KAU MILIKKU

KAU MILIKKU
Mencari Tahu


TEETTTTT.....


Suara bell apartement Laksh berbunyi. Laksh mencoba bangun untuk melihat siapa yg mengunjunginya. Kepala Laksh masih terasa sakit dan berat. Dengan langkah gontai ia berjalan menghampiri pintu apartement nya untuk membukakan pintu.


SREETTT...


Laksh terkejut matanya membulat tak menyangka dengan apa yg di lihatnya. Di depannya berdiri seorang wanita dengan senyuman merekah di bibir mungilnya. Senyumannya amat mententramkan hati Laksh. Laksh menatapnya dengan kebingungan. Wanita itu mengibaskan tangannya di depan wajah Laksh.


"Hei Laksh, kau ini kenapa? Kau melihat ku seperti melihat hantu saja" ucap wanita itu terkekeh


"Ra-ra-gi-ni" ucap Laksh gugup lalu mendukkan kepalanya.


"Iyah, aku Ragini, KEKASIHMU" ucap Ragini dengan menekankan kata "KEKASIHMU".


Kepala Laksh langsung mendongak mendengar Ragini mengatakan itu. Laksh menatap lekat Ragini lalu tersenyum ke arahnya. Ragini menepuk pundak Laksh, mengelus rambut Laksh perlahan. Ragini berusaha untuk memperlakukan Laksh dengan baik. Setidaknya ia bersikap seperti itu untuk menenangkan hati Laksh.


"Apakah ini masih sakit? (Tanyanya) maafkan aku Laksh, aku terlalu kencang mendorongmu" ucap Ragini sambil memegang kedua telinganya. Laksh lalu memegang tangan Ragini menurunkan tangan Ragini dari kepalanya, lalu tersenyum. Ragini pun membalas senyuman dari Laksh.


"Kau tidak perlu meminta maaf padaku Ragini, karena kau tidak bersalah, jika kau tak mendorong tubuhku ke dinding, entah apa yg akan aku lakukan nantinya, aku pasti akan sangat amat menyesali nya" jawab Laksh lirih, dia menundukkan kepalanya seolah tak berani menatap Ragini.


Ragini memegang dagu Laksh untuk mendongakkan kepala Laksh agar melihat ke arahnya. Lalu tersenyum dan megelus pipi Laksh.


"Bukankah sudah ku bilang tadi, aku yg salah jadi aku yg harusnya minta maaf kepadamu" ucap Ragini sambil tersenyum


"Tidak Ragini, aku yg salah" ucap Laksh pelan


"Ragini aku yg salah" Laksh tak mau kalah


"Aku Laksh" Ragini jg tak mau kalah


"Ragini.... Ucapan Laksh terpotong karena Ragini menutup mulut Laksh. Ragini bersandar di bahu bidang Laksh. Mengeratkan tangannya di pinggang Laksh, begitu pun dengan Laksh.


*********


"Gimana Laksh? Apa kau sudah merasa lebih baik" ucap Ragini sambil memegang tangan Laksh


Laksh hanya menatap Ragini dan tersenyum.


"Sudah Sayang, soal kemarin aku benar benar tidak bermaksud Ragini" jawab Laksh lirih


Dia masih mengingat tentang semalam.


"Hei Laksh, bukankah sudah ku bilang tadi, kita lupakan saja kejadian itu, aku sudah memaafkanmu" ucap Ragini tersenyum


Laksh amat sangat beruntung mendapatkan wanita seperti Ragini untuk saat ini.


'Aku akan mencari tau apa penyebab kau seperti ini Laksh, aku tidak yakin dengan omongan Rohit kalau kau memiliki kepribadian ganda, akan aku cari kebenarannya. Dan selama aku berusaha untuk mencari penyebab kau bersikap seperti itu, aku tidak akan pernah meninggalkan mu. Karena hatiku udah sangat terpaut pada mu' batin Ragini sambil memandangi wajah lirih Laksh..


Jangan lupa tinggalkan like dan komen..