Gavin- Survive On The Terrible Island

Gavin- Survive On The Terrible Island
Chapter 57


" baikah.. lagipula sepertinya aku tidak punya pilihan " ucapku memejamkan mata dan membuang nafas yang sempat tertahan


" oh. kau mau menolongku ?? " jawab monster serigala itu mengangkat kepalanya yang sudah tertunduk pasrah ke arah bawah.


" ya. tapi sebelum itu.. aku ingin bertanya sesuatu padamu "


" tanya apa. kita tidak punya banyak waktu lagi.. "


" apa kau tau jalan keluar dari tempat ini. "


" aku tau.. tentu saja. tapi.. itu cukup sulit "


" humm ?? "


" ya. aku sudah beberapa kali mencoba untuk kabur dari tempat ini. tapi selalu berhasil di tangkap kembali oleh si babi "


" babi ?? maksudmu ada monster menyerupai babi ?? "


" benar.. babi itu sangat licik. selain kuat dia juga mempunyai semacam senjata yang bisa melemahkanku. tapi kali ini aku yakin bisa mengalahkannya.. "


sekarang ini banyak pertanyaan mulai bermunculan dalam pikiranku. tapi sebaiknya kami lebih baik cepat pergi dari sini terlebih dahulu..


" hmmm. baiklah.. sekarang bagaimana cara mengeluarkanmu ?? "


" tekan tombol yang ada di sebelah kirimu itu " tunjuk monster serigala ke arah tombol di samping kanan dinding jeruji.


" kau yakin ?? apa ini bukan tombol peledak ?? " aku yang tidak yakin mendengar hal itu. menanyakan padanya kembali. bagaimana mungkin membuka penjara semudah ini ??


" tentu saja aku yakin. mereka selalu menekan tombol itu saat membuka pintu ini.. "


" bagaimana bisa pintu jeruji dibuka semudah itu?? "


" ahh. kau terlalu hati - hati.. apa kau berpikir mereka takut dengan seorang penyusup ? itu takan pernah terjadi.. tidak ada manusia yang sanggup bertahan di tempat seperti ini bahkan hanya sehari "


" tapi aku sudah tiga hari ditempat ini.. "


" kau sungguhan ?? " tanya monster serigala itu memasang wajah serius dengan menempelkan wajahnya ke jeruji besi


" itu benar. " jawabku tanpa ragu


" uh. ya kalau begitu.. aku tarik kembali kata-kataku.. "


" dan tekan saja tombol itu. aku bersumpah pintu jeruji ini akan terbuka "


akupun mendekat ke tombol itu dan dengan ragu menekannya. dan benar.. pintu itu terbuka..


aku yang masih tak percaya dengan hal itu. kini melihat serigala itu mulai tersenyum menunjukan taringnya dan melompat ke arahku.


sial aku takkan sempat !!


kupikir. dia akan menyerangku.. ternyata dia hanya datang untuk memegang tanganku.


gerakannya sangat cepat. jika dia ingin menyerangku.. aku pasti sudah terjatuh tadi


sekali lagi aku melihat kejadian tak masuk akal didepanku. wujud serigalanya kini berubah menjadi manusia seutuhnya..


" terimakasih.. terimakasih.. kawan. kau telah menyelamatkanku.. " ucapnya memegangi tanganku dan menempelkan dahinya ke tanganku..


" hey.. hentikan itu. sudah. sudah.. aku hanya mengambil pilihan terbaik agar aku bisa keluar dari tempat ini.. "


aku menjauhkan tangannya yang menggenggam tanganku.


" oh. oke.. oke. lalu bagaimana sekarang..? apa kita akan langsung cari jalan keluar "


" tidak. kita temui dulu rekan-rekanku. "


" eh. kau tidak sendirian ?? "


" tidak. aku bersama beberapa orang terjebak di tempat ini "


" oke. oh.. kenalkan namaku william "


" aku gavin. ayo kita pergi "


" oke. "


aku pun berhasil keluar dengan aman dari tempat menyeramkan itu. dengan melalui jalan rahasia yang ditunjukan oleh wiliam


" hey wiliam. bukankah jalan ini terlalu sempit ? bagaimana jika ada monster yang menyerang kita ?? "


" huh. monster ?? apa bersamaku tidak cukup membuatmu tenang hanya melawan beberapa monster ?? "


tsk.. aku lupa bahwa dia juga merupakan seorang monster..


" kraghh " suara jeritan monster bertangan panjang terdengar begitu nyaring memasuki telingaku. bahkan segerombolan monster yang mendatangi kami habis di sapu oleh william dalam sekejap..


dengan sekali pukul monster itu terkapar. dan ketika dia berubah ke wujud serigala.. jangan tanya lagi. dia sungguh menikmatinya saat menghajar segerombolan monster itu dengan cakarnya..


" kehehe.. "


wiliam berdiri dengan cakarnya yang tajam terlihat menyeringai melihat ke arahku menunjukan kekuatannya..


" hoo. kau sungguh hebat. "


ya memujinya lebih bagus. daripada aku membuat kesalahan dan membuatnya menyerangku.. itu akan sangat merepotkan.


" apa mereka ada disini gav .?? "


" ya. ku peringatkan padamu. jika kau berani menyerang mereka.. aku akan bertarung sampai mati denganmu menggunakan pedangku " ucapku memperingatkan william dengan memasang wajah serius


" oh. tenang saja.. kau adalah orang yang menyelamatkanku.. aku tidak akan berani menghianatimu "


" bagus. "


" apa mereka sebegitu penting untukmu ?? " tanya wiliam yang berada di belakangku


" cukup penting bila dibandingkan dengan nyawaku.. "


" oh. itu berarti mereka sangat berharga "


" humm. mungkin "


william ini jika memakai wujud manusianya. terlihat seumuran denganku.. bentuk badannya sangat bagus seperti atlet bela diri profesional.


" dan satu lagi... berikan baju kemeja birumu itu padaku.. "


" maaf gimana ?? "


" aku tidak ingin mengulangi. aku sudah lama tidak memakai baju. lagipula baju itu hanya akan merepotkan padamu kan.. saat kau berubah jadi serigala. kau perlu membukanya dulu agar tidak robek. benar ?? "


" uh. ya benar sih.. hehe. oke baiklah.. kuserahkan baju ini padamu.. " ucap william membuka bajunya dan memberikannya padaku..


tapi aku hanya diam melihatnya yang menyerahkan baju itu dengan senyuman diwajahnya.


" umm ? kenapa kau tidak mengambilnya ?? "


" apa kau tidak berpikir itu sedikit menggelikan ? memberikan pakaian yang baru saja kau pakai kepadaku ?? "


" oh. ja jadi ?? "


" aku berubah pikiran. pegang saja baju itu dulu dan berikan nanti pada nico yang ada di dalam "


" oke.. "


" bro kau sudah kembali ?? " ucap nico melihatku datang dan dia terdiam sejenak melihat seseorang yang ada dibelakangku " wo.. oh ?? kau menemukan seorang manusia bro ?? "


" benar. dia terjebak untuk waktu yang lama di tempat ini " jawabku


" kenalkan aku william "


" aku nico. woah bentuk ototmu sangat luar biasa.. apa kau seorang atlet ?? "


" tidak.. aku hanya suka berlatih.. "


" benarkah. berarti kau tidak kalah kuatnya dong dengan saudaraku.. ?"


" saudara?? "


" benar. suadaraku gabin ? "


" gabin ?? "


" hentikan itu nico. aku tidak pernah mengatakan aku mengangkatmu sebagai saudaraku.. "


" ehh ?? kau malu-malu seperti biasanya bro.. "


" cih "


" woah siapa ini vinn ?? " tanya rara yang berjalan mendekati kami " kamu menemukan seorang manusia di tempat ini ?? "


" ya. aku menemukannya saat dia hampir mati "


" uh kenalkan. aku.. william "


" aku rara.. "


melihat william yang memegang tangan rara begitu senang. membuatku merasa tidak nyaman..


" ehrmm "


aku mengisyaratkan padanya bahwa aku sedang tidak senang


" oh. ma..maaf ku pikir aku sudah membuat kesalahan " ucap william mundur dengan cepat kebelakang dari hadapan rara


" eh. kamu membuat salah apa ?? " tanya rara


" ah. itu.. aku hanya tidak bisa dekat dengan seorang gadis. hehe " jawab william menggaruk kepalanya


" pfthh.. hahaha.. kamu lucu juga ya.. "


" vinn kamu sudah kembali.. " tanya marissa yang datang mendekat bersama dengan clara disampingnya..


sungguh banyak cewek cantik disini..


itulah yang aku baca dari ekspresi william saat ini..


setelah sesi perkenalan selesai.. kami pun duduk berkumpul di dekat pinggiran kubangan air didalam gua untuk membicarakan sesuatu sekaligus menyusun rencana keluar dari tempat ini.