Kaisar Iblis

Kaisar Iblis
Plan Execution


Mereka bertiga menunggu dengan tenang tanpa ada suara, wajah Luo Zi dan Qin Zu terlihat tertekan. Penyebab utamanya tak lain adalah dikarenakan perubahan Yi Fan yang begitu ekstrim, bahkan mereka sampai tidak berani bersuara karena takut mengganggunya.


Aura Yi Fan terlihat tidak bersahabat, bahkan serangga pun tidak berani mendekatinya. Ya benar, karena Yi Fan saat ini sedang sangat kesal mengenai situasi dirinya saat ini, menjadi seorang budak sebuah keluarga kecil bukanlah sebuah pencapaian yang dapat dibanggakan.


“Seekor naga yang kehilangan sayap akan menjadi ular, ular yang kehilangan bisa akan menjadi ulat, kondisiku sekarang seperti seekor naga yang berubah menjadi ulat! bagaimana bisa aku berakhir menyedihkan seperti ini, ini penghinaan yang sangat luar biasa!” batin Yi Fan.


Yi Fan melirik kedua orang itu lalu memejamkan matanya. Dia sangat paham mengenai situasi mereka dan hal itu dikarenakan KETAKUTAN yang sudah tertanam di otak mereka mengenai dirinya.


Yi Fan menghela nafas kecil, “Sampai kapan kalian berdua akan diam mematung seperti itu? Sedang bertapa atau apa? Bukannya tadi kalian berdua berisik sampai-sampai ada yang berani membentakku, lantas kenapa kalian sekarang diam seperti orang mati?”


Mendengar perkataan Yi Fan yang seperti itu menambah kesan menakutkan di hati mereka. Luo Zi sendiri tidak habis pikir, padahal dirinya sudah melihat sendiri mengenai kekejaman Yi Fan tadi, tapi bagaimana bisa dia tadi berani membentaknya? semakin dia memikirkannya semakin besat juga rasa takutnya kepada Yi Fan mencapai tahap dimana dia bisa jantungan hanya karena mendengar suaranya.


Qin Zu sendiri hanya diam, matanya sesekali melirik ke arah Yi Fan, dia ingin sekali bertanya mengenai rencana tadi tetapi sayangnya dia terlalu pengecut untuk melakukan hal itu. "Saat berbicara tadi dia ini seperti mirip seorang raja?"


Qin Zu menampar kedua pipinya pelan karena sepertinya otaknya sedang bermasalah, "Kurasa aku sudah gila, bagaimana bisa aku membandingkan seorang raja dengannya, jika saja ada orang dari kerajaan yang tahu mengenai pikiranku sekarang pasti nyawaku akan terancam," batinnya.


Yi Fan menggaruk pipinya pelan karena merasa jika perkataannya barusan hanya menambah kesan buruk mengenai dirinya.“Tidak usah khawatir, aku tidak akan memakan kalian berdua jika kalian melakukan sesuatu. Lakukan yang ingin kalian lakukan selama hal itu tidak menyusahkanku, jadi anggap saja aku angin lewat.”


Hening… Yi Fan hanya bisa menghela nafas kasar, dia memang tidak begitu ahli mencairkan situasi.


"Membuang-buang waktu saja." Pandangannya mengarah ke atas menatap awan hitam di langit


Beberapa saat berlalu akhirnya ada yang mulai membuka suara. Dia adalah Qin Zu yang bertanya kepada Luo Zi mengenai isi karung yang dibawa pengurus keluarganya tersebut. Yi Fan tiba-tiba teringat akan hal tersebut, dia lupa jika batu roh dapat digunakan untuk meningkatkan kekuatan kultivator.


"Isi di dalamnya cukup Keluarga Qin memperkerjakan beberapa pekerja dalam waktu 5 tahun ke depan, ” Jelas Yi Fan tiba-tiba yang membuat Luo Zi membulatkan matanya.


Luo Zi segera membuka kantung itu untuk memastikan bahwa apa yang dia pikirkan salah. Persis setelah dia buka, kilauan emas yang begitu banyak membuat hatinya bergetar, tapi bukan hanya itu saja yang membuat dia terkejut, sebab ada benda yang tidak berkilau tetapi lebih berharga daripada emas yaitu tumpukan batu roh tingkat rendah yang sepertinya akan sangat cukup untuk membangun kembali ¼ kekuatan Keluarga Qin.


Melihat Luo Zi yang mematung membuat Qin Zu penasaran bukan main mengenai isi karung tersebut, jadi dia memilih mendekat dan betapa terkejutnya dirinya saat melihat tumpukan emas dan batu roh yang begitu banyak yang bahkan dia tidak berani memimpikannya.


Yi Fan menggelengkan kepalanya pelan melihat rekasi kedua orang tersebut yang sepertinya belum pernah melihat harta begitu banyak di depan mereka. "Jumlahnya tidak begitu banyak, tapi kurasa itu sudah lebih dari cukup untuk menjadi modal utama pembangunan kembali ekonomi Keluarga Qin-“


Ucapan Yi Fan terhenti karena Qin Zu yang tiba-tiba mendekapnya seraya menangis.


“Terima kasih Yi Fan, terima kasih!”


Yi Fan terdiam karena tiba-tiba saja dia teringat sesuatu di masa lalu yang cukup membuat dirinya sekarang memakan orang karena amarah yang berkecamuk di dalam hatinya. Pada akhirnya, Yi Fan hanya diam tak melakukan apa-apa dan membiarkan Qin Zu menangis bahagia di dekapannya hingga dia tertidur karena terlalu lelah akibat menangis.


Luo Zi sendiri hanya tersenyum melihat nona mudanya akhirnya bisa beristirahat, dia sungguh menghawatirkan keadaan nonanya karena terlalu mengkhawatirkan adiknya. Luo Zi mengisyaratkan jari telunjuk agar Yi Fan diam agar nona mudanya itu tidak terbangun dari tidurnya.


Yi Fan melirik sekilas Luo Zi lalu menatap Qin Zu. Tatapannya berubah jadi dingin. "Apa kubunuh saja mereka?” Saat memikirkannya, tiba-tiba jantungnya terasa sakit seperti ditusuk belati. "Sial, aku harus segera menghilangkan kutukan ini secepatnya."


**


Keesokan harinya, entah karena lelah atau apa, mereka bertiga tertidur tanpa penjagaan, hal itu membuat Yi Fan terkejut bukan main saat melihat sinar matahari memasuki matanya, karena selama hidupnya baru kali ini dia beristirahat tanpa penjagaan, “Sial, ini sungguh berbahaya, bisa-bisanya aku tertidur tanpa penjagaan.”


Yi Fan tersentak saat melihat Qin Zu yang ternyata dimana matanya masih tertutup, dia tentu tahu jika sekarang ini Qin Zu hanya berpura-pura tidur. “Ritme detak jantung orang tidur bukanlah seperti ini, sampai kapan nona akan terus berpura-pura tidur?” Bisik Yi Fan tepat di telinga Qin Zu.


Qin Zu seketika melotot dan mendorong tubuh Yi Fan menjauh, dia sungguh sangat malu sampai-sampai ingin sekali dia mengubur dirinya di dalam tanah, "Setelah menangis di pelukannya, a-aku tertangkap basah berpura-pura tidur olehnya?ahhh…!" Qin Zu menutup wajahnya dengan kedua tangannya.


Yi Fan sendiri hanya menatap Qin Zu yang tengah salah tingkah dengan wajah memerah di depannya, bukan karena suka ataupun merasa lucu, tapi karena ada perasaan nostalgia dengan masa lalunya, "Ck, sungguh menyebalkan."


Sontak saja hal ini membuat Luo Zi membuka matanya. “A-ada apa nona? Apa ada serangan musuh?!” Luo Zi yang masih setengah sadar langsung berdiri dan memasang kuda-kudanya bersiap akan serangan musuh.


Yi Fan menepuk pundak Luo Zi, “Tidak ada musuh, kamu cari makanan atau minuman untuk nona, aku akan menjaga nona di sini sambil menyerap beberapa batuh roh ini, jangan bertanya apapun dan cepat bergerak.”


Luo Zi langsung melaksanakan perintah Yi Fan dengan patuh. Qin Zu tentu terkejut melihat Luo Zi yang dengan patuhnya melaksanakan perintah Yi Fan, dia menatap Yi Fan dan mengharapkan sebuah jawaban untuk kebingungannya.


Yi Fan menggelengkan kepalanya pelan, “Jangan terkejut seperti itu nona, begitulah yang terjadi jika tubuh dipaksa bangun sedangkan otak masih beristirahat, hahaha.”


Yi Fan mengambil 5 batu roh sekaligus dan tanpa abcdefg dia langsung menyerap esensi kelima batu roh tersebut dengan posisi berdiri dan dalam waktu kurang dari 10 detik dia telah selesai menyerap seluruh esensi kelima batu roh tersebut.


“Hanya naik 5 tingkat? Tsk, kukira aku dapat langsung menembus ke ranah penempaan tulang.,” Yi Fan menggelengkan kepalanya pelan. 5 buah batu roh tingkat rendah sangat tidak sebanding jika hanya bisa menaikan 5 tingkat kekuatannya saat ini, jika saja dirinya tahu mengenai hasilnya pastinya dia tidak akan melakukannya. “Yah... usaha dan kerja keras lebih berguna daripada cara instan.”


Qin Zu yang melihat itu terkejut bukan main, lupakan tentang jenius, master, guru besar ataupun bapaknya guru besar, jika itu dirinya, menyerap 1 esensi batu roh kualitas rendah mungkin akan memerlukan waktu yang cukup lama yaitu sekitar setengah hari atau satu hari penuh tergantung tingkat pemahaman orang tersebut dan itu juga bisa dikatakan sebagai jenius, tapi Yi Fan dapat melakukannya dalam waktu 10 detik menyerap 5 buah batu roh kualitas rendah sambil berdiri pula.


Yi Fan melirik Qin Zu lalu tersenyum penuh makna, “Nona, boleh saya meminta 5 batu roh lagi?”


Qin Zu yang masih dalam keadaan terkejut secara tidak sadar menganggukkan kepalanya menyetujui permintaan Yi Fan. Tanpa lama-lama, Yi Fan kembali mengambil 5 batu roh dari karung lalu menyerapnya dalam sekejap seperti sebelumnya.


Yi Fan menghirup nafas dalam-dalam lalu menghembuskannya perlahan. Menyerap batu roh secepat itu membebani tubuhnya, dia bisa saja menyerapnya dalam sekejap mata tetapi hal ini dapat merusak beberapa titik meridian di tubuhnya, tentu bukan sebuah hal yang bagus untuk dilakukan.


“Ranah penempaan tulang tingkat 1 ya? Hm, kurasa sudah cukup untuk saat ini,” Gumam Yi Fan.


Beberapa saat kemudian, datanglah Luo Zi yang membawa 1 ekor rusa yang cukup besar. Dia memandang tubuh Yi Fan dari atas sampai bawah, “Seperti ada yang berubah tapi apa ya?”


“Yi Fan, dia baru saja menembus ke ranah penempaan tulang,” Qin Zu menjawab pertanyaan Luo Zi dengan lemas, dia merasa jika perubahan pada diri Yi Fan terlalu luar biasa, hal-hal yang ada di luar nalar selalu terjadi pada Yi Fan.


Luo Zi termenung sesaat karena sepertinya telinganya salah dengar, tapi beberapa saat kemudian dia menyadari bahwa hal aneh yang dia rasakan pada tubuh Yi Fan adalah karena kekuatan Yi Fan yang meningkat begitu drastis.


Karena begitu terkejut dengan apa yang terjadi, mereka berdua hanya diam sambil sesekali menatap Yi Fan. Perasaan iri, bangga, malu, dan takut menjadi satu, mereka kini takut jika Yi Fan kedepannya tidak lagi menjadi bagian dari Keluarga Qin, karena jika kemampuan Yi Fan diketahui oleh orang lain maka hanya tinggal menunggu waktu saja sampai ada yang merekrutnya sebagai bagian dari mereka.


Yi Fan menatap langit yang berwarna jingga menandakan hari sudah sore, “Sudah waktunya...”


Yi Fan berjalan mendekati Qin Zu lalu memukul bagian kepala belakang Qin Zu yang membuat perempuan tersebut pingsan seketika. Yi Fan menyandarkan tubuh Qin Zu di sebuah pohon, “Luo Zi, jaga nona, biar aku sendiri yang mengurus sisanya.”


Luo Zi mengernyitkan dahinya karena merasa bahwa otak Yi Fan sudah rusak, “Bukannya sebelumnya kamu mengatakan jika kita akan melakukannya bersama-sama?! Memang kamu-?”


Yi Fan menatap Luo Zi dengan tajam yang membuat Luo Zi bungkam seketika, “Bersama-sama? Jangan salah sangka, aku tidak meremehkan kalian, hanya saja aku mengucapkan hal itu hanya untuk menenangkan nona, aku sama sekali tidak memasukan kalian berdua ke dalam rencanaku, jadi jika tidak ingin menjadi penghalang sebaiknya kamu jangan mencoba untuk membantuku, diam saja di sini dan tunggulah hasilnya.”


Perkataan Yi Fan mungkin terdengar kasar, sombong, dan arogan, tapi entah kenapa perkataannya tersebut sama sekali tidak mengada-ngada. Luo Zi hanya bisa menghela nafas kasar, “Yang kamu katakan ada benarnya juga, aku juga tidak mungkin melibatkan nona untuk melakukan hal berbahaya. Baiklah sesuai dengan perkataanmu, aku akan menjaga nona di sini, tapi pastikan kamu menyelamatkan tuan muda karena ini akan menyangkut keberlangsungan kehidupan nona.”


Yi Fan melirik Qin Zu yang tengah tak sadarkan diri lalu mengalihkan pandangannya ke depan, walaupun dia tidak pernah mempunyai sesuatu yang disebut sebagai keluarga tetapi dia mengerti mengenai ikatan, jika seseorang kehilangan orang yang sangat berharga dikehidupannya maka hanya ada 2 kemungkinan, kemungkinan pertama orang itu akan terus melanjutkan hidupnya, sedangkan kemungkinan kedua adalah dia tidak dapat menerima kenyataan, menjadi keputusasaan dan berakhir dengan kematian.


"Cerewet! ingat baik-baik perkataan ini ya bocah, aku tidak akan pernah melakukan sesuatu jika pada akhirnya sia-sia.” Setelah mengatakan hal tersebut Yi Fan bergerak menuju tempat tuan mudanya disekap.


Luo Zi diam mematung. “Apa yang dia katakan tadi?bocah? yang bocah itu bukannya dia ya?”


Sambil menunggu Yi Fan, Luo Zi membuat api unggun untuk memanggang rusa tangkapannya, tentunya sebelum dipanggang dia memotong terlebih dahulu menjadi bagian-bagian kecil.