Hanya Istri Sementara

Hanya Istri Sementara
8. Hanya Sementara


Setelah pesta pernikahan yang digadang-gadang sebagai pesta paling royal tahun ini. Bahkan mengalahkan pestanya orang-orang penting di negeri ini. Pengusaha, pejabat, menteri dan Bapak presiden pun hadir walau sebentar. Itu membuktikan kalau Weiner grup bukan perusahaan yang biasa. Bahkan para pejabat saja menghadiri undangan dari Presdir perusahaan itu. Tentu karena, Weiner grup telah berperan penting bagi negara ini.


Weiner grup telah membangun kerajaan bisnis yang memperkerjakan orang dari negeri sendiri. Sehingga banyak mengurangi angka pengangguran yang sebelumnya cukup banyak dan membuat negara ini berada di urutan atas berdasarkan negara yang paling banyak penduduknya yang menganggur. Sekarang posisinya mulai turun dan tergantikan oleh negara lain. Bukan hanya itu, barang-barang yang di ekspor ke luar negeri juga membuat keuangan negara stabil dari pajak yang dihasilkan.


Weiner grup juga merupakan contoh perusahaan yang rajin membayar pajak dan selalu melaporkan jumlah kekayaannya. Tidak hanya itu, Weiner grup juga banyak menggelontorkan dana untuk membantu pembangunan di negara ini.


Bisa dibayangkan semewah apa pesta pernikahan cucu pertama Presdir Weiner grup. Bahkan dikabarkan pesta tidak hanya sehari tapi akan berlangsung beberapa hari. Pernikahan mereka juga disertai doa dari banyak orang terutama dari karyawan dan pekerja dari Weiner grup yang jumlahnya ribuan. Itu karena dari pernikahan Presdir mereka, pabrik dan semua anak perusahaan pun diliburkan serta diberi bonus. Tentu mereka sangat senang, bukan akhir taun dan bukan hari raya tapi mereka sudah dapat bonus. Mereka pun langsung berdoa agar pernikahan cucu Presdir yang merupakan CEO Weiner grup itu langgeng dan bahagia selalu.


Sang mempelai wanita yang saat ini telah menerima banyak doa. Sekarang berada dalam kamarnya, atau kamarnya bersama sang suami. Karena kamar itu telah dihias sedemikian rupa sehingga sangat indah seperti sekarang. Banyak lilin di mana-mana di setiap sudut tempat. Harum bunga semerbak pun menyeruak itu karena banyak kelopak bunga mawar yang tertata membentuk hati di atas ranjang. Perempuan itu sampai bergidik melihat ranjang yang dihias itu.


Niat hati ingin beristirahat setelah lelah di pesta tapi setelah masuk ke dalam kamar, Meisya malah disajikan pandangan seperti itu. Sekarang dia hanya duduk di sofa sambil memikirkan apa yang sudah terjadi. Rasanya seperti mimpi dan sama sekali tidak nyata. Dia yang hanya anak tukang kebun di pedesaan kini menjelma seperti Cinderella yang menggunakan gaun pernikahan. Menikah dengan pangeran. Sayangnya sang pangeran tidak mencintainya seperti cerita dongeng.


Ya, tidak ada cerita seperti itu di dunia nyata. Tidak ada laki-laki bak pangeran yang akan benar-benar jatuh cinta pada gadis biasa Sepertinya. Jika dulu Meisya sangat menyukai dongeng sebelum tidur yang selalu ibunya ceritakan itu, sekarang dia sama sekali tidak menyukainya. Tidak ada Cinderella seperti yang ada di dongeng, menggunakan sepatu kaca lalu membuat pangeran jatuh cinta. Yang ada pangeran tidak pernah melihatnya yang hanya bagai debu.


Meisya tadi ijin lebih dulu untuk beristirahat pada Oma Gina. Kakinya juga sudah sangat pegal, dan ia rasa di sana pun dia seperti tidak ada gunanya. Semua orang hanya menyapa sebentar lalu mereka sibuk mengobrol dengan Oma Gina. Membicarakan bisnis yang sama sekali tidak Meisya mengerti. Mereka memuji Meisya cantik setelah itu, membicarakan bisnis pada Oma Gina. Itu seperti menj1l4t lebih dulu untuk naik ke atas.


Kalau hal itu Meisya paham, dari wajahnya saja bisa Meisya tebak kalau mereka hanya mencari keuntungan. Dia malah kagum pada Oma Gina yang seperti tidak terlihat lelah menghadapi mereka. Lalu suaminya? Laki-laki itu tidak ada bedanya dengan Oma Gina. Banyak pengusaha yang juga sedang berusaha memanjatnya untuk naik ke atas. Hanya itu yang Meisya tangkap tadi semua orang.


Ternyata kehidupan di kota seperti ini. Semua orang seperti menggunakan topeng untuk menutupi wajah asli mereka.


Syukurlah jika pernikahan itu hanya sementara karena Meisya juga tidak berniat tinggal selamanya di kota ini. Dia sadar dan juga tidak ingin mengharapkan cinta dari laki-laki yang sudah menjadi suaminya. Biarlah seperti ini saja, akan lebih mudah saat mereka berpisah nanti. Lalu mengenai permintaan Oma Gina yang memintanya untuk bersabar dan membuat cucunya jatuh cinta padanya, Meisya tidak yakin itu akan terjadi tapi karena sudah berjanji dia akan berusaha menjadi istri yang baik.


Yang perlu diperhatikan sekarang adalah diri Meisya sendiri. Bagaimanapun suaminya itu tampan, akan susah jika tidak jatuh cinta pada lelaki tampan. Semoga saja gadis itu bisa membentengi dirinya agar tidak memiliki perasaan pada lelaki itu. Lelaki yang mencintai wanita lain tapi menikah dengannya, miris sekali.


"Kamu pasti bisa Meisya, hanya sebentar. Kata Oma jika laki-laki itu tidak bisa mencintaiku maka kami bisa berpisah."