
Akhirnya siang hari pun telah tiba ,dan waktu keberangkatan Kaisar Long pun telah tiba ,saat ini Kaisar Long sedang bersiap-siap di depan pintu gerbang untuk segera berangkat ke desa-desa terpencil , untuk menjalankan yang sebenarnya adalah tugas istrinya ,saat ini Kaisar Long sedang menunggu untuk diantar kepergiannya oleh istrinya dan ibunya ,namun bukan istrinya yang mengantarnya ,hanya ibunya sendiri yang keluar dari dalam rumah ,terlihat raut wajah kecewa di dalam diri Kaisar long saat melihatnya, hanya ada ibunya tanpa ada istrinya .
"Bu di mana istriku(Xiao Nuan) , apakah dia tidak ikut keluar bersama dengan ibu ,apakah dia tidak ikut mengantar diriku yang akan segera pergi untuk menjalan kan tugas,setidaknya mengantarku sampai melewati gerbang ." ucap Kaisar Long ,yang menanyakan di mana keberadaan istrinya , dia menanyakan nya , dengan raut wajah sedih seperti seseorang yang patut untuk dikasihani , tapi tentu saja ibunya tidak akan tertipu untuk kesekian kalinya, oleh raut wajah anaknya yang sengaja dibuat-buat .
"Tidak , istrimu tidak bisa keluar dari kamar nya, karena kalau nanti dia terjatuh dari atas tempat tidur maka bisa saja istrimu dia akan retak seribu, apa lagi Untuk mengantarmu sampai keluar dari gerbang, gerbang yang keberadaannya cukup jauh dari kamarnya sendiri ,apalagi dia juga harus menuruni anak tangga baru bisa sampai mengantarmu ke gerbang ,tentu saja istrimu yang saat ini sedang sangat lemah ,dan tubuhnya sangat lelah tidak akan bisa untuk menuruni anak tangga yang begitu banyak , apalagi berjalan sampai ke depan dan mengantarmu untuk melewati gerbang ,Ibu tidak akan membiarkannya melakukan sesuatu yang akan melelahkan untuk dirinya sendiri dan bayi nya ,dan ibu di sini untuk mewakili istrimu , untuk menyampai kan beberapa pesan, dan apa saja yang tak boleh kamu lakukan semasa menjalankan tugas .!" ucap ibu Kaisar Long ,yang membuat Kaisar Long semakin sedih dan kecewa ,dan tentu juga merasa semakin bersalah dan ada juga perasaan tidak adil .
Ya Kaisar long merasa tidak adil ,dia memang benar telah melakukan kesalahan namun Pantaskah dia dihukum seperti ini beratnya ,bahkan saat dia akan pergi menjalankan tugas yang diberikan oleh istrinya sekalipun ,istrinya tetap tidak mau keluar untuk menemui dirinya dan mengantar kepergiannya ,padahal kepergiannya kali ini bukanlah pergi untuk satu atau dua tiga hari saja ,melainkan dia akan pergi setidaknya Paling sebentar ialah satu bulan, dan bisa saja bahwa dia akan berada lebih lama di sana ,karena desa-desa terpencil itu sedang mengalami masalah kemarau panjang,dia harus menangani masalah itu di desa-desa yang tidak hanya satu desa dan bisa saja itu semua akan lebih dari pada satu bulan ,namun amarah istrinya sangat besar dia tetap tidak mau keluar untuk mengantar kepergiannya Kaisar Long untuk menjalankan tugas ,Kaisar Long merasa sedikit tidak adil hukuman ini terlalu berlebihan untuk dirinya ,Ingin rasanya dia untuk langsung menerobos masuk ,namun tentu saja semua akan percuma jika di lakukan nya ,karena dia tahu betul Seperti apa istrinya itu ,istrinya bukanlah seperti para gadis bangsawan lainnya yang bersifat lemah lembut ,melainkan lebih mirip seekor singa betina yang sangat sulit untuk dijinakkan ,jangankan dijinakkan dia bisa saja menerkam dan memangsa orang lain ,seperti saat ini ,Kaisar Long Hanya seperti salah satu mangsanya yang jika berontak sedikit saja akan langsung dimangsanya dan dimusnahkannya ,mau tidak mau Kaisar Long harus dengan berlapang dada menerima kemarahan istrinya dan menerima hukuman nya .
"Istrimu mengatakan bahwa kau tidak boleh kembali ke sini ,sebelum kau menyelesaikan semua masalah yang ada di desa-desa tersebut ,dia juga mengatakan bahwa kau tak boleh membunuh sembarang orang di sana, ya meskipun kau sangat ingin membunuh mereka ,dan cobalah untuk bersikap ramah dan berbaur dengan para penduduk yang ada di desa-desa tersebut ,kau jangan pelit dengan para prajurit yang ikut pergi untuk menjalankan tugas bersama dirimu ,beri mereka makanan yang cukup ,dan jangan lupa beri juga makanan untuk para penduduk desa ,gunakan sedikit kekuatanmu untuk menurunkan hujan katanya ,jika pesan dari ibu cukup singkat saja ,saat ini istrimu sedang mengandung ,saat ini dia sedang hamil ,Jika seorang istri sedang hamil ,orang dulu mengata kan, katanya ada mitos yang mengatakan bahwa suami tidak boleh membunuh, tidak boleh berbuat jahat, tidak boleh membuat orang lain cacat , tidak boleh memanah sembarang binatang ,dan tidak boleh memotong binatang maupun manusia ,karena katanya semua itu akan berimbas kepada janin yang ada di dalam perut istrinya ,dan cobalah untuk bersikap ramah kepada anak-anak kecil , jangan langsung melempar nya saat nanti ada salah satu dari anak penduduk yang berlari mendekati diri mu ,istrimu juga berpesan begitu ,saat kamu tinggal di desa-desa tersebut nanti Jangan bersikap kasar kepada para anak kecil maupun orang tua ,Jangan sedikit-sedikit mau memusnah kan seseorang, jangan sedikit-sedikit mau membakar orang lain ,apalagi jangan sedikit-sedikit memenggal kepala orang lain lalu memamer kan nya ,ingat kamu di tugas kan ke sana untuk membantu mereka yang sedang kesusahan ,jadi jangan membuat masalah di sana apa lagi membuat mereka takut dengan Kehadiran diri mu di sana,Sudah itu saja pesan dari istri mu dan juga Ibu ,sekarang berangkat lah, hati-hati di jalan, jagalah para prajurit dan para pengawal yang mengikutimu ,jika bisa selesaikan pekerjaan mu secepat nya ,jangan menipu para prajurit mu lalu melari kan diri ,Jika kamu berani meninggal kan pekerjaan mu , mau itu dalam satu hari saja kamu Melarikan dari desa-desa tersebut, maka kata istri mu berkata dia lah yang akan turun tangan ke sana ,dan tentu dia akan memberi pelajaran yang jauh lebih berat untuk diri mu ,kali ini dia tidak memberimu pelajaran karena masih bisa memaaf kan mu kesalahan mu, itu karena kamu mau mengganti kan nya dalam menjalan kan tugas, ya tugas diri nya untuk pergi ke desa-desa yang di landa oleh kemarau panjang , ini bukan pesan dari ibu namun kali ini ibu ingin mengingat kan dirimu ,jika kamu berani melarikan diri dari kewajibanmu ,maka ibu akan menghukum mu dan menarikmu pulang ke kekaisaran Long, dan kata istrimu dia tidak bisa mengirim orang-orang kepercayaannya untuk ikut denganmu karena orang-orang tersebut sudah memiliki tugasnya masing-masing ."ucap ibu kaisar Long,dan tentu saja kaisar long yang mendengarnya merasa semangkin frustasi, saat mendengar pesan dari ibu dan istrinya itu ,dan semua pesan itu terkesan sebagai sebuah peringatan bukan pesan, bahkan tidak ada yang berpesan untuk dirinya agar selalu ingat makan tepat waktu .
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
Maaf ya baru sempat buat update ,karena dari pagi tadi aku buat kue lapis pesanan orang😅, Selamat menyambut hari raya Idul Adha ,selamat raya kurban {bagi yang merayakannya } dan jika aku tuh ada salah Mohon maaf lahir dan batin ya ,makasih untuk kalian semua Makasih udah ngedukung aku dengan ngebaca novel ini .