Sistem Anime Traveler

Sistem Anime Traveler
UnKnown.


Di 'Yggdrasil'


Setelah sekitar satu bulan setelah pertempuran di Yun Lan Sect. Zed sama sekali tak melakukan apapun, dia masih berkultivasi di Taman yang ia buat di depan kamarnya.


Saat ini kekuatan Dou Qi di sekililing Zed mulai melonjak tajam dan kemudian semuannya tiba-tiba menghilang sesaat..


Lalu..


*Bbbbooooommmmmm........ *


Gelombang Dou Qi memyebar menyelimuti seluruh 'Yggdrasil'..


Gelombang Dou Qi kali ini terasa sangat nyaman dan tak mencekam seperti sebelumnya..


Ini karena Zed menyerap Energi Dou Qi dari 'Yggdrasil'.. Energi di sini sudah Zed ubah menjadi jauh lebih murni dengan Bantuan Sistem...


Energi Dou Qi 'Yin dan Yang' di sini jauh lebih stabil dari yang ada di luar..


Jika di luar 'Yggdrasil', Dou Sheng atau Dou Saint bintang Sembilan adalah batasannya. maka jika seseorang berlatih di sini, dia bisa melewati batasan itu dan naik ke Dou Di.


Dalam sebulan ini Baik Nai'er atau Xiao Zhan pun menaikan level mereka.


Xiao Zhan saat ini sudah mencapai Dou Ling atau Dou Spirit berkat Pil dan Energi Dou Qi yang padat di sini.


Sedangkan Nai'er saat ini sidah mencapai Dou Shi atau Dou Master bintang Sembilan, hanya satu langkah lagi untuk tingkat selanjutnya..


Untuk Xiao Bai, dia masih di tingkat Empat Magical Beast, dan belum menaikan tingkatannya.


"Sekarang aku sudah naik di tingkat Tiga.. Ini sedikit lebih cepat, namun semakin tinggi semakin susah menaikan level ku.."


"Walaupun di sini Dou Qi jauh lebih tebal dan murni, namun kebutuhan Energi ku jauh lebih besar dari yang lain.."


"jika tak ada yang salah, Dalam dua tahun lagi ke depan takan ada insiden yang berarti.."


"hanya akan ada insiden Api Fallen Heart.. Namun itu juga bukan hal besar, Xiao Yan bisa menanganinya.."


"Ngomong-ngomong.. Bicara tentang Api Fallen Heart.. Di tempat itu seharusnya adalah makam dari Tou She Ancient God.. Yang merupakan tujuan dari para keluarga Kuno mengumpulkan The Tou She Ancient God's Jade.."


"Aku bisa saja menerobos ke sana dan mengambil Warisan nya. Namun, saat ini Xiao Yan masih terlalu lemah.. Itu akan percuma saja.."


"apa aku harus menunggu sampai dia naik level, tapi itu akan sangat lama bukan..??"


"kalo tak salah, seharusnya saat ini Alur plotnya adalah saat di Mulainya Kompetisi Berburu Energi Api di akademi Jia Nan bukan..??"


"Han Feng akan datang ke akademi dalam Enam bulan lagi dari sekarang, dan api Fallen Heart akan mengamuk.."


"Dan setelah sekitar Dua tahun kemudian dia akan keluar dan memajukan levelnya ke Dou King.."


"Hhaiiiiihhhh... Ini akan memakan terlalu banyak waktu bukan.. Dia butuh dua Tahun untuk sampai di Dou King."


"Dan Dua tahun lagi Kekaisaran Jia Ma sedang diserang oleh tiga kerajaan lainnya. Serta Poison Sect."


"Dengan kata lain masih ada Empat setengah tahun sampai waktu perang..


Aku bisa memanfaatkan waktu ini untuk maju.."


"Namun sebelum itu.. Aku perlu menengok Xiao Yan di akademi Jia Nan.. Mungkin dalam Lima bulan lagi, tepat pada saat Awal Kompetisi Besar Peringkat Kuat.."


"Aku perlu menengok Ayah dan Nai'er, dan juga sepertinya aku harus memberikan lebih banyak Herbal ke Xiao Bai nanti.."


Setelah itu Zed menemui Xiao Zhan dan memberi nya lebih banyak pil dan herbal..


"Zed.. Kapan kau akan memberikan aku Cucu..??"


"Ehh...?? Ayo kita bicarakan hal itu lain waktu.." Zed


"Huuhhh.. Kau ini sama saja seperti saudara mu yang lain, mereka sudah cukup umur namun masih belum menemukan pasangan.." Xiao Zhan.


"Kau dan Yan'er juga sudah cukup umur.. Namun, baik kau maupun bocah itu masih saja tak pernah serius dengn seseorang.."


"Tenang saja Ayah... Kau masih akan hidup panjang, jadi tak perlu terburu-buru.." Zed


"Hhhaaiiihhh.. Semoga saja.." Xiao Zhan.


"Baiklah, aku akan menemui Nai'er dan Xiao Bai.." Zed


Zed menemui Xiao Bai dan memberikan banyak Herbal padanya. Dan saat Xiao Bai melihat tumpukan herbal itu dia langsung memakannya..


Dan setelah semuanya Habis Xiao Bai langsung tertidur pulas..


"Kau ini.. Kemana perginya makanan itu.. Dengan prut kecilmu, Kau memakan semua tumpukan Herbal itu dalam sekejap.." Zed


"Kau hanya makan dan tidur namun kemajuan level mu sangat cepat..


Lupakan..."


Zed meninggalkan Xiao Bai yang tertidur dan menuju ke kamar Nai'er.


"Nai'er.. Apa kau di dalam..??"


"Yaa tunggu sebentar.." suara Nai'er terdengar dari dalam kamarnya.


Tak lama pintu kamarnya terbuka dan terlihat Nai'er yang mengenakan pakaian yang cukup sederhana namun terlihat cocok denganya..


"Ada apa Tuan..??"


"ohh.. Maaf jika aku membangunkanmu pagi-pagi.." Zed.


"Aku akan memasuki pengasingan lagi selama kurang lebih Lima bulan ke depan..


Jadi aku ingin kau mengambil ini.."


Zed menyerahkan cincin ruang yang sudah di isi dengan berbagai kebutuhan di dalamnya.


"Di dalam sudah aku isi berbagai pil dan herbal yang bisa bermanfaat untuk kemajuanmu.."


"Terimakasih Tuan.." Nai'er


"sama-sama.." Zed


"Dan juga.. Berhenti memanggil ku Tuan.. Kalo tidak, bisa-bisa aku akan di ceramahi oleh ayah lagi seperti sebelumnya.."


"Baik Tu.. Ehh.. Maksudku. Baik kak Zed.." Nai'er mengatakan itu dengan wajah yang memerah..


Melihat itu, Zed hanya tersenyum dan mengusap rambutnya..


Zed tau perasan Nai'er padanya, namun untuk saat ini Zed belum bisa melangkah lebih jauh..


"Maaf.."


"Ehh... Untuk apa Zed.." Nai'er.


"Tak ada.." Zed


"Baiklah.. Aku akan pergi, dalam lima bulan dari sekarang. Aku harap kau bisa menikan levelmu.."


"Emm..." Nai'er hanya mengangguk kan kepalanya.


Setelah Zed pergi, dia kembali melanjutkan Meditasinya..


Dia berniat berkultivasi sampai saat Kompetensi Peringkat Kuat di bagian inti akademi Jia Nan..


.


.


. . ________\=Skip\=_______


Sekitar Lima bulan kemudian..


"Kita ada di mana sekarang..??"


"ini adalah Akademi Jia Nan.. Kita akan melihat pertunjukan di sini.."


"Ohh.. Apa ini tentang turnamen Peringkat yang pernah kau sebetkan sebelumnya Zed..??"


"Ya..." Zed


"Lalu.. Bola mata itu untuk apa..??"


"ini adalah teknik Mata ketiga, aku ingin Ayah bosa menyaksikan pertumbuhan kekuatan Xiao Yan di sini.." Zed.


"Apa kau ingat Nai'er, kalo ayah sudah sering mengeluh bosan.. Jadi aku membuat hal ini agar dia bisa memiliki hiburan.."


"Wahh.. Ini sangat keren.. Bisa membuat kita melihat jarak jauh buka.."Nai'er


" ini seperti mata-mata saja.. "


Dua sosok yang sedang bercakap cakap adalah Zed dan Nai'er.


Setelah sekitar Lima Bulan, Zed menaikan kekuatannya sampai di bintang Empat kali ini..


Sedangkan Nai'er, dia sudah mencapai Dou Grandmaster bintang Tiga.


Saat ini Zed dan Nai'er sedang duduk diantara Para murid di dalam ruang yang berbeda, mereka menggunakan ruang lain agar tak ada yang menyadari mereka..


Tak lama, para peserta mulai memasuki arena dan mulai menggambar lotre nomer urut.


Xiao Yan kebetulan menjadi yang pertama bertanding melawan Bai Cheng


Bai Cheng menggunakan teknik rahasia untuk meningkat kan kekuatannya setara dengan Dou Spirit bintang Delapan.


"Tenang saja dan nikmati pertunjukannya.." Zed


"Kau sangat percaya diri dengan kemampuan adikmu bukan..??" Nai'er


"Tentu saja, dia bukan tipe orang yang akan mudah kalah.. Jika tidak kenapa aku membiarkan nya pergi berpetualang sendirian.." Zed


Bai Cheng menyerang Xiao Yan terus menerus tanpa membiarkannya jeda waktu..


Kemudian saat dia pikir Xiao Yan kalah, Xiao Yan ternyata masih berdiri di balik asap.


Dia menggunakan Esensei Flame sebagai Armor.


Dan dengan satu gerakan saja Xiao Yan akhirnya bisa mengalahkan lawannya..


Kemudian peserta lainnya pun mulai menyelesaikan pertandingan mereka juga..


Dan akhirnya babak pertama selesai..


Di babak kedua, lagi-lagi Xiao Yan harus menjadi yang pertama bertanding. Dia melawan peringkat ke Tiga dari daftar Liu Qing


Mereka melakukan serangan yng cukup sengit, pada akhirnya Xiao Yan menggunakan Lotus api Budha.


Saat ini diantara penonton ada seseorang wanita yang terlihat sangat menyebalkan terus menghina Xiao Yan.


"Wanita itu sangat menyebalkan...." Nai'er yang mendengarkan ocehannya pun merasa risih


"Namanya Liu Fei.. Ya memang dia sangat menyebalkan.. Dia hanya memanfaatkan nama sepupunya di peringkat Tiga, dan mengandalkan kecantikannya untuk merayu laki-laki lain agar mau menuruti ke inginanya.." Zed


" Dia bahkan pernah di tampar oleh Xun'er sebelumnya.."


"Xun'er..?? Siapa dia..??" Nai'er sedikit kesal saat mendengar nama wanita lain


"itu dia.. Yang memiliki rambut panjang biru tua.." Zed menunjukkan ke arah Xun'er berada.


"Dia wanita Xiao Yan.."


"Ohhh.. Syukurlah.." Nai'er menghela nafas saat mendengar kalo Xun'er wanita Xiao Yan.


"Syukur kenapa..??" Zed


"Ehhh.. Tidak.. Tidak apa-apa.." Nai'er


Sementara itu di pertandingan karena perbedaan kekuatan Liu Qing masih bisa menahannya, kemudian mereka memutuskan untuk menyelesaikannya dengan satu serangan terakhir..


Xiao Yan menggunakan Flame Splitting Tsunami


Liu Qing menggunakan jurus Tebasan Donglie.


Saat kedua serangan itu bentrok menciptakan sebuah ledakan yang lumayan besar, hal itu memaksa Tetua Su Qian untuk menahannya agar dampaknya tak meluas..


Setelah itu, baik Xiao Yan ataupun Liu Qing sama-sama tak dapat melanjutkan pertandingan, dan mereka dianggap seri kali ini..


Setelah itu pertandingan lainnya terus berlanjut, dan pada akhirnya semuanya selesai.


Di peringkat pertama masih di pegang Loly kecil, Zi Yun. Kedua Lin Xiuya, Ketiga Yan Hao. Dan seterusnya


Sementara Xiao Yan dan Liu Qing menduduki peringkat Sepuluh bersama-sama.


Namun saat peringkat selesai di umumkan, lagi-lagi Liu Fei membuat masalah.


Dia tak terima sepupunya mendapatkan tempat yang sama dengan Xiao Yan, dan menganggap Xiao Yan curang serta menghina Sekte yang di bagun Xiao Yan di Akademi.


"Aku benar-benar ingin memukul mulut kotor wanita itu.." Nai'er


"Tenang saja, Sebentar lagi Xun'er akan memberinya pelajaran.." Zed


Karena marah,


Xun'er akhirnya menantang Lin Xiuya yang ada di peringkat Dua untuk membuktikan bahwa Liu Fei salah.


Dan pada akhirnya hanya berlangsung singkat, dan Xun'er memenangkan pertandingan dengan mudahnya dan mengalahkan Lin Xiu Ya.


"Aku kalah.. Peringkat ke dua menjadi milik nona Xun'er.." Lin Xiuya mengakui kekalahannya


"Aku tak tertarik dengan posisi berapa aku berada, aku hanya melakukan ini demi kakak Xiao Yan.." Xun'er


Xun'er kemudian mendekati Liu Fei.


"Peringkat ketiga, peringkat kekuatan.. Apakah semenakjubkan itu..??" Xun'er mengejek Liu Fei yang sedari tadi membual tentang sepupunya.


"Hahhahaa... Pertunjukan yang bagus Xun'er.."


Suara tiba-tiba terdengar di sana. Dan riak ruang mulai terbentuk dan kemudian sebuah portal muncul di sana.


Semua orang termasuk tetua langsung bersikap waspada, bahkan dua pelindung


Bai Lie dan Qian Mu muncul di sana..


"portal Ruang yang sangat halus ..?? Seorang Dou Saint..??!! "


Dan saat dua sosok keluar dari portal, satu laki-laki tampan dengan rambut dan baju serba putih, serta seorang wanita muda seumuran Xun'er di belakangnya yang memiliki wajah tak kalah cantik dengan Xun'er.


Xun'er langsung mengenali siapa itu.


"Kakak Zed...??"


"lebih dari tiga tahun Kau sudah bertambah kuat dan besar sekarang Xun'er.." Zed


"Emm.. Terima kasih.." Xun'er


Zed kemudian menengok ke arah tetua Su Qian dan dua pelindung akademi


Bai Lie dan Qian Mu.


"Siapa kau...??"


Ketiga orang itu dan semua siswa sangat waspada, mengingat perbedaan kekuatannya, jika Zed berniat menghancurkan akademi. Itu hal yang mudah baginya..


"Tetua dan dua pelindung tak perlu sewaspada itu..


Aku juga seharusnya masuk akademi ini sebelum, namun aku berubah pikiran.."


Zed melemparkannya kertas surat penerimaan siswa baru, yang dulu dia dapatkan.


Melihat isi surat itu, tetua sangat terkejut.


" Ini.. Kau baru berusia sekitar Dua puluh..?? Dou Saint berumur dua puluh..?"


" Ya.. Perkenalkan, namaku Zed, Xiao Zed.. Dan aku adalah Saudara Xiao Yan yang seharusnya ikut masuk akademi bersamanya.." Zed


"Aku hanya ingin mengunjungi adik-adikku saja. Dan menikmati pertunjukan di sini."


Zed melihat ke arah Liu Fei


"Nona kecil.. Lain kali lebih baik kau jaga mulut mu itu, jangan sampai mengatakan hal-hal yang menyebalkan..


Karena ini pertama kali kita bertemu dan juga pertama kali aku datang ke akademi, aku akan melepaskan mu.." Zed


"namun jika kau tak bisa menjaga mulut mu itu, bahkan jika di sini ada Kepala akademi. Aku akan tetap membunuh mu.. Apa kau paham..??" Zed melepaskan sedikit niat membunuh dan tekanan seorang Dou Saint.


Semua siawa langsung terduduk lemas, hanya tetua dan dua penjaga yang masih berdiri dengan susah payah.


Zed langsung menghilangkan tekanannya.


" Baiklah, karena Xiao Yan saat ini sedang tak sadarkan diri. Aku akan kembali lagi nanti saat dia siuman.." Zed


"Xun'er aku titip Yan'er padamu dulu, besok aku akan kembali.."


"Ok... Samapai jumpa lagi semuanya..


Ayo kita kembali Nai'er" Zed


"Emmm.." kemudian Nai'er mengikuti Zed memasuki Portal itu lagi dan menghilang dari sana..


Saat tekanan dan hawa keberadaan Zed sudah tak terasa, semua orang bernafas lega.


"Itu terlalu menakutkan.." Tetua Su Qian


"yaa.. Aku tak bisa melihat melalui nya.."Bai Lie


" Jika dia tadi berniat menghancurkan Akademi, aku rasa tak ada satupun yang mampu menghentikan nya.. "Qian Mu.


" Siapa sangka, Anak ini masih memiliki monster yang sangat kuat di belakangnya.. "Su Qian


" Baiklah.. Pertandingan sudah selesai, kalian semua bisa kembali ke tempat kalian masing-masing..!!"


"Dan kau Liu Fei, aku harap ini akan menjadikan pelajaran untukmu.. Jika orang tadi benar-benar berniat membunuh mu.. Takan ada yang bisa menghentikan nya.."


.


.


. BERSAMBUNG


#untuk kali ini cuma up 1 Chap lagi yah..


Selain kesibukan juga rada susah nyusun plot kali ini, Karen loncatan waktunya terlalu banyak di BTTH, jadi rada susah nyesuaiin..


Klo ada saran silahkan komen atau Chat juga ga pp.. Makasih.. 🙏🙏