
Sembilan Jenderal Iblis telah berkumpul karena, Jenderal Iblis yang sebelumnya melawan Pemimpin Keluarga Lin meminta bantuan pada mereka.
Setelah berkumpul, mereka tidak mempercayai Jenderal Iblis yang meminta bantuan kalah nelawannya.
"Apa manusia lemah ini yang kau lawan? Mengapa kau tidak mampu mengalahkannya? Dia terlihat sangat lemah. Jangan bercanda seperti ini!"
"Tidak, kalian salah. Aku sempat meremehkannya waktu itu. Tapi tak disangka dia memiliki kekuatan yang sedikit melebihiku." Ia menjelaskannya agar Jenderal Iblis lain percaya padanya.
"Yang benar saja! Aku akan membunuhnya dengan satu gerakan!" Salah satu Jenderal Iblis yang sombong langsung melesat dan menyerang Pemimpin Keluarga Lin dengan serangan kuat yang bisa membunuhnya.
Namun, dengan sedikit usaha Pemimpin Keluarga Lin berhasil mematahkan serangannya dan langsung memberikan serangan balik.
Jenderal Iblis itu terpental ke tempatnya semula. Tetapi, serangan balik Pemimpin Keluarga Lin tidak cukup kuat untuk melukainya.
"Ini cukup merepotkan. Apa aku bisa menang melawan mereka? Sepertinya tidak mungkin. Jika harus melawan mereka bersamaan, aku hanya bisa menahannya selama satu jam."
"Han Shu, dari sekarang aku hanya bisa memberimu waktu satu jam untuk memulihkan dirimu," batin Pemimpin Keluarga Lin.
Pemimpin Keluarga Lin kemudian bersiap menunggu sembilan Jenderal Iblis menyerangnya. Ia tidak mau mengambil tindakan lebih awal karena belum mengetahui kekuatan mereka.
Mengamati adalah hal yang paling penting sebelum melawan balik. Menyerang dengan membabi buta tanpa mengetahui kekuatan lawan itu sama saja seperti bunuh diri.
"Kalian semua mau maju satu persatu atau langsung sekaligus!" Pemimpin Keluarga Lin sedikit menantang mereka. Padahal dirinya tidak yakin bisa menang. Keringat dingin sedikit keluar dari keningnya.
"Dia meremehkan kita... Ayo kita bunuh dia! Tapi sebelum itu, jangan biarkan serangan kalian membunuhnya. Biarkan dia sekarat dan kita akan menyiksanya."
Sembilan Jenderal Iblis kemudian mulai menyerang Pemimpin Keluarga Lin secara bersamaan. Satu persatu serangan berdatangan. Dengan banyak usaha, Pemimpin Keluarga Lin berusaha untuk menghindarinya.
Wush!
Boom!
Duar!
Duar!
Pertarungan mereka membuat dataran menjadi tanah yang yang bergelombang dan banyak berlubang.
Walaupun Pemimpin Keluarga Lin berhasil menghindari semua serangan Jenderal Iblis, ia tidak mampu untuk memberi serangan balik.
Tidak ada kesempatan baginya untuk menyerang. Yang ia lakukan hanyalah menghindar dan terus menghindar. Sesekali ia terkena serangan mereka, namun ia bisa menahannya agar tidak terluka.
Hingga, hanya dalam waktu setengah jam, Pemimpin Keluarga Lin sudah merasa kelelahan. Energi yang sudah ia keluarkan sudah terlalu banyak.
Jika Pemimpin Keluarga Lin terlalu berlebihan mengeluarkan energinya, ia tidak akan bisa menahan mereka selama satu jam.
Untuk mengulur waktu, Pemimpin Keluarga Lin memutuskan untuk mundur dan kabur dari mereka.
Sembilan Jenderal Iblis langsung Mengejar Pemimpin Keluarga Lin yang kabur. Hanya dalam beberapa saat saja, dengan begitu mudahnya mereka berhasil mengejarnya.
Kecepatan mereka terlalu luar biasa bagi Pemimpin Keluarga Lin. Ia tidak bisa kabur lebih dari ini. Dengan sedikit tarikan nafas, Ia mempersiapkan diri untuk bertahan dari segala serangan yang akan tertuju padanya.
"Manusia, kau tidak akan bisa lari dari kami." Semua Jenderal Iblis telah mengepungnya dari segala arah.
"Aku... Hanya mencoba bermain-main saja. Aku tidak berniat melawan kalian semua. Tolong lepaskan aku." Pemimpin Keluarga Lin memberikan sedikit responnya.
"Apa kau sedang meminta ampun pada kami? Itu sudah tidak ada gunanya lagi. Kau sudah menjadi musuh kami sejak kau datang ke sini."
"Aku hanya bercanda. Mana mungkin aku meminta ampun pada kalian. Aku tidak akan pernah melakukan itu walaupun aku akan mati. Yah, tidak mungkin juga aku mati oleh kalian, hahaha." Pemimpin Keluarga Lin tertawa kecil meremehkan mereka.
"Tidak usah berbasa basi lagi, bunuh manusia sombong itu!"
"Rasakan serangan ini manusia!"
Boom!
Ledakan yang besar membuat gelombang energi bergetar hebat. Hembusan angin menjadi kencang menerpa siapapun yang ada di dekatnya.
Seperti biasa kepulan asap yang lebat muncul karena efek ledakan itu. Sembilan Jenderal Iblis mengamati dengan teliti apa mereka berhasil membunuh Pemimpin Keluarga Lin.
Setelah kepulan asap perlahan menghilang, sembilan Jenderal Iblis dikejutkan dengan Pemimpin keluarga Lin yang tidak terluka sama sekali karena serangan gabungan mereka.
"Bagaimana mungkin! Mengapa dia masih masih hidup setelah terkena serangan itu! Apa yang ia pakai untuk menahannya!"
Sebuah zirah yang memencarkan sinar keemasan melekat di tubuh Pemimpin Keluarga Lin. Zirah yang terlihat seperti harta berharga berhasil menahan serangan gabungan mereka tanpa kerusakan.
"Serangan kalian menggelitikiku." Pemimpin Keluarga Lin sedikit memprovokasinya.
Tetapi, sebenarnya Pemimpin Keluarga Lin mengalami sedikit luka karena ditandai dengan sedikit darah keluar dari mulutnya. Untuk menutupinya, Pemimpin Keluarga Lin langsung mengelapnya agar tidak diketahui kalau dirinya terluka.
"Aku kira Zirah ini bisa menahan semua serangan mereka. Tapi kenyataannya aku masih terluka. Zirah ini tidak akan bertahan setelah terkena serangan mereka sebanyak tiga kali."
"Sekarang hanya dua kali yang tersisa. Aku harus berusaha menghindar agar Zirah ini tidak cepat hancur terkena serangan mere—"
Saat Pemimpin Keluarga Lin belum sempat menyelesaikan gumamannya, serangan dari segala arah kembali tertuju padanya dengan cepat.
"Ah sial! Aku terlalu banyak berpikir."
Boom!
Ledakan besar kembali terjadi. Serangan itu berhasil mengenai Pemimpin Keluarga Lin karena tidak sempat dan juga tidak ada ruang untuk menghindar.
Serangan itu membuat Pemimpin Keluarga Lin mengeluarkan darah lebih banyak dari sebelumnya.
Zirah yang ia pakai mengalami sedikit keretakan. Jika satu kali lagi terkena serangan, zirah itu sudah pasti akan hancur.
"Rupanya serangan kita berhasil. Kau benar-benar bisa berpura-pura tidak terluka. Kau cukup hebat sebagai manusia lemah." Jenderal Iblis yang melihat darah keluar dari mulut pemimpin Keluarga Lin langsung berbicara padanya. Ia sedikit memujinya.
"Ah, aku ketahuan ya? Tunggu sebentar, biarkan aku beristirahat. Aku sudah terlalu tua untuk bertarung." Pemimpin Keluarga Lin memegang pinggangnya. Ia malah sempat-sempatnya membuat candaan.
"Jangan bercanda! Bunuh dia!"
Sembilan Jenderal Iblis kembali memberikan serangan gabungan mereka ke arah Pemimpin Keluarga Lin. Serangan mereka terlihat lebih kuat dari sebelumnya.
"Ini bercanda, kan? Getaran gelombang energinya bahkan membuatku sedikit merinding. Aku harus menghindarinya!" batin Pemimpin Keluarga Lin.
Boom!
Namun, untuk kali ini Pemimpin Keluarga Lin berhasil menghindar dengan banyak usaha. Ia menghindarinya karena tahu serangan itu bisa membuatnya terbunuh walaupun masih menggunakan zirahnya.
"Kau berhasil menghindar, manusia."
Tiba-tiba, Pemimpin Keluarga Lin melepas zirahnya, "Yah, aku hanya beruntung." Ia memberikan balasannya.
"Sepertinya sudah cukup kita bermain-mainnya, terima kasih karena telah menemaniku bermain. Sekarang kau bisa melawan orang itu." Pemimpin Keluarga Lin melirik ke arah timur.
Dari arah timur, terlihat Han Shu yang sedang melesat ke arahnya dengan energi yang meluap-luap karena sudah cukup memulihkan dirinya.
Han Shu kemudian berhenti tepat disamping Pemimpin Keluarga Lin.
"Apa kau terluka?" Pertanyaan pertama yang Han Shu lontarkan hanyalah menanyakan keadaanya.
"Tidak, aku sedikit bersenang-senang di sini." Itu semua bohong. Pemimpin Keluarga Lin tiba-tiba memuntahkan seteguk darah dari mulutnya.
"Ah, ternyata aku terluka."