Menikah dengan Ayah Angkatku

Menikah dengan Ayah Angkatku
2 Tahun Sudah


Tiga hari kemudian lndrawan dan juga Andre menemui dokter yang menangani dokter Mita untuk menanyakan kelanjutan penyakit dokter Mita, dan setelah perbincangan yang lama akhirnya dokter menyarankan untuk dirawat di rumah karena memang kondisi badannya sudah membaik hanya saja perlu kontrol secara rutin supaya amnesianya bisa sembuh dokter mengatakan kan paling lama kemungkinan sekitar 5 tahun. Tapi semua itu hanya prediksi bisa kemungkinan secepatnya.


Indrawan yang merasa bertanggung jawab atas apa yang dialami oleh dokter Mita pun mencoba untuk merawat dokter Mita, dia membelikan 1 unit apartemen di samping apartemennya, karena dokter Mita tak mungkin tinggal di rumahnya. Kondisi ibunya dokter Mita mengalami depresi agar memudahkan mengawasi maka dari itu Indrawan mencoba untuk merawat di dekat dengan apartemennya. Hendra asisten Indrawan bertanggung jawab merawat Mita dan menemaninya di apartemen tentunya dengan tambahan gaji di luar jam kerjanya.


Siang itu Indrawan termenung di kursi kebesarannya di perusahaan. Entah kenapa dia merasa bahwa Tuhan sedang menghukumnya sampai detik ini Laras belum ada titik temu, dia memperkirakan kandungan Laras berjalan 5 bulan. Membuka dompetnya lalu mengambil foto hasil USG bayi nya.


"Sayang gimana kabar kamu dan mami, baik-baik saja bukan papi kangen banget." Ucap Indrawan lirih sambil mengusap Poto hitam putih di tangannya.


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


Hari berganti minggu, minggu berganti bulan, dan bulan berganti tahun. 2 tahun sudah Laras pergi dari Indrawan. Tetapi sampai detik ini Indrawan belum menemukan titik terang, dokter Mita yang diharapkan masih belum pulih ingatannya sampai saat ini.


Tak ingin terlalu larut memikirkan Laras karena takutnya dia sakit dia melampiaskannya dengan semakin giat usaha. Dia ingin ketika dia dan Laras berkumpul bersama anaknya, tidak kekurangan suatu apapun sehingga dia memilih untuk bekerja lebih giat. Di samping perusahaannya yang semakin pesat dia juga sekarang mempunyai beberapa kontrakan dan kos-kosan. Usaha kos-kosan dan juga kontrakan dikelola oleh ibunya Laras yang berada di Bandung.


Sementara itu Sofia teman dekat Laras sudah mulai masuk kuliah setahun yang lalu walau begitu dia tetap ikut mencari Laras tapi belum juga ada titik temu.


Hubungannya bersama Andre yang awal mula ditentang oleh kedua orang tuanya kini berjalan sesuai harapannya. Andre ternyata tidak mengingkari janjinya dia meyakinkan kedua orang tuanya dan sekarang mendapat restu dari keduanya walau orang tuanya menentang untuk menikah terlebih dahulu.


Usaha yang dirintisnya termasuk sukses dari sejak dia lahiran dia jarang sekali ke toko karena dia harus mengurus baby nya. Sementara di tokonya sekarang sudah ada 3 karyawan, 2 karyawan laki-laki 1 karyawan perempuan. Bibi Gayatri dia hanya bertugas mengawasi tokonya. Dari hasil usahanya dia sudah mempunyai 1 buah mobil colt untuk belanja 3 buah motor yang dia fasilitasi untuk karyawannya.


Hari itu Laras pergi ke kota untuk imunisasi baby Gabriel, dia juga membeli beberapa pakaian dan juga alat-alat lainnya untuk baby Gabriel.


Saat pulang ke rumah bibi Gayatri di perjalanan hujan deras sekali, jalanan yang batuan tanpa aspal membuat perjalanan kurang nyaman. Saat mobil di tanjakan mulai terjadi beberapa guncangan, hujan yang semakin deras jalanan juga licin membuat mobil agak sedikit oleng, hingga di tanjakan yang lumayan terjal mobil tiba - tiba oleng dan akhirnya menabrak pembatas jalan.


duaaaaaammmmm...


Terdengar dentuman yang cukup keras, baby Gabriel yang sedang duduk di pangkuan mamihnya terpental ke dasboard, dan supir tertindih mobil.


readers tercinta.... tolong dukung karya othor yang baru yaa