
"Laksh" panggil Ragini pelan, Laksh yg sedari tadi sibuk dengan laptopnya pun menatap ke arah Ragini.
"Kenapa Sayang? Apa kau bosan menungguku disini?" tanya Laksh menatap tajam Ragini
"Tidak Laksh bukan seperti itu, kenapa kau tak jujur kepada ku jika kau seorang penulis terkenal?" tanya Ragini dengan menatap lekat ke arah mata Laksh
Laksh menahan nafasnya, menutup laptopnya lalu menghampiri Ragini. Mendekat ke arah Ragini dan menggenggam erat tangan Ragini
"Sayang, aku tau jika kau tidak suka membaca" jawab Laksh dengan senyuman
Ragini mengernyitkan dahinya. Bingung darimana Laksh tau semua hal tentang Ragini. Padahal mereka baru pertama kali mengenal. Dan itupun baru itungan hari saja.
"Kau ingin tau semua tentangku? Ingin mencari tau jati diriku yg sebenarnya Sayang" tanya Laksh dengan menatap tajam ke arah Ragini.
Ragini menjawab pertanyaan Laksh dengan anggukkan kepalanya.
"Hmmm baiklah akan aku ceritakan" ucap Laksh pelan
#Flashback
"Ibu, ibu mau pergi kemana bu, ku mohon jangan tinggalkan aku bu. Aku tidak mau tinggal bersama ayah dan tante itu bu. Aku ingin ikut ibu saja. Ibu aku mohon jangan tinggalkan aku" rengek Laksh kecil kepada ibunya. Menangis dan terus memohon kepada ibunya agar tidak pergi. Tapi ibunya mengacuhkan Laksh seolah tak perduli kepada tangisan anaknya. Ia memalingkan wajahnya. Tak menatap Laksh sama sekali padahal kondisi anak itu sangat memprihatinkan. Ia terus terusan menangis histeris sambil memegang kaki ibunya. Berusaha menahan ibunya agar tak pergi dengan sisa kekuatan yg ia punya. Kata kata permohonan selalu ia ucapkan agar ibunya mau mengubah keputusannya. Kondisi Laksh kecil amat sangat memprihatinkan. Tetangga yg melihat mereka memandang dengan iba. Perlahan ibu Laksh berjongkok dan mencoba membangunkan Laksh dari posisinya. Lalu mendorong Laksh hingga Laksh terjatuh.
"BUKANKAH SUDAH AKU BILANG, JANGAN PERNAH PANGGIL AKU IBU, AKU TAK PERNAH MENGHARAPKAN KEHADIRANMU, AKU SANGAT MENYESAL MELAKUKAN SEBUAH KESALAHAN BESAR SEHINGGA MENGAKIBATKAN DIRIMU LAHIR KE DUNIA INI. AKU SUNGGUH TAK MENGHARAPKAN KEHADIRANMU LAKSH. KAU IKUT SAJA DENGAN AYAHMU ITU. DAN INGAT JANGAN PERNAH PANGGIL AKU DENGAN SEBUTAN IBU. ANGGAP SAJA IBU MU INI SUDAH MATI. JANGAN MENGHALANGI LANGKAHKU. KARENA DIRIMU AKU MENGALAMI HAL SULIT DALAM HIDUPKU. KARENA DIRIMU AKU TAK BISA MENIKMATI MASA MUDAKU. KARENA DIRIMU HIDUPKU SURAM LAKSH. SEMUA KARENA DIRIMU YG HADIR DIANTARA AKU DAN AYAHMU. SUDAH CUKUP AKU MEMBESARKANMU SELAMA 6 TAHUN INI. AKU AMAT KESUSAHAN MENGHADAPI SIKAP NAKAL MU. SUDAH SANA KAU PERGI, JANGAN MENGHALAGI LANGKAHKU" bentak Ibu Laksh
Ibu Laksh pergi meninggalkan Laksh yg masih terdiam di tanah. Naluri ibunya seolah tidak lagi ia miliki. Bahkan rasa iba nya terhadap tangisan anak kecil yg merengek kepadanya dia acuhkan. Yg ada di pikirannya adalah pergi dan hidup dengan baik. Laksh lalu masuk ke dalam rumah yg ia tempati selama 6 tahun bersama ibunya. Menguncinya rapat dan menangis bersandar di balik pintunya. Sungguh Malang.
Tiba tiba tak lama ada suara ketukan pintu dari luar rumah itu. Laksh yg masih sesenggukan menahan tangisnya membuka pintu itu dengan cepat. Seseorang di balik pintu itu lalu langsung bersimpuh memeluk Laksh dan menangis.
"Maafkan ayah Nak, maafkan ayah. Ayah selama ini tidak tau mengenai dirimu. Ibumu tak pernah menceritakan tentangmu kepada ayah, maafkan ayah" ucap nya lirih
Laksh hanya terdiam terpaku. Dia pun memeluk erat ayahnya. Setidaknya saat ini ia akan mempunyai ayah yg akan menjaga dan merawatnya.
#Flashback off
Mata Ragini berkaca-kaca dia tak menyangka masa lalu Laksh di masa kecil amatlah sangat buruk. Dia harus menerima 'tamparan keras' di hidupnya. Yg masih membekas luka itu di hatinya. Dan tergores amat dalam dan perih. Anak sekecil Laksh dulu di tinggalkan ibunya dan ibunya dengan terang terangan menyebutkan jika ibunya tak menginginkan Laksh.
Laksh menangis tersedu menceritakan masa lalu nya yg kelam. Ragini melihat Laksh yg menangis langsung menghampiri Laksh, memeluk erat Laksh dan mengeratkan pelukannya. Mengelus rambut Laksh dengan pelan seolah memberikan semangat dan ketenangan kepada Laksh.
'Ya Dewa kasian sekali nasib nya Laksh, mengapa ibunya tega memperlakukan Laksh seperti itu, aku harus membantu Laksh untuk bangkit dari masa lalunya. Aku harus membuat Laksh melupakan luka di masa lalunya. Untuk apa kau berprofesi sebagai seorang psikiater jika kau tak bisa menangani orang yg kau sayangi Ragini' ucap Ragini dalam hati
Hati Ragini sangat sakit melihat kondisi orang yg di sayangi nya seperti ini. Menatap Laksh dengan sangat lirih.
Jangan lupa like dan komen..