
Setelah menempuh perjalanan selama 2 hari 2 malam , akhir nya Xiao Nuan dan yang lain nya pun sampai di gerbang perbatasan antara kerajaan Jiangjun dan kerajaan Wangguo , ya kerajaan Wangguo adalah kerajaan yang bersebelahan dengan kerajaan Jiangjun.
Saat ini Xiao Nuan dan yang lain nya telah memasuki kerajaan Wangguo, Xiao Nuan berpakaian seperti biasa, dan Xiao Nuan tak menutupi wajah nya, ya dia di berkati dengan wajah yang cantik, jadi untuk apa dia menutupi nya, saat ini Xiao Nuan dan yang lain nya tengah berada di kedai minum teh,mereka beristirahat sebentar untuk mengisi perut mereka, ya kebetulan kedai teh itu juga menyedia kan makanan seperti mie rebus, Xiao Nuan sadar bahwa mereka menjadi pusat perhatian, dan Xiao Nuan juga tahu banyak yang menatap kagum ke arah mereka, namun para pria hanya dengan melihat Jing Yi bersama mereka, para pria itu enggan untuk mendekati Xiao Nuan dan yang lain nya, ya ternyata Jing Yi sangat berguna sebagai tameng, Xiao Nuan juga bersyukur karna tak banyak yang menatap Yu Wei penuh nafsu seperti dahulu, ya sekarang pakaian Yu Wei lebih tertutup dari dulu, tentu saja itu semua atas perintah Xiao Nuan, dia tak mau jika orang yang ikut dengan nya berpakaian setengah telanjang.
Ah iya,berkata tentang pakaian setengah telajang, Xiao Nuan merasa kan tatapan kebencian dan permusuhan dari seorang wanita yang berada di seberang sana, ya wanita itu berpakaian lebih terbuka dari Yu Wei dulu , meskipun Xiao Nuan mengetahui bahwa wanita itu menatap nya dengan tatapan penuh permusuhan, tapi Xiao Nuan lebih memilih untuk mengabai kan nya, di lihat dari cara berpakaian nya saja,sudah jelas bahwa dia adalah putri dari seorang tuan besar , ya karna jika rakyat biasa yang berpakaian seperti itu maka para lelaki brengsek pasti akan memakan nya habis-habisan, tapi nona itu, tak ada satupun pria yang berani mendekati nya , ya Xiao Nuan tahu apa yang membuat nona itu menatap diri nya, Yuei dan Yu Wei tidak suka, ya penyebab nya adalah Jing Yi, wanita itu tertarik dengan ketampanan Jing Yi, namun dia melihat ada tiga wanita yang mengelilingi Jing Yi, ya tiga wanita itu tak lain adalah Xiao Nuan, Yuei,dan juga Yu Wei , di saat yang bersamaan Jing Yi menjadi tameng untuk para laki-laki, dan menjadi sumber untuk kebencian para wanita.
Putri Yu Lhi /putri dari tuan Han , salah satu tuan besar yang sangat di hormati di kerajaan Wangguo
"Minggir aku ingin duduk di sini.!"ucap Putri Yu Lhi yang memerintah agar Xiao Nuan pergi dari tempat duduk nya.
Prank..suara gelas teh jatuh ke lantai, ya itu adalah gelas teh milik Xiao Nuan, saat Xiao Nuan menikmati segelas teh nya, tiba-tiba saja putri Yu Lhi menampar gelas teh itu hingga terjatuh, ya Putri Yu Lhi merasa Xiao Nuan tak menghormati nya karna mengabai kan ucapan nya.
"Nona, aku bahkan baru menghirup nya sedikit, tapi kau menumpah kan nya, apa kau tak di ajarkan sopan santun.!" ucap Xiao Nuan.
Dan para pengunjung kedai teh menghenti kan aktivitas mereka, mereka hanya akan menyaksi kan bagaimana nasib wanita itu, wanita yang telah berani menyinggung putri Yu Lhi.
...Pemilik kedai teh yang melihat apa yang terjadi pun segera berlari mendekati putri Yu Lhi dan Xiao Nuan, ya pemilik kedai teh mendekati Xiao Nuan untuk memohon agar Xiao Nuan segera minta maaf kepada putri Yu Lhi dan meninggal kan kedai nya, dia tak ingin kejadian beberapa bulan lalu terjadi kepada gadis cantik itu (Xiao Nuan.)...
Ya siapa pun yang berani menyinggung putri Yu Lhi di kerajaan Wangguo ini, pasti akan berakhir dengan nasib buruk, putri Yu Lhi bukan hanya sekedar anak dari tuan besar Han, namun dia juga merupakan keponakan dari ratu kerajaan Wangguo, sang Ratu selalu melindungi dan membela putri Yu Lhi jika dia berbuat salah sekalipun.