Menikah Dengan Pangeran Dari Alam Ghaib

Menikah Dengan Pangeran Dari Alam Ghaib
64. Benarkah?


Narendra kemudian membuka kaca benggalanya. Dia ingin memberitahukan kepada Deniz bahwa semua yang diberikan oleh Raja Abiyaksa semua itu hanyalah tipuan mata dan tidak benar-benar nyata.


" Kemarilah sayang mendekatlah kepadaku. Akan aku tunjukkan padamu kebenaran yang hakiki yang akan membuka matamu secara lebar tentang siapa itu Raja Abiyaksa yang sesungguhnya.


Narendra kemudian menunjukkan kepada Dennis rumah mewah yang dikatakan oleh Deni sebagai tempat tinggal Raja Abiyaksa selama berada di dunia manusia.


Ternyata rumah mewah itu hanyalah sebuah kumpulan pohon bambu yang terkenal sangat angker di lingkungan Deniz.


Setelah kepergian Raja Abiyaksa dari kediaman Deniz mobil mewah yang diberikan oleh Raja Abiyaksa pun telah menghilang tiba-tiba tanpa bekas.


Deniz tampak terkesiap melihat semua yang ditunjukkan oleh Narendra melalui kaca benggala milik suaminya.


" Sudahlah lupakan saja. Toh juga, hal itu tidak penting sama sekali. Bagiku yang penting sekarang Raja Abiyaksa sudah pergi meninggalkan kediamanku dan dia juga tidak pernah berusaha untuk melukaiku! malahan selama dia berada di rumahku dialah yang selalu menjagaku dari para Jin dan setan usil yang selalu mengganggu." ucap Deniz yang akhirnya memutuskan untuk tidur karena dia sudah sangat lelah memikirkan hal-hal yang sangat membuatnya ingin menyerah.


Narendra yang tahu bahwa Deniz memiliki rasa simpati kepada Raja Abiyaksa karena telah menolong dirinya selama berada di alam manusia. Akan tetapi dia pun tidak mau memaksakan Deniz untuk membenci Raja Abiyaksa.


Narendra kemudian pergi ke ruang meditasi Setelah dia melihat istrinya sudah terlelap.


Peperangan besar yang akan dicetuskan oleh Raja Abiyaksa dengan kerajaannya telah berada di depan mata. Sehingga saat ini Narendra tidak bisa bersikap santai lagi.


Narendra terus bermeditasi dan dengan khusuk mengucapkan banyak dzikir di dalam hatinya dan juga mengamalkan dzikir-dzikir khusus yang diberikan oleh maha guru kepadanya untuk membuat dia bisa membasmi pasukan ular hijau tanpa banyak repot apabila perang benar-benar terjadi antara kedua kerajaan yang sudah bermusuhan ratusan tahun.


Akan tetapi perang kali ini yang dicetuskan oleh Raja Abiyaksa bukan masalah prinsip kerajaan atau pun masalah yang mendasar lainnya. Akan tetapi karena ambisi pribadi Raja Abiyaksa yang ingin merebut Deniz dari tangan Narendra.


Sementara itu raja dan permaisuri istana kerajaan kucing yang telah mendengarkan dari Sang Jenderal tentang Deniz yang sudah kembali bersama dengan putranya mereka merasa sangat senang sekali.


" Sudahlah permaisuri biarkan dulu Deniz beristirahat. Dia pasti lelah sekarang!" ucap sang raja menghentikan langkah istrinya yang hendak pergi menemui Deniz yang sudah sangat dia rindukan setelah kepergian Deniz lebih dari sebulan lamanya.


Mendengar perkataan suaminya permaisuri pun kemudian mengurungkan niatnya untuk menemui sang menantu. Dia memutuskan untuk besok menemui menantunya.


Sementara Narendra bersiap untuk menyiapkan para pasukan dalam rangka bersiap untuk peperangan besar yang akan mereka sambut dari kerajaan ular hijau yang sudah memberikan surat peperangan kepada mereka.


Sementara raja sudah menyiapkan pengungsian untuk seluruh warganya agar tidak berdampak dengan peperangan yang akan segera tercetus di kerajaannya.


Mereka akan mengungsikan seluruh warga yang tidak memiliki kekuatan untuk membantu peperangan. Mereka akan di tempatkan di pegunungan Pelangi milik Mahaguru yang sudah dipasang pagar gaib yang sangat hebat oleh sang maha guru.


Mulai besok Raja akan mulai mengungsikan seluruh warga menuju pegunungan Pelangi untuk melindungi mereka dari kebinasaan akibat perang yang dicetuskan oleh kerajaan ular hijau yang berniat untuk merebut Deniz dan akan dijadikan sebagai permaisuri sang Raja Abiyaksa yang terkenal memiliki ambisi yang besar untuk mendapatkan apapun yang dia inginkan.


Setelah Deniz bangun dia melihat suaminya sudah berada di sampingnya dengan senyum yang terukir di wajahnya yang tampan.


" Apakah kau benar-benar tidak pernah tidur?" tanya Deniz benar-benar merasa penasaran dengan Narendra.


Narendra kemudian menjelaskan bahwa makhluk seperti dia tidak membutuhkan tidur untuk beristirahat.


Dia sudah cukup merasa Fit setelah bermeditasi dan terus berdzikir untuk menguatkan tubuhnya. Sehingga dia bisa bertarung melawan segala jenis makhluk jin, siluman maupun setan pengganggu.


" Pantesan aku tidak pernah melihatmu tidur aku lebih sering melihatmu bermeditasi!" ucap Deniz sambil tersenyum kepada Narendra.


Segala kemarahan Deniz yang telah dia rasakan kemarin gara-gara sikap Narendra sudah hilang entah ke mana. Setelah dipisahkan dengan sang suami digantikan oleh kerinduan yang membuncah tidak ada Deniz yang kini mulai mencium sang suami untuk melampiaskan rasa rindu nya.


" Wah, kamu udah berani nyerang aku ternyata!" goda Narendra kepada Deniz yang mulai memimpin percintaan mereka.


Kandungan Deniz sekarang sudah semakin besar sehingga tidak memungkinkan bagi Narendra untuk bermain sembarangan lagi dengan sang istri. Semua di lakukan dengan lembut dan hati-hati demi keselamatan sang istri dan bayi mereka.


Bayi Narendra dan Deniz adalah seorang laki-laki yang sudah diprediksikan oleh sang maha guru akan menjadi seorang pangeran yang sangat tampan seperti Narendra.


Setelah selesai dengan aktivitas bercinta mereka. Mereka pun kemudian mendatangi istana kerajaan yang ditempati oleh raja dan permaisuri istana kerajaan kucing untuk bertemu dengan mereka berdua.


Sang permaisuri langsung memeluk Deniz dengan penuh kerinduan. Dia bakhan sampai meneteskan air matanya. Karena merasa haru akhirnya kembali bisa berkumpul dengan sang menantu dan calon cucunya.


" Deniz kau harus segera diungsikan dari istana ini karena sebentar lagi peperangan akan segera terjadi di istana ini!" ucap Raja merasa sangat prihatin dengan keadaan istananya yang terancam.


" Tidak aku tidak akan mengungsi ke mana-mana. Aku akan bertahan di istana ini. Sebisa mungkin aku akan menghentikan Abiyaksa dari tindakan konyolnya itu!" ucap Deniz pelan berusaha meyakinkan kedua mertuanya agar tidak memaksanya pergi dari istana.


" Tapi itu akan sangat berbahaya. Apalagi saat ini kau sedang mengandung!" ucap sang raja yang benar-benar mengkhawatirkan keadaan menantunya dan calon cucunya.


Tetapi Deniz berhasil meyakinkan raja dan permaisuri bahwa dia pasti akan baik-baik saja. Walaupun dia berada di istana itu. Karena dia yakin dan percaya Raja Abiyaksa tidak akan pernah tega menyakitinya.


Raja dan permaisuri akhirnya menyerah dan mereka tidak memaksa Deniz untuk meninggalkan istana kerajaan. Tetapi raja dan permaisuri mengerahkan banyak pasukan dan seorang jenderal untuk menjaga Deniz dari segala kemungkinan buruk yang pastinya akan terjadi kepada menantu mereka.


Deniz tidak banyak protes melihat pengaturan sang raja dan permaisuri yang begitu ketat memberikan banyak pasukan untuk menjaga dirinya.


Deniz sangat tahu bahwa kedua orang tua Narendra sangat menyayanginya dan sudah sangat menunggu kelahiran anak yang saat ini ada di dalam kandungannya. Bayi Deniz sudah diprediksi sebagai bayi laki-laki yang akan menjadi putra mahkota kerajaan kucing.


Bayi tersebut akan menjadi harapan bagi istana kerajaan apabila terjadi apa-apa terhadap Narendra di kemudian hari. Mengingat status Narendra yang menikah dengan seorang manusia.