
"*Hei tuan, aku tak tahu kau tuan muda dari mana, tapi jika kau ingin nyawamu selamat, maka ku saran kan lebih baik kau pergi dari sini sekarang.!" ucap pangeran ke dua dengan nada mengancam.
Ya orang itu adalah pangeran kedua, ternyata hal yang di takuti Xiao Nuan benar-benar terjadi, saat Xiao Nuan melihat putri Yu Yu sendirian tanpa di temani seorang pangeran pun di istana Li, Xiao Nuan sudah merasa ada yang janggal.
Kenapa pangeran kedua memanggil Xiao Nuan tuan muda.?
Ya semua itu karna saat ini Xiao Nuan sedang menyembunyikan identitas nya , dengan menggunakan tudung dan kain penutup wajah, namun siapa sangka pangeran kedua sangat bodoh hingga menyangka Xiao Nuan seorang laki-laki.
"Aku akan pergi setelah membawa wanita itu, dan memberimu sedikit pelajaran.!" ucap Xiao Nuan dengan suara seperti seorang laki-laki, ya karna pangeran kedua sudah mengira Xiao Nuan seorang laki-laki, jadi sekalian saja Xiao Nuan berpura-pura menjadi seorang laki-laki.
"Kau, apa kau tak tahu sedang berhadapan dengan siapa.!" ucap pangeran kedua dengan nada mengancam .
"Aku tak peduli sedang berhadapan dengan siapa, yang jelas aku ingin membawa orangku pulang, dan memberi pelajaran kepada orang yang telah membuat orang ku seperti itu.!" ucap Xiao Nuan dingin sambil menatap pangeran kedua, dan menunjuk ke arah Yu Wei.
"Ka_kau, berani sekali kau , aku adalah seorang pangeran, dan dia adalah istri ku, asal kau tahu istriku ini seorang yang licik, dia menikah dengan ku menggunakan cara kotor, terus dia pergi dari istana dengan meninggalkan satu jasad yang sudah tak bisa di kenali, kami berfikir itu adalah jasadnya, ternyata itu adalah jasad orang lain yang di gunakan nya untuk menipu kami, dan aku tak sengaja melihat nya bersama seorang pria, harus nya kau bersyukur aku membawa nya pergi, aku adalah suami nya, dan aku akan mengajari bagaimana seharus nya bersikap seperti seorang istri yang baik.!'' ucap pangeran kedua dengan memberanikan diri, ya saat Xiao Nuan menatap nya dengan tajam penuh aura membunuh, tanpa di sadara tubuh pangeran kedua mengeluarkan keringat dingin karna ketakutan.
"Kau bilang dia pergi meninggal kan mu, pasti ada alasan nya bukan.!" ucap Xiao Nuan seolah-olah bertanya.
Xiao Nuan berjalan mendekati pangeran kedua dengan aura membunuh.
Tanpa pangeran kedua sadari tubuh nya berjalan mundur dengan sendiri nya karna merasa terancam.
"Hai rumput hijau, kita bertemu lagi, bisakah kau mempertanggung jawabkan ucapan mu yang mengatakan aku menjajakan tubuhku,kira-kira hukuman seperti apa yang cocok untuk mengajari mulut mu itu ya, mungkin kau tak pernah di ajari selama ini, dan hari ini biarkan aku mengajari mulutmu itu.!" ucap Xiao Nuan sambil tersenyum, senyum yang menambah ketakutan pangeran kedua, dan Xiao Nuan terus berjalan maju mendekati pangeran kedua.
Haiiii para pembaca setia author, terima kasih atas dukungan nya, dan author cuma mau bilang bakat seorang penulis novel, komik, itu adalah membuat pembaca penasaran karna cerita nya yang gantung*..
***Benar ngak.. benar ngak... ya benar lah masa enggak..
Bdw... author kabur dulu nih , nanti pasti kalian demo dengan kata lanjut thor😂😂 nang..tenang ya, besok author ada up lagi kok, miss you kalian semua.
tetap semangat ya baca karya author***...