
Tinggal 3 hari lagi pernikahan antara kaisar Long dan Xiao Nuan akan di adakan, namun Xiao Nuan merasa sangat gelisah, ya meskipun setelah hari itu Jing San tak mengata kan apa-apa ataupun berbuat aneh, namun Xiao Nuan merasa khawatir karna Jing San saat ini seperti nya lebih banyak murung di banding kan sebelum nya.
'Apa yang harus ku lakukan, harus kah aku berbuat sedikit kejam agar dia menyerah, hah masalah ini cukup sulit untuk ku selesai kan.!'' ucap Xiao Nuan di dalam hati nya.
Setelah beberapa saat, akhir nya Xiao Nuan memutus kan untuk menemui Jing San.
Sesampai nya di depan pintu kamar Jing San, Xiao Nuan menarik napas dalam-dalam , ('Ya masalah ini harus di selesai kan, Jing San harus mengetahui dengan jelas bahwa perasaan nya itu salah agar dia bisa berhenti.') ucap Xiao Nuan di dalam hati nya.
Tok..Tokk.... suara ketukan pintu kamar Jing San.
"Siapa.?' ucap Jing san dari dalam bertanya.
"Ini aku.!'' ucap Xiao Nuan.
"Eh,No_nona, tunggu sebentar Nona.!'' ucap Jing San dari dalam.
"Ada apa nona mencari hamba.?''ucap Jing San saat baru keluar dari kamar nya.
''Ada yang ingin aku bicara kan dengan mu.!'' ucap Xiao Nuan.
Jing San hanya menunduk sambil terdiam.
"Itu nona tak perlu memikir kan nya, 3 hari lagi pernikhan nona akan di adakan, dan lagi perasaan ini pasti akan menghilang seiring berjlan nya waktu.
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
"A_apa yang terjadi, mengapa pedang ini masuk dan keluar dari sini.!" ucap Ji Ya yang merasa bingung, ya dia baru saja mengguna kan mantra yang di berikan oleh Xiao Nuan, ya itu adalah mantra untuk melakukan kontrak antara tubuh dan senjata yang selalu di bawa, itu Ji Ya laku kan agar jika di acara pernikahan Xiao Nuan terjadi hal tak di inginkan Ji Ya bisa mengeluar kan senjata nya dengan mudah, namun pedang nya yang terbang malah masuk ke dalam tubuh Ji Ya melalui dada nya, seperti nya saat Xiao Nuan kembali Ji Ya harus bertanya lagi ,tadi nya Ji Ya berencana untuk memberi nona nya kejutan, namun seperti nya dia yang di kejut kan.
3hari kemudian.
Sudah 3 hari, hari ini Xiao Nuan memutus kan untuk memasti kan tentang perasaan Jing San, namun sebelum Xiao Nuan pergi menemui Jing San, ternyata Jing San sudah lebih dulu datang dan menemui Xiao Nuan.
"Nona ,setelah mengata kan ini, nona mungkin akan merasa jijik dan aku aneh, namun aku tak berani berbohong kepada nona, dan maaf sebelum nya.!" ucap Jing San.
"Maaf nona, sebenar nya aku tak baik-baik saja saat mengetahui tentang pernikahan Nona dan dan Kaisar Long, maaf jika hamba lancang, namun sebenar nya hamba jatuh cinta kepada kaisar Long hamba menyukai nya,dan hamba merasa sangat sakit saat mengetahui dia akan menikah, namun hamba juga tak bisa untuk merebut nya dari nona.!" ucap Jing San malu.
"Jing San apa kau sadar dengan yang kau kata kan.?" ucap Xiao Nuan, ya dia tak pernah berharap bahwa apa yang di ketahui nya melalui mata Jing San adalah sebuah kebenaran.
"Hamba tahu nona, bukan kah hamba sangat aneh, bahkan hamba tak pernah tertarik dengan para wanita cantik, tapi jantung hamba langsung berdebar kencang saat melihat Kaisar Long.!" ucap Jing San.
"Jing San, kembali lah ke kamar mu, aku tak akan membatal kan pernikahan ini, dan lagi kaisar Long seorang pria, dan kau seorang pria, cobalah merenung, jika jantung mu berdebar kencang bisa saja karna itu perasaan takut, jika kau terpesona melihat nya mungkin itu hanya rasa kagum kepada diri nya, aku tak yakin yang kau kata kan itu cinta.!" ucap Xiao Nuan yang menolak percaya, ya Jing San memang terlihat berbeda dari yang lain, dia dingin kepada lawan jenis, namun akan bersikap hangat kepada sesama jenis.