Dendam Kesumat : Kasyaf

Dendam Kesumat : Kasyaf
Strategi Icha


    Pergi dari sini, Icha!


Mendengar perintah itu, Icha beranjak pergi dengan langkah pelan tanpa suara. Tapi dia berjalan mundur.


    Pintar, sayang.


Pujian yang membuat Icha tersenyum tipis. Ya, dia sengaja berjalan mundur dan agak menunduk, agar kalau tertangkap basah oleh bulek Rini, dia bisa berlagak baru saja sampai.


    Apa yang harus Icha lakukan, nyai?


Sambil berjalan, Icha bertanya kepada khodamnya.


    Apa Icha sudah terpikirkan rencana yang lebih baik dari rencanaku ...