
Pertarungan antara Xiao Nuan dan Ratu Siluman Rusa Biru pun sudah berlangsung cukup lama, tapi pertarungan nya tidak lah seimbang, karna setiap senjata apa pun yang Xiao Nuan arah kan kepada Sang Ratu Siluman Rusa Biru, semua senjata nya menjadi seperti kristal biru dan akhir nya pecah dengan sendiri nya.
Saat Xiao Nuan sedang memikir kan cara untuk mengalah sang Ratu siluman rusa biru, tiba - tiba saja sebuah kristal berbentuk seperti belati mengenai lengan nya tanpa dapat di hindari nya.
"Sial, aku lengah.!" ucap Xiao Nuan pelan.
"Sudah lah ,kita akhiri saja permainan ini , serah kan saja jiwa mu dan juga tubuh mu pada ku dengan baik-baik gadis cantik, aku berjanji akan membuat mu mati tanpa merasakan, rasa sakit.!" ucap sang ratu siluman rusa biru, dengan menampil kan senyum kemenangan karna sudah berhasil melukai Xiao Nuan.
"Mimpi saja sana, dasar siluman rusa jelek.!" Ucap Xiao Nuan yang sukses membuat Ratu siluman Rusa biru sangat marah, ya dia sangat membenci orang yang mengata kan diri nya jelek.
"Kau, aku akan mencabik-cabik tubuh mu yang kau anggap cantik itu.!" Ucap ratu siluman rusa biru , lalu mendekati Xiao Nuan,tapi tiba-tiba...
Jleb..Jleb ...(suara tusuk kan )
''akhh..... akhh... kau. bagai mana kau bisa, akh, dasar gadis kurang ajar, mati kau.!" ucap ratu siluman rusa biru di tengah-tengah menahan rasa sakit nya.
brughhh.....(belum sempat Ratu siluman rusa biru, menggapai Xiao Nuan, dia sudah terjatuh lebih dulu ke tanah dan kehilangan nyawa nya, karna kedua bola mata nya di keluar kan oleh Xiao Nuan.)
Xiao Nuan menusuk mata ratu siluman rusa biru , mengguna kan jari tangan nya sendiri, tanpa mengguna kan sarung tangan atau apa pun, ya, karna setelah beberapa saat Xiao Nuan mengamati Ratu siluman Rusa biru saat menyerang , dia menyadari bahwa siluman rusa biru itu menyerang mengguna kan mata nya, dan dia hanya bisa mengubah benda mati, maka setelah mengetahui nya, Xiao Nuan berfikir dia harus membuat siluman itu mendekati nya, maka dari itu Xiao Nuan sengaja membuat ratu siluman rusa biru marah, agar dia datang dengan sendiri nya mendekati Xiao Nuan , untuk menyerang Xiao Nuan karna sudah mengatakan diri nya jelek, karna ratu siluman rusa biru sangat mengetuma kan kecantikan nya, maka dari itu dia sangat marah saat Xiao Nuan mengatakan bahwa diri nya jelek.
Setelah selesai membersihkan tangan nya, dan saat hendak pergi meninggal kan tempat di mana si ratu siluman hancur menjadi asap hijau, tiba-tiba saja Xiao Nuan di kejutkan oleh sekumpulan rusa yang mengelilingi diri nya.
Xiao Nuan sudah bisa menebak bahwa para rusa itu pasti ingin balas dendam karna diri nya sudah membunuh sang pemimpin mereka, yaitu ratu siluman rusa biru tadi, tapi kata- kata yang di ucap kan oleh para rusa di luar dugaan Xiao Nuan.
"Terima kasih nona, karna anda sudah membebas kan kami dari roh jahat itu.!" Ucap seekor rubah yang menghampiri Xiao Nuan.
"kalian berterima kasih karna aku sudah membunuh ratu kalian.?" ucap Xiao Nuan Bingung, seharus nya mereka marah pada Xiao Nuan, tapi mengapa mereka malah berterima kasih.
"Iya, kami berterima kasih, karna nona sudah membunuh mahluk yang menghancur kan ketentraman Siluman rusa biru , dia bukan lah keturunan rusa biru yang sesungguh nya.!" ucap salah satu rusa yang berbadan paling besar di antara rusa lain nya.