed sebelumnya, dia dengan mudah memecahkan Penghalang.
Dan saat mereka berhasil keluar, Ketua sekte sebelumnya Yun Shan muncul dan menghentikan mereka untuk pergi.
Dia sudah mencapai Dou Ancestor.
"Nak apa semua ini terjadi karena mu.??" Yun Shan
"Anak muda ini. Xiao Yan, bertemu dengan ketua Lama sekte Yun Shan.." Xiao Yan menyapa ketua lama itu
"ya tak buruk. Aku akan mencari tau masalah hari ini dengan baik dan takan mendengarkan hanya dari satu sisi." Yun Shan
"Tapi itu cuman untuk masalah ini. Yak perduli apa penyebabnya, kau sudah menyebabkan kekacauan di sekte Yun Lan dan menghancurkan Array pelindung kami."
"Aku tak bisa melupakan masalah ini. Aku akan menghukummu dengan membuatmu tinggal di gumung Yun Lan ku selama Tiga puluh tahun." Yun Shan
"Apa kau berani melakukannya..??"
Saat itu tiba-tiba sura misterius terdengar di langit sekte Yun Lan.
"Hanya seorang Dou Ancestor kecil berani bertindak seEnaknya...!!
Aku ingin lihat apa yang bisa kau lakukan.."
Tiba-tiba dari langit mulai turun dan melayang dengan santai ke arah Xiao Yan..
Orang itu mengenakan Topeng dan baju berwarna putih. Dia adalah Zed yang sudah memutuskan untuk tampil sekarang.
"Aku ingin melihat apa yang bisa kau lakukan.." Zed mengeluarkan tekanan seorang Dou Saint dan langsung membuat Yun Shan terjatuh ke tanah dan mengeluarkan banyak darah dari mulutnya..
"Dou.. Dou Saint..???"
"Ya dewa itu seorang Dou Saint.. Keberadaan yang hampir mencapai puncak.."
Orang-orang yang merasakan tekanan itu sangat ketakutan, bagi mereka Dou Saint adalah keberadaan yang sangat sulit mereka capai.
"Yun Lan Sect, sekte kecil yang tak penting berani berbuat Arogan.. Apa kalian semua bosan hidup..??!!" Zed mulai mengeluarkan Aura pembantaiannya, membuat banyak murid dan tetua merasa tertekan. Bahkan ada beberapa murid yang lemah langsung menjadi kabut darah.
" Jika ada yang berani menyentuh Xiao Yan, aku akan mengubur Semua orang di Sekte Yun Lan ini.." kata-kata Zed membuat semua orang ketakutan.
"Senior.. Terimakasih sudah menyelamatkan ku.." Xiao Yan
"Tak masalah.. Pergilah dari sini bersama yang lainnya. Yun Lan Sect takan berani menghentikan mu.." Zed yang dalam penyamarannya menyuruh Xiao Yan dan yang lainnya meninggalkan tempat ini.
Setelah melihat Xiao Yan dan yang lainnya pergi, Zed melihat ke arah orang-orang
" apakah.. Xiao Yan masih memiliki seorang Dou Saint di belakangnya.. "
" ini sangat menakutkan.."
"Ingat ini.. Jika kalian berani menyentuhnya.. Aku akan meratakan sekte ini.." Setelah Zed mengatakan itu dia membuat portal dan menghilang dari sana.
"ituu.. Itu benar-benar seorang Dou Saint.."
"Ya.. Hanya Dou Saint yang mampu mengendalukan Ruang.."
"Aku akan mengingat penghinaan ini..!!" Yun Shan masih tak terima dengan ini, dia yang sudah di kendalikan oleh Soul Clan. Dan hatinya benar-benar sudah berubah.
Zed tak memperdulikan hal itu. Dia tau semuanya masih di batas perhitungannya.
Zed bisa saja membunuhnya sekarang dan mencegah masalah lebih besar, namun dia membutuhkan nya tetap hidup untuk memancing keluar Soul Clan di belakangnya.
.
.
.
. . ________\=Skip\=_______
Saat ini Zed sudah kembali ke sisi Nai'er dan Xiao Bai.
"Kenapa Tuan membiarkan mereka pergi..??" Nai'er
"Aku masih membutuhkan mereka untuk mendapatkan ikan besar. Jika kita ingin memancing ikan besar, kita butuh umpan bukan..??" Zed berkata sambil tersenyum
"ya.. Kalo tuan bicara begitu. Sekarang kita akan kemana..??" Nai'er.
"Kita akan jalan-jalan sekarang, dan setelah Tiga Hari kita akan kembali ke Klan Xiao.." Zed
"Memangnya adapa setelah tiga hari..??" Nai'er..
"Nai'er.. Kau sepertinya sekarang jadi bnayak tanya bukan..??" Zed tersenyum menakut nakuti Nai'er
"Maaf tuan.. Nai'er hanya ingin tau.." Nai'er ketakutan saat melihat itu..
"Hahaaahaa... Tak usah takut, aku hanya bercanda.." Zed
"Tapi terkadang tau banyak hal juga bukan lah yang bagus. Jadi lebih baik Nai'er tak perlu tau untuk sekarang.."
"Eemmm..." Nai'er hanya menganggukan kepalanya.
"Ayo kita jalan-jalan dan berbelanja serta membeli beberapa barang dan baju untuk mu." Zed
"Ehh.. Apa Tuan akan membelikan Nai'er Baju..??" Nai'er bersemangat saat mendengar itu dan tak lagi takut.
"Yaa.. Kau perlu ganti baju, aku lihat kau hanya memiliki baju itu saja bukan.." Zed
"kkiiikkk.. Kiiiikkk.. Kiiikkk.." Xiao Bai tak mau kalah saat ini juga bersemangat
"Yaa.. Kau juga bisa membeli banyak buah dan herbal yang kau mau.." Zed berkata sambil mengelus kepala Xiao Bai.
"Mari kita pergi sekarang Tuan..." Nai'er
"Wanita memang sama saja di manapun. Saat mendengar kata berbelanja mereka akan melupakan semuannya.."
Setelah itu Zed mengajak Nai'er dan Xiao Bai ke kota Black Flame.
Di sana mereka mulai membeli banyak barang, atau bisa di bikang Nai'er yang membeli banyak barang.
Sedangkan untuk Xiao Bai, dia hanya membeli bayak buah dan Herbal untuk dia makan..
Saat ini Zed tak kekuarangan Uang, jadi dia membeli apa pun yang mereka mau.
Setelah sekian lama berbelanja, Zed dan Nai'er serta Xiao Bai kembali ke 'Yggdrasil'.
Pada malam harinya.
"Nai'er kau dan Xiao Bai tunggu di sini, aku akan menjemput seseorang.." Zed.
"Siapa..??" Nai'er
"Kau akan tau nanti..
"Yomotsu Hirasaka"
Zed langsung menghilang dari
'Yggdrasil'
.
.
.
. . ________\=Skip\=_______
Di Clan/keluarga Xiao.
Saat ini mereka sedang menjalankan pesta atas kemenangan Xiao Yan terhadap Nalan YanRan dari Yun Lan Sect.
"Hahahaaaa ayo nyalakan semua lentera nya, dan bawakan semua anggur terbaik.." Xiao Zhan
"putraku telah mengalahkan Sekte Yun Lan..!! Semuanya akan istirahat selama Tuga hari. Kami akan berikan bonus dua kali lipat...!!
Semuanya sangat senang dan terus berpesta..
Tiba-tiba..
" Apakah ini keluarga Xiao. Apakahbkau Xiao Zhan..??" seseorang bertanya saat dia dan dua orang lainnya melayang di langit
"Hahhaaa benar.. Aku ayah si jenius Xiao Yan.. Dan namaku Xiao Zhan." Xiao Zhan menjawabnya dengan tertawa
"Bagus sekali.. Sekarang pergilah ke Neraka..!!!"???
Namun kemudian Yun Leng tetua utama dari Yun Lan Sect datang mengacau dan berniat menghancurkan Xiao Clan.
Xiao Zhan melawan tiga tetua itu sampai dia terpojok tiba-tiba sosok hitam gelap muncul dan berniat menculiknya.
Sosok itu adalah orang dari Soul Clan yang datang menculik Xiao Zhan dan berniat mengambil kunci kuno darinya.
Yun Leng yang melihat Xiao Zhan menghilang cukup bingung. Dan akhirnya mulai menghancurkan semua bangunan di keluarga Xiao.
.
.
. . ________\=Skip\=_______
Namun sebenarnya kejadian di sana tak sama seperti itu.
Zed sudah ada di sana dan berdiri di langit dan menunggu di atas langit, dan saat Xiao Zhan terpojok tiba-tiba sosok hitam gelap muncul dan berniat menculiknya.
Zed menjentikan jarinya dan membuat semuanya berhenti.
Saat ini Zed mneggunakan kekuatan matanya untuk menghentikan aliran waktu di sini.
Zed muncul di samping Xiao Zhan dan membuatnya bisa bergerak di aliran waktu yang berhenti ini.
"Ayah.." Zed
"Zed.. Kau ada di sini. Kenapa semuanya berhenti.. Dan siap bayangan hitam ini.. Oh benar Kau harus menyelamatkan semuanya.." Xiao Zhan
"Tenang lah Ayah.. Apa yang ayah lihat dan semuanya lihat saat ini hanya ilusi dariku.." Zed menjelaskan semuanya.
Saat dia datang Dia memasang ilusi kepada semua orang, termasuk tetua dan orang dari Soul Clan yang bersembunyi.
"Aku sudah mengganti semua orang yang meninggal dengan tiruan, dan juga.." Zed mengeluarkan tubuh yang mirip dengan Xiao Zhan.
"Iiini... Kenapa sangat mirip denganku..??" Xiao Zhan kaget melihat tubuh itu.
"Aku sudah menyiapkan tubuh ini untuk menggantikan ayah agar di tangkap oleh orang Soul Clan ini.." Zed
"Sekarang aku ingin ayah memasukan Semua Dou Qi milik ayah ke dalamnya."
"Walau ayah tak tau apa yang ingin kau lakukan. Tapi baiklah.." Xiao Zhan memasukan semua Dou Qi miliknya kedalam tubuh itu.
Setelah agak lama,
"Cukup Ayah.. Sekarang.. Aku harap ayah dapat menahan sedikit rasa sakit sebentar.."
Zed meletakan tangannya dan kemudian menarik sebagian jiwa Xiao Zhan dan memasukannya ke dalam tubuh itu.
Kemudian tubuh itu mulai membuka matanya.. Dan..
"inii.. Ini terasa aneh.. Aku merasa bisa melihat apa yang tubuh ini lihat sekarang.." Xiao Zhan
"Yaa bisa di bilang saat ini ayah memiliki dua tubuh, aku akan membiarkan tubuh tiruan Ayah di tangkap oleh Soul Clan dan membiarkan mereka membawanya." Zed
"Dan untuk ayah, aku ingin ayah ikut denganku dan bersembunyi untuk saat ini. Ini semua aku lakuka agar Xiao Yan bisa berkembang jauh lebih kuat.."
"Xiao Yan..?? Apa maksudmu Zed. Dan di mana Yan'er..??" Xiao Zhan
"Tenang saja Ayah. Aku akan menjelaskan nya nanti.. Untuk sekarang mari tinggalkan tempat ini dan ikut bersamaku." Zed.
"Tapi bagai mana dengan yang lainnya.. " Xiao Zhan
"Maaf ayah.. Terkadang pengorbanan pun di perlukan untuk menbuat mereka mengerti dan lebih kuat, ini juga agar mereka bisa melihat Xiao Yan lebih baik.. Dan memperlakukan nya sewajarnya." Zed
"Namun ayah tenang saja. Seperti yang aku bilang, aku sudah menganti setiap orang yang mati dengan tubuh tiruan. Sementara mereka saat ini sedang tak sadarkan diri di ruang terpisah."
"Baiklah mari ikuti aku Ayah aku akan menjelaskan lebih rinci nanti.
"Yomotsu Hirasaka"
Melihat sebuah portal muncul di depannya Xiao Zhan terkejut dan akhirnya menyadari sesuatu.
"Iiini portal ruang.. Zed kau kau seorang dou Saint..??" Xiao Zhan
"Ya.. Mari masuk aku akan menjelaskannya di dalam."
Kemudian Zed dan Xiao Zhan memasuki portal dan muncul kembali di 'Yggdrasil'
"Di mana ini Zed..??" Xiao Zhan yang melibat tempat itu sedikit terkejut
"Ini 'Yggdrasil' tempat yang aku buat sendiri." Zed
"Jadi bisa kau jelakan sekarang..??" Xiao Zhan
"Baiklah mari kita masuk ke rumah dan aku akan menjelaskannya perlahan." Zed
"Jadi sebenarnya... ..."
Zed mulai menceritakan kejadian di Dunia iblis dan mengatakan dia berlatih di sana selama ini, namun dia menyembunyikan fakta bahwa dia menyerap semua energi mereka dan mengatakan bahwa dia membantai mereka semua dan mengatakan bahwa orang yang datang ke Xiao Clan adalah dari sana.
"Jadi orang yang kau kirim sebelumnya adalah orang-orang yang kau selamatkan..??" Xiao Zhan
"Ya ayah.." Zed
"Dan kenapa aku melakuka. Hal sebelumnya dan membiarkan semuanya terjadi adalah.. ...."
Zed menjelaskan bahwa dengan semua orang berfikir Bahwa Xiao Zhan hilang maka mereka akan mengerti posisi mereka dan akhirnya seluruh keluarga akan jauh lebih bersatu lagi.
Dan juga ini akan membuat Xiao Yan menjadi lebih termotifasi agar menjadi kuat. Serta tubuh tiruan itu juga bisa memberikan Xiao Zhan manfaat ganda jika dia berkultivasi.
Jadi Zed membiarkan orang Soul Clan membawanya.
Dan juga Zed mengatakan bahwa Xiao Yan akan baik-baik saja karena dia terus memantaunya dan akan menyelamatkan nya jika dia dalam bahaya..
"Baiklah sekarang aku mengerti.. Walau ini mungkin berat untuk Yan'er, tapi ini demi kebaikannya.." Xiao Zhan
"Yan'er aku harap kau bisa menjadi lebih kuat kali ini..."
"Tuan..!! Siapa paman ini..?? "
Sat Xiao Zhan dan Zed berjalan, tiba-tiba dari dalam rumah muncul seorang wanita dan menyapa mereka
"Hemm.. Zed kau bocah bau.. Kau sudah menyembunyikan seorang wanita rupanya dari ayahmu.." Xiao Zhan.
"Hemm.. Tapi pilihan mu lumayan juga.. Siapa nama Calon menantuku ini..?? "
"Ehhh.. Ayah. Ini tak seperti itu.." Zed
"Ehh. Paman namaku Nai'er.." Nai'er menjawab dengan muka memerah.. Dia merasa malu namun juga senang sat di panggil calon menantu..
"Hoohooo.. Bagus.. Baguss.. Jika bocah busuk ini menyakiti mu bilang saja padaku.. Dan mulai sekarang jangan panggil aku Paman.. Panggil saja Ayah.." Xiao Zhan sangat senang dan melupakan apa yang terjadi di clan barusan..
"Ayah.. Ini tak seperti itu dia.." Zed mencoba menjelaskan namun di potong oleh Xiao Zhan.
"Kau bocah bau.. Sudah membawa wanita tinggal bersama namun belum mengakui nya.." Xiao Zhan.
"Ayo Nai'er ikut masuk bersamaku.. Aku ingin menanyakan banyak hal padamu.."
"Eemm.." Nai'er mengikuti di belakang nya
Melihat dia tak di perdulikan oleh Xiao Zhan. Zed hanya terdiam.
"apa apan ini.. Akkhhhh.. Kenapa juga aku harus menyeting identitas ku menjadi Anaknya.." Zed merasa frustrasi
Walau bagaimana pun, Zed adalah tipe anak yang berbakti, walaupun di sini dia sudah sangat kuat dan identitas nya hanya setingan.
Namun Zed sedari dulu sangat menghormati yang namanya orang tua..
" Akkhhh lupakan saja. Lebih baik aku istirahat saja.. Lagi pula dengan ini dia bisa melupakan masala Clan untuk sementara.. " Zed berjalan dengan lemas ke dalam rumah.
.
.
.
. BERSAMBUNG