Kaisar Iblis

Kaisar Iblis
Chapter 92


Kali ini Han Shu tidak diam saja menunggu serangannya datang. Ia juga berinsiatif maju, melesat ke arah Jenderal Iblis.


Wush!


Boom!


Tinju mereka kembali beradu. Walaupun kekuatan fisik Han Shu sangat jauh jika dibandingkan dengan Jenderal Iblis, ia bisa mengimbanginya dengan menggunakan energinya.


"Jika seperti ini sepertinya aku bisa menang," batin Han Shu.


Keduanya saling terpental ke belakang. Mereka kemudian melesat kembali dan terus beradu pukulan satu sama lain.


Boom!


Boom!


Boom!


Mereka melaju dan terus menerus saling menyerang hingga berpindah-pindah tempat. Semakin lama, keduanya semakin cepat dan semakin cepat hingga tidak bisa dilihat oleh mata manusia biasa.


"Sial! Mengapa pukulanku tidak ada yang mengenainya!" batin Jenderal Iblis kesal.


"Dia terlihat sangat berbeda dengan yang sebelumnya. Apa karena dia berpindah tempat ke gurun pasir ini? Mungkin saja ada sesuatu yang membuatnya kuat di tempat ini, aku harus menjauh dari tempat ini," batinnya.


Jenderal Iblis menghentikan serangannya, begitu juga dengan Han Shu. Mereka mundur dan agak menjauh. Jenderal Iblis kemudian terbang ke atas dan beranjak pergi dari gurun pasir ini.


"Kemana kau akan pergi? Kita belum menyelesaikan pertarungan kita." Han Shu bertanya bodoh.


Ketika jaraknya sudah lumayan jauh, Jenderal Iblis menengok kebelakang untuk memeriksa apakah Han Shu mengejarnya atau tidak.


"Apa dia mengejarku?"


Jenderal Iblis sedikit terkejut setelah melihat Han Shu yang tidak bergerak seinci pun dari tempatnya berdiri sebelumnya.


"Apa tebakanku benar? Kalau ada sesuatu yang membuatnya kuat di tempat ini." Jenderal Iblis masih belum sepenuhnya yakin.


"Kalau begitu aku akan menyerangnya dari sini."


Jenderal Iblis tersenyum senang karena mendapat ide itu. Ia kemudian mulai mengeluarkan jurus-jurus jarak jauhnya ke arah Han Shu.


"Terima ini!"


Sebuah gelombang energi kegelapan melesat dengan cepat ke arah Han Shu. Melihat serangan itu, Han Shu langsung menghindarinya.


Boom!


Namun, tak berhenti sampai di situ. Jenderal Iblis kembali melesatkan jurusnya kembali hingga puluhan kali.


"Rasakan ini!"


Boom!


Boom!


Boom!


"Kau ini sedang apa? Apa kau tidak bisa mengeluarkan jurus yang kuat?" Han Shu memprovokasinya.


Semua serangan Jenderal Iblis hanya mengenai gurun pasir di bawahnya. Hingga Jenderal Iblis semakin kesal karena provokasi Han Shu. Ia mengeluarkan hingga ratusan jurusnya secara bersamaan.


"Kali ini kau tidak akan bisa menghindarinya, hahaha!" Jenderal Iblis tertawa senang karena sangat yakin serangannya akan berhasil.


Saat ratusan serangan melaju ke arahnya, tiba-tiba pasir di bawah Han Shu serasa terhisap ke bawah. Menyadari hal itu, Han Shu segera menjauh dari sana sembari menghindari serangan yang datang.


"Apa itu?"


Monster Kalajengking Raksasa berwarna hitam tiba-tiba muncul dari pasir yang hisap. Namun, salah satu serangan Jenderal Iblis berhasil mengenainya hingga membuat tubuhnya hancur berkeping-keping.


Han Shu yang melihatnya langsung terkejut. Ia tidak bisa main-main sekarang saat menghindarinya. Jika ia terkena satu serangan itu, tubuhnya akan langsung hancur seperti Monster Kalajengking.


Tidak, tebakan Han Shu memang benar. Monster Kalajengking memiliki kulit yang keras. Kultivator lain pun tidak ingin melawan mereka. Tetapi, mereka hancur dengan mudah karena kekuatan serangan Jenderal Iblis sangatlah kuat.


"Apa aku harus mengubah rencanaku?"


Han Shu terus berusaha keras menghindari serangan yang datang. Sementara itu, Jenderal Iblis tidak ada hentinya memberikan serangan.


Hingga, ruang untuk Han Shu menghindar semakin sempit. Han Shu merasa semakin terpojok dengan keadaannya sekarang.


"Sial! Tidak ada ruang lagi untukku kabur. Walaupun tempat ini sangat luas, aku tetap tidak bisa keluar dari sekitar sini."


Namun, dalam keterpojokan Han Shu, tiba-tiba keberuntungan datang menghampirinya. Puluhan Monster Kalajengking terlihat akan segera muncul, karena di tandai dengan pasir yang tiba-tiba terhisap ke bawah.


Ketika Monster Kalajengking muncul, Han Shu langsung berlindung di bawahnya untuk bertahan hidup.


Boom!


Boom!


Saat Monster Kalajengking yang digunakan Han Shu sebagai pelindung hancur karena serangan, Han Shu langsung pindah ke Monster Kalajengking yang lainnya. Hingga akhirnya serangan Jenderal Iblis berhenti.


Pasir-pasir banyak beterbangan karena ledakan yang terjadi menjadi sebuah badai pasir kecil.


"Huff... Huff... Aku terlalu banyak menggunakan kekuatanku. Tapi hasilnya sepadan karena aku berhasil membunuh manusia yang merepotkan itu." Jenderal Iblis menghela nafasnya yang terengah-engah.


Tiba-tiba, dari badai pasir itu, Han Shu melesat dengan cepat dan berhasil melesatkan pukulannya pada wajah Jenderal Iblis.


"Apa yang terjadi!" Jenderal Iblis kebingungan karena terserang.


Tak berhenti sampai di situ, Han Shu kembali memberikan serangannya tanpa henti. Ia tidak ingin Jenderal Iblis memiliki waktu untuk bertahan.


"Aku harus menyelesaikannya dengan cepat!"


"Rencanaku memang sangat sederhana. Aku hanya perlu membuat Jenderal Iblis kehilangan banyak kekuatannnya. Baru setelah dia kelelahan aku akan langsung menyelesaikannya."


Han Shu terus memberikan serangan yang diperkuat dengan energi qi dan elemen cahaya dari Pedang Sucinya. Ratusan serangan terus menerus ia berikan hingga tubuh Jenderal Iblis semakin terluka parah.


Karena elemen cahaya dari Pedang Suci, tubuh Jenderal Iblis beregenerasi sangat lambat. Lalu untuk mengakhirinya, Han Shu kembali mengeluarkan Pedang Suci dan menebas tubuh Jenderal Iblis hingga akhirnya dia sekarat.


Jenderal Iblis terjatuh ke bawah dengan tubuh yang penuh luka. Ia terkapar di gurun pasir dengan darah yang terus mengalir. Ia terlihat seperti sedang menahan rasa sakit pada tubuhnya, dengan nyawanya yang sudah diujung tanduk.


"Manusia, bagaimana mungkin kau bisa mengalahkanku!?" Jenderal Iblis terlihat kecewa dengan dirinya sendiri.


"Aku hanya beruntung karena Kau terlalu melebih-lebihkan kekuatanmu karena lawanmu terlihat lemah." Han Shu menjawab disaat-saat terakhirnya.


"Lalu, mengapa tubuhku tidak bisa beregenerasi?"


"Aku menggunakan elemen cahaya dari Pedang Suci. Bukankah kau sebelumnya mengatakan kalau itu kelemahanmu?"


"Ah benar, aku mengatakan itu dengan susah payah agar kau memenangkan pertarungan kita, uhuk! uhuk!" Waktu Jenderal Iblis sudah tidak lama lagi.


"Apa maksudmu dengan susah payah?" Tentu Han Shu tidak mengerti kalimat itu.


"Manusia, terima kasih karena telah membunuhku. Aku terlalu banyak membuat kekacauan dalam hidupku ini. Aku telah membunuh banyak sekali manusia, bahkan ras ku sendiri aku membunuh mereka."


"Aku tidak akan termaafkan walaupun aku meminta maaf kepada mereka. Selama ini aku hanya dikendalikan oleh orang lain, aku juga tidak tahu orang itu. Tapi karena aku hampir mati, segelnya terlepas dari tubuhku."


"Awal mula kekacauan dunia ini adalab karena kedatangan Raja Iblis sekarang yang membunuh Rajaku yang sebelumnya."


"Sekali lagi aku sangat berterima kasih padamu. Maaf aku tidak bisa memberikan apapun untukmu, tapi aku mohon hentikan peperangan ini. Itu adalah permintaan orang berdosa sepertiku."


Perlahan tubuh Jenderal Iblis semakin memudar. Ia sengaja menghancurkan tubuhnya sendiri, menyatu dengan pasir di bawahnya.


Sementara, Han Shu yang melihatnya tidak berekspresi sedikitpun. Tapi, ia akan menerima permintaan terakhirnya.


"Aku akan membunuh orang yang mengacaukan dunia ini! Siapapun dan dimanapun kau berada!" Mata Han Shu terpancarkan tekad yang kuat saat mengatakan itu.


# 2 chapter karena kemarin ketiduran