
Orang-orang di kediaman Jendral Ye sangat terkejut saat melihat sosok dua orang gadis yang sedang berjalan menuju kediaman utama Jendral Ye.
"Aaaakhhh...." Suara teriakan seseorang dari depan gerbang kediaman Jendral Ye.
Ya itu adalah suara teriakan Ye Yilan yang terkejut saat melihat ada dua tangan tergeletak di tanah, dan orang suruhan ibu nya yang juga merupakan kerabat ibu nya itu sudah bercucuran darah dan tak lagi memiliki tangan.
Para pelayan dan yang lain nya, yang mendengar teriakan Ye Yilan dari pintu masuk kediaman Jendral Ye, mereka semua pun berlarian ingin melihat apa yang terjadi.
Sedangkan Ye Yilan masih tampak sangat ketakutan dengan apa yang di lihat nya, berbeda dengan Ye Xuan, ya meskipun Ye Xuan sempat terkejut tapi dia bersikap tenang seolah-olah tidak melihat apa-apa.
Ye Xuan mendekati orang yang merupakan kerabat ibu nya itu lalu bertanya dengan tenang.
(jika kalian lupa siapa Ye Xuan, dia adalah Anak laki-laki jendral Ye dan selir Ann, dia juga merupakan anak kebanggaan Jendral Ye.)
Saat ini Para pelayan dan yang lain nya sudah berkumpul di satu tempat, yaitu tempat dimana sang penjaga dari selir Ann kehilangan tangan nya.
"Siapa yang melakukan ini padamu.!" Ucap Ye Xuan yang bertanya kepada sang penjaga (penjaga yang tangan nya di potong oleh Xiao Nuan.)
"I_itu Nona Xiao Nuan, dia mengaku sebagai nona Xiao Nuan , hamba mencoba menghentikan nya untuk masuk ,namun hamba gagal dia memotong kedua tangan hamba , lalu dia langsung menerobos masuk kedalam.!" Ucap Sang penjaga kepada Ye Xuan.
"Lalu mengapa tangan nya tidak di potong.!" Ucap Ye Xuan menunjuk kepada sang penjaga satu nya.
"Dia percaya begitu saja dan langsung membiarkan kedua nona itu masuk kedalam.!" Ucap sang penjaga tadi yang tangan nya di potong.
"Wah wah, siapa kau, apa aku bertanya kepada mu.!" Ucap Ye Xuan kepada sang penjaga .
"Maaf Tuan Muda jika hamba lancang, tapi hamba mengatakan yang sebenar nya.!" Ucap sang penjaga lagi.
"Jadi inti nya kalian berdua tidak bisa mencegah orang tadi masuk ke dalam, asal kalian tahu saja , aku tidak mau memperkerjakan orang tak berguna di kediaman ku.!" Ucap Ye Xuan kepada para pelayan dan juga penjaga yang berada di sana.
Srekkk.....akhhh... (suara tusukan sebuah pedang, dan teriakan seorang penjaga)
"Dasar Orang tak berguna, bahkan nyawa orang seperti ini pun tak bernilai.!" Ucap Ye Xuan setelah dia membunuh penjaga yang juga merupakan kerabat selir Ann.
"Sekarang giliran mu, berterima kasihlah padaku, karna aku membiarkan mu mati tanpa rasa sakit.!" Ucap Ye Xuan kepada penjaga satu nya.
Prang.... (Suara pedang jatuh terlempar ketanah.)
"Siapa yang melakukan nya.!" Teriak Ye Xuan saat pedang yang di genggam oleh tangan nya terjatuh di tanah.
"Aku yang melakukan nya, apa kau ada masalah, dan sepertinya harus ku ingatkan lagi kepadamu jangan pernah mengusik orang-orang ku.!"Ucap Jing Yi kepada Ye Xuan, ya setelah beberapa bulan Jing Yi mengalami banyak kemajuan, bahkan tingkat nya sekarang berada hanya 2 tingkat di bawah Ye Xuan.
Meskipun Jing Yi berada 2 tingkat di bawah Ye Xuan tapi Ye Xuan tak berani untuk menghadapi Jing Yi secara terang-terangan, karna di balik Jing Yi ada seorang Ling Zhi.
Penjaga itu adalah seorang anak yatim piatu yang di temui oleh Jing Yi di pasar, Jing Yi mengenal nya sejak dulu saat mereka sama-sama susah , lalu Jing Yi memohon kepada Jin Long untuk mau menerima orang itu masuk ke dalam kediaman Jendral Ye.