
Sejak Malik menghampiri Tio, Zack merasa mereka tidak ada hubungan baik. Walaupun Malik berusaha sopan, tapi sepertinya mereka ada dendam.
"Aku akan menunjukkan video pada tuan Albert," ucap Tio sambil tertawa.
Kemudian Tio mengeluarkan ponselnya dan menunjukkan video yang di maksud.
Zack mengerutkan keningnya saat melihat video tersebut yang memperlihatkan Malik pergi ke kamar hotel bersama seorang wanita yang lebih dewasa darinya. Walaupun video itu hanya berdurasi tiga menit saja, tapi membuat Zack malu akan perbuatan yang di lakukan Malik.
"Kenapa kamu ingin menghancurkannya? Bukankah itu sudah hal bisa bagi para pemuda kaya?" ucap Zack sambil tersenyum pahit.
Tio terdiam sesaat, sebelum dia menjawab." Memang kami sering melakukan itu, tapi tidak seperti yang dilakukan Malik kali ini. Apa tuan tau siapa wanita yang bersamanya itu? Dia adalah ibu tirinya." Jelas Tio membuat Zack langsung terbelalak.
"Sial."
"Apa kamu begitu membencinya sampai kamu menyelidikinya?" tanya Zack sambil tersenyum tak berdaya.
"Itu semua karena salah Malik dan keluarganya. Kalau saja mereka tidak melakukan segala cara untuk mendapatkan hak atas restoran ini. Mungkin kami tidak akan melakukan itu."
"Mereka lebih dulu ingin berperang dengan keluarga kami. Makanya kami akan melawannya." imbuh Tio.
Zack akhirnya mengerti, Kalau mereka takut jika paman Lukman menyelidiki dan menuntut pertanggungjawaban. Sangat tabu bagi siapapun pemilik bisnis di Garang Cormmecial Street berkelahi antar pembisnis.
"Jadi kamu ingin persetujuan dariku?"
"Iya, selama tuan mendukung kami dan memberitahu tuan Lukman untuk tidak menyalakan kami. Sisanya kami yang akan atur." Jawab Tio dengan penuh harapan.
Zack tak mengatakan apa-apa dia hanya menyesap anggur yang ada di gelas. Tio langsung mengerti dan memerintahkan temannya untuk beraksi.
"Bersiaplah untuk menonton pertunjukan yang bagus."
Upacara pembukaan berjalan dengan lancar dan tibalah acara pemotongan pita. Malik yang merupakan tuan muda, juga ikut serta untuk naik ke atas panggung.
"Vera mari ikut denganku." Ajak Malik sambil meraih tangan Vera dengan lembut.
Langkah Malik dan Vera membuat semuanya merasa iri karena Vera bisa mendapatkan kekasih seperti Malik yang merupakan tuan muda kaya raya.
Sebelum naik ke atas panggung, Mau tidak mau Vera melirik Zack dan menunjukan pada Zack kalau mereka tidak sebanding. Begitu juga dengan Malik yang dengan percaya diri menunjukkan kepada Zack kalau dia jauh lebih beruntung atas semuanya. Namun sayang Zack tak memperdulikan hal tersebut dia lebih menikmati anggur yang dia minum.
Tak lama teman Tio pun datang," Semua sudah beres, kita tinggal melihat pertunjukannya saja,"ucapnya.
Zack melirik Malik yang begitu bersemangat, Begitu juga Dangan ayah dan ibu tirinya. Zack memperhatikan ada ekspresi tidak normal dari ibu tirinya tersebut.
Malik menggegam tangan Vera sebelum mengumumkan sesuatu.
" Semuanya, saya ingin memperkenalkan wanita yang ada di samping saya. Perkenalkan dia adalah Vera, pacar saya." ucap Malik yang mengumumkan secara resmi hubungannya dengan Vera.
"Vera kenapa kamu tidak memperkenankan diri pada semuanya?" bisik Malik dan Vera pun mengangguk.
"Halo semuanya, saya Vera," ucap Vera memperkenalkan diri.
"Halo, nona cantik, bagaimana anda bisa bertemu dengan tuan muda Malik?"
"Coba beritahu kami, agar kami bisa mendapatkan pengalaman dari kisah asmara Malik" ucap segerombolan pemuda.
Semua bersorak dan pengumuman yang mereka dengar.
Setelahnya topik pun berubah, dan melanjutkan acara utama yaitu memutar video ucapan dari beberapa CEO untuk restoran MiX Food. Lampu pun segera redup dan Videotron segera di nyalakan. Malik menggegam tangan Vera dengan hangat sambil menunggu gambar muncul.
Namun alangkah terkejutnya saat video diputar, bukan video ucapan selamat melainkan video Malik dan ibu tirinya yang pergi ke kamar hotel.
Semua orang tidak bisa untuk tidak menonton adegan dimana Malik menggendong wanita yang tak lain adalah ibu tirinya masuk kedalam kamar. Video tersebut membuat Malik terlihat sangat pucat.
sedangkan Vera tercengang dengan apa yang ia lihat. Namun yang paling seru adalah adegan antara ayah Malik dan ibu tirinya.
"Ini... ini kamu! Dasar binaatang." ayahnya meneriaki Malik.
"Ti- tidak itu bukan aku. Siapa yang memutar video itu?" jawab Malik dengan gemetaran.
Vera menggelengkan kepalanya dengan kecewa, tidak hanya kecewa tapi Vera merasa dihina. Baru beberapa menit yang lalu di melakukan pengakuan adalah pacar Malik dan di beberapa menit kemudian dia melihat fakta yang ada di depannya jika laki-laki yang diakuinya pacar sudah berselingkuh dengan ibu tirinya.
Vera benar-benar malu, Bahkan mungkin esok akan menjadi berita yang di tulis para reporter.
"Kamu binaatang." Vera menampar pipi Malik begitu keras, lalu ia segera turun panggung dan berlari pergi dengan perasaan kecewa.
"Vera... Vera..." Risa beberapa kali memanggil Vera. Risa tidak menyangka jika situasinya akan seperti ini. Risa tau, Vera pasti sangat terluka saat ini dan ia pun buru-buru mengejar vera.
Sedangkan di atas panggung, Zei ayahnya Malik menghajar Malik yang sudah mempermalukan keluarganya di depan umum.
Semua orang di Aula meyakinkan adegan yang membuat hati mereka gembira, yaitu kehancuran keluarga Malik atas perbuatannya sendiri.
Tio tertawa menyaksikan rencananya berhasil.
"Bagiamana tuan Albert? Apa anda puas dengan pertunjukannya?" tanya Tio.
Zack hanya bisa memberikan senyuman masam, sambil melirik Malik yang masih diatas panggung dan berusaha menutupi wajahnya agar tidak diambil gambarnya.
"Sepertinya pertunjukan sudah berakhir, sudah waktunya undur diri." setelah bicara dengan Tio. Zack kembali menghampiri Alex dan yang lain. Tidak ada alasan lagi bagi Zack untuk bertahan dan mereka pun segera keluar dari restoran dan segera memesan taksi untuk kembali ke asrama.
Pada saat itu, Rangga dan Nabila lewat dan sengaja mereka melambat.
"Tidak akan mudah mencari taksi malam-malam seperti ini," ucap Rangga lalu pergi begitu saja.
"Sial, apa yang ingin mereka buktikan?" tanya Alex dengan marah.
"Hei, aku dengar dia mendapatkan banyak uang hari ini. Makanya dia bisa memberikan banyak hadiah buat Nabila. padahal waktu itu untuk membayar bill saja dia kesulitan." ucap Adit.
Zack hanya bisa menghela nafas, dan berusaha mengabaikan apa yang dia lihat.
Adit segera diam saat mendapat sinyal dari Alex kalau Rangga lah yang mengambil Nabila dari Zack.
Tak malam ponsel Zack berdering.
"Zack kamu ada di mana? Bisakah kamu datang ke KVT? Vera dalam masalah." ucap Risa di seberang telepon.
To be continued ☺️☺️☺️