Recarnation Of A Queen

Recarnation Of A Queen
jangan hancurkan keluarga ini.


*flashback⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️


"Maaf Nuan'er ayah benar-benar lupa karna sangat terkejut dengan penampilan mu yang sekarang .!" Ucap Jendral Ye dengan raut wajah seperti orang yang merasa sangat bersalah, padahal di dalam hati nya ,dia menahan amarah yang sangat besar, "bisa-bisa nya anak yang patuh,yang tak pernah melawan sekalipun jika di perintah tapi hanya dalam satu tahun berubah jadi anak yang kurang ajar" begitulah pikiran Jendral Ye yang menahan amarah nya.


⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️


"Apakah aku tidak salah dengar, kaa nya Nona muda Jendral Ye tinggal di Beibu." ucap salah seorang tamu kepada tamu lain nya.


"Ya, bahkan sepertinya Nona Muda Jendral Ye ini juga tidak di sayang oleh jendral, dan juga seperti mendapat perlakuan tidak adil." ucap tamu yang lain nya.


"Tidak,tidak bukan kah kata nya nona muda dan Tuan Muda Jendral Ye ini adalah orang yang buruk rupa.?" tanya seorang tamu lain nya.


"Iya, bahkan aku juga mendengar ada rumor yang mengatakan bahwa Nona Muda dan Tuan Muda Jendral Ye adalah seorang sampah, bahkan di katakan cacat." ucap tamu lain nya.


"Bahkan ada rumor yang mengatakan mereka tidak bisa bicara.!" ucap tamu lain nya.


"Apakah semua rumor itu bohong, dan sengaja di buat-buat .?" tanya seorang tamu lain nya.


"ya bisa jadi , karna dulu aku pernah tidak sengaja melihat Nona Muda Jendral Ye , dia bahkan di tindas oleh para pelayan.!" ucap salah satu tamu lain nya


"Benar waktu itu saat aku berkunjung ke kediaman Jendral Ye ini ,aku melihat ada seorang anak kecil yang tinggal di Beibu kediaman Jendral Ye ini , dan anak kecil itu mempunyai mata yang sama seperti nona muda ini, hanya saja tatapan mata anak kecil itu terlihat sangat putus asa, sangat berbeda dengan tatapan mata nona muda ini.!" ucap tamu lain nya.


"Hah, ternyata lumayan juga hasil nya, ingat ini baru permulaan." kata Xiao nuan dalam hati nya saat melihat hasil dari ucapan nya hari ini , dan Xiao Nuan pun sedikit tersenyum , ya para tamu yang membicarakan Jendral Ye dan Xiao Nuan tidak tahu saja bahwa apa yang mereka katakan terdengar jelas di telinga Xiao Nuan.


.


tiba-tiba ... sringg


.


.


"Queen Of Death, aku mohon jangan hancurkan keluarga ini." ucap Xiao Nuan terdahulu kepada Xiao Nuan yang baru , dengan mamanggi nama Xiao Nuan dengan sebutan Queen Of Death yang di katakan oleh Xiao Nuan saat mereka berkenalan dahulu, Xiao Nuan yang sekarang saat mendengar nama nya di panggil oleh Xiao Nuan terdahulu dengan nama Julukan yang di dapatkan nya di zaman dahulu pun sedikit tersenyum, sebelum dia melanjutkan ucapan nya.


"Mengapa aku tak boleh menghancurkan keluarga ini, bukan kah kau meminta ku untuk membalaskan dendam mu pada kekuarga ini .?" tanya Xiao Nuan yang sekarang kepada Arwah Xiao nuan terdahulu.


"Aku memang memintamu untuk membalaskan dendamku kepada Selir An dan kedua anak nya , dan juga kepada selir Yu dan kedua anak nya, tapi aku tidak ingin kau menghancurkan Kediaman ini , karna di kediaman ini ada orang -orang yang aku sayangi yaitu Adikku Jin Long, Zumu , dan juga ayahku. aku sangat menyanyangi mereka.!" Ucap Xiao Nuan terdahulu sambil memohon kepada Xiao Nuan yang sekarang dengan meneteskan air mata nya.


"Kau bodoh ya, ah tidak-tidak kau mungkin gila, bagaimana bisa ka menyayangi ayah yang seperti baj**gan itu , dia bahkan tak pantas untuk kau panggil ayah." Ucap Xiao Nuan marah, ya jika saja tak ada orang dia mungkin sudah berteriak kepada arwah Xiao nuan.


⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️



apa kalian penasaran kenapa author memasukan foto sawah ini🙂


author cuman mau bilang ternyata tempat yang adem, tenang juga sangat bagus untuk menulis novel, bukti nya saat author di sawah ide-ide yang tak author pikirkan keluar dengan sendirinya ,biasa nya menulis 1chapter untuk 1000 kata saja author bingung, tapi saat author berada di sawah ga terasa author sudah menulis hampir 2000 kata, dan author up 2 chapter hari ini.


salam kenal ya dari author, aku anak desa loh, anak dari seorang petani, dan author bangga dengan ortu author walaupun mereka petani.


apapun pekerjaan ortu kita, kita sayangilah mereka sebisa kita, bahagiakan mereka, karna jika tidak ada mereka , kita juga tidak mungkin ada di dunia ini.


oh iya ya , jangan lupa Like + Vote + 5 bintang ranting nya untuk author ya, mohon dukungan nya selalu, jika ada yang salah jangan sungkan berkomentar dan beri saran untuk author ya.