Kaisar Iblis

Kaisar Iblis
Chapter 101


Di sebuah Kamar di Istana Kekaisaran Meng.


Terlihat seorang wanita yang sedang duduk termenung sembari meratapi lingkungan yang ada di sekitarnya melalui sebuah jendela yang terbuka lebar.


Wanita itu adalah Yueyin. Saat ini ia sangat mencemaskan Han Shu yang sedang bertarung dengan pasukan Ras Iblis sendirian. Dalam hatinya terdapat rasa kekhawatiran yang tidak tertahankan.


Yueyin memikirkan saat dirinya meninggalkan Han Shu di sana. Entah apa yang membuatnya peduli padahal bagi Han Shu, ia bukanlah siapa-siapa.


"Mengapa aku terus memikirkannya?" batin Yueyin sembari menyangga pipi kanannya di telapak tangan kanannya.


"Aku sangat yakin kalau ini bukanlah perasaan suka ataupun yang berhubungan dengan itu. Mungkin saja karena dia telah menyelamatkanku dari kematian beberapa kali, muncul perasaan ini yang mengharuskanku untuk membalas budi padanya." Yueyin berpikir keras.


"Ah, lupakan saja. Lagian dia yang menyuruhku pergi, padahal aku ingin membantunya walaupun tidak banyak." Yueyin menyerang dengan pikirannya, ia mencoba melupakan hal itu.


Namun, sekeras apapun Yueyin mencoba melupakannya, ia malah semakin memikirkannya. Semakin lama, ia semakin mencemaskannya. Kekhawatirannya semakin menjadi-jadi.


"Mengapa aku jadi seperti ini?! Mengapa aku tidak bisa melupakannya! Ah, sudahlah! Aku akan menemuinya lagi." Yueyin akhirnya mengambil keputusan.


Yueyin kemudian beranjak pergi melalui jendela kamarnya yang terbuka. Ia kemudian berlari dan mencari cara untuk keluar dari Istana.


Yueyin berlari dengan perasaan resah di dalam hatinya. Setelah mendapatkan beberapa cara, Yueyin langsung melakukannya.


Namun, saat Yueyin hampir keluar dari istana, tiba-tiba ia menabrak Kaisar Han yang tiba-tiba lewat di depannya hingga membuat keduanya terjatuh.


Brak!


"Maaf, aku sedang buru-buru! Maafkan aku." Yueyin yang terjatuh langsung bangkit dan kembali berlari.


"Kau mau pergi kemana!? Mengapa kau terburu-buru seperti itu!" Kaisar Han yang masih terjatuh langsung bertanya.


"Aku hanya ingin keluar sebentar!" Yueyin yang sedikit mendengar pertanyaan Kaisar Han langsung menjawabnya dengan teriakan agar dapat terdengar oleh Kaisar Han.


"Tuan... Aku harap kau baik-baik saja. Tolong jangan tinggalkan aku lagi... Kau satu-satunya orang yang akan aku ikuti dalam hidupku." Tiba-tiba Yueyin teringat kembali dengan kematian keluarganya. Air matanya tiba-tiba menetes tak terbendung.


Setelah Yueyin berhasil keluar dari Istana, ia langsung melesat dengan cepat menuju ke tempat pertarungan.


Dalam perjalanannya, ia dikejar-kejar oleh prajurit Istana Kekaisaran Meng karena terlihat mencurigakan. Namun, Yueyin tidak mempedulikan itu. Ia hanya harus pergi dan tidak perlu menengok kebelakang menanggapi kejaran mereka.


.........


Di tempat pertarungan.


Han Shu yang tidak tersadar terus mengamuk dan membantai pasukan Iblis yang datang menghampirinya. Sedangkan, Efek dari pil yang ia minum masih berlangsung cukup lama.


"Bunuh mereka semua!"


Energi di sekitar tubuh Han Shu semakin lama menjadi merah dan semakin memerah hingga berwarna merah tua. Warna energi yang memiliki arti amarah semakin meluap-luap.


"Bunuh!"


Hanya satu kata yang ada dalam pikiran Han Shu. Ia terus membunuh pasukan Ras Iblis satu demi satu. Hingga ia berhasil membunuh setengah dari pasukan Ras Iblis.


Saat Han Shu kembali berniat membunuh pasukan Ras Iblis, tiba-tiba sebuah pukulan dilesatkan ke wajah Han Shu hingga ia terpental ke daratan.


Boom!


Pukulan itu berasal dari Raja Iblis. Han Shu yang penglihatannya terasa berputar-putar langsung bangkit.


Han Shu akhirnya tersadar setelah mendapatkan pukulan itu. Ia tiba-tiba mengingat kalau dirinya sudah meminum pil gila, namun setelah itu ia tidak mengingat apapun lagi.


Han Shu kemudian melihat ke sekelilingnya untuk mencaritahu apa yang sudah terjadi selama ia tidak sadarkan diri.


"Sepertinya aku tidak terkendali setelah meminum pil ini." Han Shu melihat disekitarnya hanyalah hamparan tanah yang sangat luas karena semua pepohonan dan tumbuhan apapun telah hancur karena pertarungan mereka.


"Lalu, bagaimana dengan pasukan Ras Iblis?" Han Shu kemudian melihat ke atas langit untuk memeriksa mereka.


"Oh, rupanya mereka masih ada. Tapi jumlah mereka menjadi semakin sedikit. Aku tidak tahu apa yang membuatku tersadar, tapi aku sangat beruntung karena efek pil ini masih cukup lama."


"Aku akan mengakhiri ini sekarang."


Han Shu melesat kembali menghampiri pasukan Ras Iblis. Ia berniat untuk memindahkan mereka ke wilayah lain. Tetapi, tiba-tiba Raja Iblis datang kembali dan memberikan pukulannya yang tidak bisa dihindari olehnya.


Boom!


Pukulan itu mengenai perut Han Shu. Ia kembali terpental ke bawah karena serangan itu. Setelah memberikan pukulan, Raja Iblis langsung mendekat ke arah Han Shu dan berhenti tepat didepannya.


"Apa kau sudah sadar sekarang?" tanya Raja Iblsi. Ia menyadari kalau Han Shu tidak sadar kan diri setelah meminum pil gila.


Han Shu yang masih terbaring di tanah langsung menjawabnya, "Apa kau yang menyadarkanku?" Han Shu akhirnya mengerti kenapa dirinya tersadar. Ia tersadar karena serangan kuat dari Raja Iblis.


"Aku hanya memberikanmu pukulan kecil. Kau sadar karena kemauanmu sendiri. Pukulanku tidak berefek apapun padamu." Raja Iblis menolak mengakuinya.


"Mengapa kau tidak membunuhku waktu itu? Padahal itu kesempatan yang langka untuk membunuhku." Han Shu kembali bertanya dengan senyuman tipis di wajahnya. Ia melebarkan tangannya di atas kepalanya.


"Hahahaha, aku tidak akan menikmatinya jika membunuhmu saat kau tidak sadar." Raja Iblis tertawa keras menanggapi pertanyaan Han Shu.


"Sekarang aku menjadi tidak mengerti maksud dann tujuanmu. Tujuan pertamamu untuk menguasai dunia ini, tapi setelah bertemu denganku kau malah tertarik denganku dan berniat membunuhku."


"Tapi sekarang... Apa? Aku tidak mengerti sama sekali." Han Shu benar-benar tidak paham dengan kemauan orang itu.


"Aku sudah memastikannya. Selama ini aku terus mengamati gerak-gerikmu dengan cermat dan sekarang aku sudah mengetahui satu hal. Kau benar-benar Xin Feng. Tidak salah lagi."


Ternyata, Orang yang mengendalikan Raja Iblis tidak sepenuhnya percaya dengan perkataan Han Shu. Ia lebih memilih mengamatinya langsung ketimbang mendengarkan perkataan yang belum tentu benar tidaknya.


"Kau benar-benar tidak mudah untuk dibohongi. Ya tebakanmu benar, aku memang Xin Feng yang kau kenal. Sekarang kau mau apa?" Han Shu menyadari kekalahannya dalam membohonginya.


"Hahahaha, setelah sekian lama akhirnya aku menemukanmu. Aku tidak tahu apa yang membuatmu menjadi semenyedihkan ini. Kekuatanmu turun ke tingkat yang paling menyedihkan."


"Walaupun aku tidak menyimpan dendam padamu, aku tetap harus membunuhmu karena kau telah mengalahkanku beberapa kali ketika di dunia atas." Raja Iblis tertawa keras. Ia terlihat senang.


"Tapi... Caranya tetap sama seperti sebelumnya. Kau harus melawan boneka-boneka lemahku terlebih dahulu sebelum melawan banekaku yang ini. Jangan sampai mati oleh mereka." Raja Iblis pergi menjauh sembari melambaikan tangannya.


Pasukan Ras Iblis kemudian kembali berdatangan ken arah Han Shu yang masih terbaring di tanah. Dengan serentak, mereka menyerang Han Shu secara bersamaan.


Boom!


Dengan santainya Han Shu menahan serangan mereka dengan aura pelindungnya. Kini kekuatan Han Shu sudah cukup kuat untuk menahan serangan mereka secara langsung.


"Rasakan ini!"


Han Shu memberikan serangan balik kepada mereka dengan ledakan energi yang kuat. Ribuan pasukan Ras Iblis langusung tewas di tempat tanpa menyisakan bagian tubuh apapun.